WASHINGTON DC, SELASA — Nasib apes berupa kecopetan bisa menimpa semua orang, termasuk Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Kristy Noem. Tasnya raib disikat oleh seorang yang panjang tangan.
Menurut laporan berbagai media massa AS, termasuk CNN dan CBS edisi Selasa (22/4/2025), Noem sedang makan di salah satu restoran di Washington DC, yaitu Capitol Burger, Senin (21/4/2025). Ketika itu, Noem sibuk menjamu keluarga besarnya makan malam Paskah. Anak dan cucu Noem ada ketika kejadian tersebut.
Noem sebagai menteri dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga diberi pengawalan. Akan tetapi, keberadaan mereka ternyata tidak bisa mencegah peristiwa pencopetan ini.
Berdasarkan rekaman kamera pemantau di restoran, pelaku adalah seorang laki-laki berkulit putih. Wajahnya tidak terlihat karena ia mengenakan masker medis.
Pelaku mengambil tas Noem yang diletakkan di bawah kursi dan kabur dari restoran. Tidak ada yang menyadari sampai Noem meraih ke antara dua kakinya dan menemukan tasnya tidak ada di sana. Secret Service melakukan penyelidikan. Akan tetapi, hingga kini belum membuahkan hasil.
Noem mengatakan, sejumlah berkas sensitif ada di dalam tas yang hilang itu. Selain uang 3.000 dollar AS, pencopet itu juga mencuri buku cek kosong, paspor, surat izin mengemudi, kartu akses Noem ke Departemen Keamanan, dan kartu kredit.
Noem adalah mantan Gubernur Negara Bagian South Dakota. Ia memperoleh jabatan menteri karena pendukung setia Presiden Donald Trump. Noem juga membawahkan Badan Imigrasi dan Cukai (ICE) yang akhir-akhir ini dikritik keras oleh masyarakat karena mendeportasi paksa para imigran, termasuk yang sah.
WASHINGTON DC, SELASA — Nasib apes berupa kecopetan bisa menimpa semua orang, termasuk Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Kristy Noem. Tasnya raib disikat oleh seorang yang panjang tangan.
Menurut laporan berbagai media massa AS, termasuk CNN dan CBS edisi Selasa (22/4/2025), Noem sedang makan di salah satu restoran di Washington DC, yaitu Capitol Burger, Senin (21/4/2025). Ketika itu, Noem sibuk menjamu keluarga besarnya makan malam Paskah. Anak dan cucu Noem ada ketika kejadian tersebut.
Serial Artikel
Hati-hati, Minta Orang Jepang Senyum Bisa Dituduh Melecehkan
Kalau lihat ada karyawan toko yang tidak tersenyum padamu, jangan memintanya untuk tersenyum. Bisa-bisa nanti dianggap melecehkannya.
Noem sebagai menteri dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga diberi pengawalan. Akan tetapi, keberadaan mereka ternyata tidak bisa mencegah peristiwa pencopetan ini.
Berdasarkan rekaman kamera pemantau di restoran, pelaku adalah seorang laki-laki berkulit putih. Wajahnya tidak terlihat karena ia mengenakan masker medis.
Pelaku mengambil tas Noem yang diletakkan di bawah kursi dan kabur dari restoran. Tidak ada yang menyadari sampai Noem meraih ke antara dua kakinya dan menemukan tasnya tidak ada di sana. Secret Service melakukan penyelidikan. Akan tetapi, hingga kini belum membuahkan hasil.
Serial Artikel
Cincin Kawin Tak Sengaja Dibuang ke Tumpukan 20 Ton Sampah
Butler tidak menyadari bahwa serbet yang dibuangnya itu berisi cincin kawin mereka. Masalahnya, di kawasan itu terdapat sedikitnya 20 ton sampah. Bagaimana menemukan sepasang cincin mungil itu?
Noem mengatakan, sejumlah berkas sensitif ada di dalam tas yang hilang itu. Selain uang 3.000 dollar AS, pencopet itu juga mencuri buku cek kosong, paspor, surat izin mengemudi, kartu akses Noem ke Departemen Keamanan, dan kartu kredit.
Noem adalah mantan Gubernur Negara Bagian South Dakota. Ia memperoleh jabatan menteri karena pendukung setia Presiden Donald Trump. Noem juga membawahkan Badan Imigrasi dan Cukai (ICE) yang akhir-akhir ini dikritik keras oleh masyarakat karena mendeportasi paksa para imigran, termasuk yang sah.