Militansi Getafe, Ancaman Kejatuhan Tren Positif Barcelona

Barcelona sedang di atas angin berkat penampilan impresif saat menjungkalkan Newcastle. Tren positif ”Blaugrana” akan diuji oleh senjata rahasia Getafe.

20 Sep 2025 16:49 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

BARCELONA, SABTU — Secara prestasi dan performa di awal musim, Getafe jelas bukan lawan sebanding bagi Barcelona. Walau begitu, Barca diprediksi tidak akan mendapat tiga poin dengan mudah saat menjamu Getafe di Stadion Johan Cruyff, Senin (22/9/2025) dini hari WIB. Pasalnya, Getafe tergolong tim dengan tingkat militansi tinggi di Liga Spanyol.

Hansi Flick pernah merasakan betapa militannya para pemain Getafe ketika menghadapi tim raksasa. Musim lalu, Pelatih Barca itu merasakan sendiri betapa sulitnya memadamkan motivasi besar para pemain Getafe. Barca pun harus puas dengan hasil imbang meski sudah sempat unggul lebih dulu di menit-menit awal.

Pemain Getafe menggunakan kekuatan fisik mereka untuk mengganggu skema bermain Barca. Strategi memanfaatkan kekuatan fisik untuk mengatasi keunggulan taktikal Barca berjalan sukses.

Kecenderungan Getafe menggunakan kekuatan fisik masih terlihat musim ini. Statistik menyebutkan, Getafe menempati peringkat ketiga tim dengan rata-rata jumlah pelanggaran terbanyak, yaitu 15 pelanggaran per laga.

Spain Soccer La Liga

Sikap militan yang tecermin dari benturan fisik itu pula yang menjadi kunci Getafe mengawali musim dengan cukup baik. Dalam empat pertandingan, tim arahan Pelatih Jose Bordalas itu meraih tiga kemenangan dan sekali kalah.

”Sejujurnya, kami mengawali musim ini dengan baik. Kami gembira. Kami merasa baik. Sekarang kami akan menghadapi salah satu pertandingan terberat musim ini. Barca sedang dalam performa yang fantastis, tetapi kami menghadapi pertandingan ini dengan keyakinan bahwa tim bisa bekerja dengan baik,” kata Bordalas, jelang laga, dikutip dari Diario AS, Sabtu (20/9/2025).

Barca perlu menghindari adu fisik dan lebih mengandalkan keunggulan taktis yang mereka miliki. Ketajaman Marcus Rashford yang kembali dan kecepatan Raphinha di sayap kemungkinan akan menguji transisi pertahanan Getafe.

Sedangkan Getafe akan berupaya untuk membuat frustrasi dan membalas melalui serangan balik cepat, yang kemungkinan besar melibatkan pergerakan cerdas Borja Mayoral.

Pemain kunci

Dua pemain menjadi kunci pencapaian Getafe sejauh ini. Di lini tengah, Getafe yang kehilangan Christantus Uche dan Omar Alderete beruntung memiliki Luis Milla sebagai pengganti sepadan. Gelandang tengah berusia 30 tahun tersebut kini memuncaki daftar pencetak asis terbanyak Liga Spanyol dengan torehan empat asis. Dua asis di antaranya ia sumbangkan saat Getafe membekap Real Oviedo pada laga sebelumnya.

Striker Barcelona, Robert Lewandowski, merayakan gol ke gawang Valencia pada laga La Liga di Barcelona, 14 September 2025.

Bordalas menilai Milla sebagai gelandang yang punya kontrol bola mumpuni dan pekerja keras. Etos kerja Milla sangat cocok dengan Bordalas yang menjadikan kerja keras dari setiap pemain sebagai suatu kewajiban.

”Dia pemain hebat, semua orang tahu itu. Dia sangat penting, dia menjalani musim-musim yang spektakuler, bukan hanya karena kontribusinya dan komitmennya. Dia memberikan segalanya, dia murah hati dalam usahanya. Dia pemain vital,” katanya.

Senjata rahasia Getafe lainnya yang sangat mungkin menghentikan tren positif Barca ialah Adrian Liso yang memborong dua gol kemenangan Getafe atas Sevilla. Berkat performa apiknya musim ini, Liso mendapat panggilan untuk memperkuat tim Spanyol U-20 yang akan mengikuti Piala Dunia di Chile.

Keunggulan Liso adalah pada kecepatan serta sepakan jarak jauhnya. Dua golnya ke gawang Sevilla berawal dari pergerakannya yang lincah dan tidak mampu dihentikan barisan belakang Sevilla.

Spain Soccer La Liga

Hansi Flick setidaknya harus memberikan perhatian khusus kepada Liso. Memberikan ruang bebas padanya sama dengan memperbesar kans Getafe menyudahi tren positif Barca.

Saat ini Barca sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih kemenangan atas Newcastle pada laga pertama mereka di Liga Champions Eropa. Performa bagus Barca, khususnya di lini tengah yang dimotori Pedri dan Frenkie de Jong, mendulang banyak pujian. Marcus Rashford pun mulai menemukan ketajamannya sehingga Barca jauh lebih difavoritkan menang ketimbang Getafe.

Kemenangan atas Newcastle memperpanjang tren positif Barca yang sebelumnya menggulung Valencia 6-0 di Stadion Johan Cruyff.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati