ORGANISASI INTERNASIONAL

Menlu Sugiono Tiba di New York untuk Sidang PBB Ke-81

Konsistensi kehadiran Indonesia dalam sidang tahunan itu terus menegaskan komitmen terhadap multilateralisme.

21 Sep 2026 21:01 WIB · Internasional

ARSIP KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI

Oleh Elsa Emiria Leba, dari New York, Amerika Serikat

NEW YORK, KOMPAS — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono telah tiba di New York, Amerika Serikat, Minggu (20/9/2026) waktu setempat atau Senin waktu Jakarta. Sugiono akan berpartisipasi dalam rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81.

Sugiono mewakili Presiden RI Prabowo Sugiono sebagai pemimpin delegasi. Konsistensi kehadiran Indonesia dalam sidang tahunan itu diharapkan dapat menegaskan komitmen terhadap multilateralisme. Momen ini sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam mendorong dialog, menjembatani perbedaan, dan membangun konsensus di tengah berbagai tantangan global.

”Indonesia akan terus menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan berkontribusi bagi perdamaian dunia, termasuk dengan menegaskan kembali dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI.

Menteri Luar Negeri Sugiono bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (16/2/2026).
Menteri Luar Negeri Sugiono (tengah), Wakil Tetap Indonesia untuk PBB New York Umar Hadi (kiri), dan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Tri Tharyat di New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025).

Sugiono dijadwalkan memberikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9/2026) malam. Pernyataan Nasional mencakup pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan serta tantangan global.

Selain itu, Sugiono berencana mengikuti sejumlah pertemuan tingkat tinggi dan pertemuan tingkat menteri. Dialog-dialog ini akan membahas isu-isu strategis global, termasuk perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim, serta penguatan multilateralisme.

Di sela-sela SMU PBB, Sugiono telah menetapkan sejumlah agenda pertemuan bilateral guna membahas penguatan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.

”Partisipasi Indonesia dalam SMU PBB ke-81 merupakan wujud komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menghadapi berbagai tantangan global. Indonesia akan terus mendorong dialog dan kerja sama internasional serta memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan global,” demikian pernyataan Kemenlu.


Kerabat Kerja

Penulis:

Elsa Emiria Leba, dari New York, Amerika Serikat
 | 

Editor:

Nur Hidayati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti