Sebanyak 713 pebulu tangkis yunior RI akan unjuk kemampuan di Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025. Mereka bersaing dengan atlet dari 21 negara lain.
07 Jul 2025 20:36 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Indonesia kembali menjadi tuan rumah turnamen bulu tangkis level tertinggi yunior bertajuk ”Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025”. Selain jadi panggung pebulu tangkis yunior untuk unjuk kemampuan dan melihat realitas kualitas mereka, turnamen ini juga bisa menjadi ajang pemanasan Kejuaraan Asia Yunior.
Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 akan diselenggarakan di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, 8-13 Juli. Turnamen yang mempertandingkan tiga kategori, yakni kelompok usia 15, 17, dan 19 tahun, ini adalah turnamen yunior kategori tertinggi.
Dalam kalender BWF, turnamen setingkat ini hanya dilaksanakan di empat negara, yakni Belanda, Jerman, Indonesia, dan India. Khusus untuk U-19, poin yang diperoleh akan diperhitungkan dalam peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Ketua panitia turnamen, Aris Siswoko, mengatakan, antusiasme pebulu tangkis yunior mengikuti Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 cukup tinggi. Tahun ini tercatat sebanyak 1.239 peserta ambil bagian dari 22 negara.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/07/1e2dc49f622a53c5aff2f9ea926ef56b-DSC00335.jpg)
Indonesia menjadi negara terbanyak yang mengikutsertakan 713 pemain dari sejumlah klub. “Dengan jumlah peserta yang membludak, kami akan melakukan pengaturan pertandingan semaksimal mungkin agar bisa berjalan lancar dan tidak berlangsung sampai larut malam,” ucap Aris dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/7/2025).
Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya Budi Karya Sumadi merasa terhormat bisa dipercaya menggelar kejuaraan bergengsi internasional di level yunior. Sejak 2014, mereka konsisten menggelar turnamen tersebut.
Budi menambahkan, ajang ini jadi sarana menguji kemampuan atlet muda Indonesia. Dengan ikut turnamen ini, mereka akan memperoleh pengalaman berskala internasional sekaligus poin peringkat resmi tanpa harus bertanding di luar negeri.
Tak hanya itu, ajang ini dapat menjadi tolok ukur kemampuan atlet yunior Indonesia di kancah internasional. ”Harapannya juga muncul bibit-bibit potensial yang bisa direkrut ke pelatnas PBSI,” ujar Budi.
Kejuaraan ini terbukti telah berkontribusi melahirkan banyak pebulu tangkis Indonesia yang kini berkiprah di level dunia, seperti Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Lanny Tria Mayasari, Rinov Rivaldy, dan Pitha Haningtyas Mentari.
Tunggal putri peraih emas Olimpiade Paris 2024, An Se-young (Korea Selatan), juga pernah mengikuti turnamen Jaya Raya Grand Prix dan mencicipi gelar juara.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/07/b1a7f8f113d2c425097bdb777666501c-DSC00344.jpg)
Di antara atlet Indonesia yang akan ikut serta, ada Micha Leona Luthfia Wardoyo dan Denis Azzarya. Para pemain yang akan tampil di kategori U-19 ini sama-sama berbekal prestasi sebelumnya.
Micha bahkan pernah mencicipi gelar juara pada ajang serupa pada edisi 2022 ketika turun di kategori U-15. Micha yang merupakan pemain ganda putri ini berpasangan dengan Keyla Annisa Putri.
Namun, ketika naik kelas ke kategori U-17 pada dua edisi terakhir, Micha/Keyla belum mampu menorehkan hasil serupa. Mereka terhenti pada babak kedua dan 16 besar.
”Targetnya pasti, pertama pasti harus bermain maksimal dulu, karena ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dari pertanian ini. Dan pastinya ya, ingin juara, ingin mengulangi tiga tahun lalu,” tutur Micha.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/11/23/8725d064-fbfd-4898-b66b-d346ef7e7c4e_jpg.jpg)
Tekad untuk menampilkan kemampuan terbaik juga disampaikan Denis. Tunggal putra 18 tahun ini juga percaya diri karena berhasil menjuarai turnamen Alpes Junior International 2025 pada April lalu.
Bagi Denis dan Micha, Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 juga dapat menjadi ajang pemanasan untuk Kejuaraan Asia Yunior. Mereka merupakan bagian dari skuad Indonesia untuk turnamen yang digelar di GOR Manahan, Surakarta, mulai 18 Juli 2025.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Prasetyo Eko Prihananto