BerandaPolitik & HukumSi ”Gemoy” Bobby Kertaneg...

Si ”Gemoy” Bobby Kertanegara hingga Nuansa Patriotik Warnai Istana

Kehadiran Bobby dinilai mencitrakan sosok Prabowo sebagai pemimpin yang lembut dan penyayang.

26 Okt 2024 14:54 WIB · Politik & Hukum

Oleh MAWAR KUSUMA WULAN, NINA SUSILO, IQBAL BASYARI

Presiden Prabowo Subianto bercengkerama dengan Bobby Kertanegara yang merupakan hewan kesayangannya. Foto diambil di kantor Kementerian Pertahanan beberapa waktu lalu sebelum Prabowo dilantik sebagai presiden.

Istana Kepresidenan Jakarta bersolek dengan wajah baru seiring pergantian pemerintahan dari era Presiden ke-7 Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto sepekan terakhir. Lukisan bernuansa kepahlawanan mulai terpajang di dinding Kantor Presiden. Istana juga sekaligus menjadi rumah bagi Bobby Kertanegara, kucing kesayangan Presiden Prabowo. Kucing berbulu pendek itu pun diajak serta ketika Prabowo menginjakkan kaki pertama kali sebagai presiden di Istana Merdeka, Jakarta.

Begitu tiba di Istana Merdeka seusai pelantikan presiden pada Minggu (20/10/2024), kereta dorong (stroller) berwarna hitam bertuliskan Bobby Kertanegara dan inisialnya, BK, yang mengangkut Bobby terlihat berada di antara deretan tamu yang menyambut kehadiran Prabowo di teras depan Istana Merdeka. Kehadiran Bobby di atas stroller tampak setelah Prabowo menyalami Presiden ke-7 Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi.

Baca juga: Peliharaan Kesayangan Para Petinggi Negara

Prabowo dengan didampingi putranya, Didiet Hediprasetyo, lantas menyalami tamu undangan lainnya. Lalu langkah bapak dan anak itu terhenti di depan stroller Bobby. Dalam video yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden tampak Prabowo menyapa Bobby. Stroller itu pun lantas tak lagi tampak karena beberapa tamu, termasuk Prabowo, berdiri mengerumuni kucing bertingkah kalem nan menggemaskan alias gemoy itu.

Begitu tiba di Istana Merdeka seusai pelantikan sebagai presiden pada Minggu (20/10/2024), kereta dorong (<i>stroller</i>) yang dinaiki Bobby terlihat berada di antara deretan tamu yang menyambut kehadiran Prabowo di teras depan Istana Merdeka. Kehadiran sekelebat Bobby di atas <i>stroller</i> tampak setelah Prabowo menyalami Presiden ke-7 Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi. Presiden Prabowo dan beberapa tamu tampak berkerumun mengelilingi <i>stroller</i> Bobby.

Kebahagiaan pertama kali Bobby tiba di Istana Merdeka juga dibagikan di laman Instagram akun Bobby Kertanegara pada Minggu (20/10/2024). Dalam unggahan video, Bobby tampak santai di stroller dengan Prabowo berdiri di sampingnya. Si pengambil video yang suaranya mirip Siti Hediati Soeharto, ibunda Didit Hediprasetyo, berkomentar bahwa hari itu adalah hari pertama Bobby di Istana. ”Bobby, mau lihat kamarnya Bobby?” tambah Prabowo sambil mengelus Bobby.

Di laman media sosial, aktivitas Bobby sebagai kucing kesayangan Prabowo tergolong rutin dibagikan. Pada Kamis (24/10/2024), dalam unggahan foto di laman Instagram, Bobby tampak duduk di stroller dengan didampingi Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa Titiek Soeharto, putri Presiden ke-2 RI Soeharto. Titiek tampak tersenyum, sementara tatapan mata Bobby tertuju pada kamera yang mengabadikan momen itu.

Quote

Prabowo pun tampak mengawasi gerak-gerik Bobby dengan pandangan penuh welas asih.

Pada video lainnya, Kamis (17/10/2024), ketika Prabowo berulang tahun, Bobby tampak bermain-main di atas meja kerja Prabowo. Prabowo pun tampak mengawasi gerak-gerik Bobby dengan pandangan penuh welas asih. Prabowo kemudian menggendong Bobby berkeliling ruangan kerja yang dindingnya dipenuhi lukisan dan foto para pahlawan. ”Selamat ulang tahun, Bapak. You’ll always be my hero. Sayang bapak selama lama lama lamanyaaaaaaaaaa,” demikian keterangan video.

Kucing bernama Bobby Kertanegara yang merupakan hewan kesayangan Presiden Prabowo Subianto. Foto diambil di kantor Kementerian Pertahanan beberapa waktu lalu sebelum Prabowo dilantik sebagai presiden.

Bobby awalnya kucing jalanan yang diadopsi Prabowo sejak delapan tahun lalu. Sebagai kucing liar, Bobby datang ke rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, sebelum kemudian menjadi hewan kesayangan Prabowo. Bobby sekaligus menjadi kucing pertama yang diperbolehkan bertandang hingga ke dalam Istana Merdeka.

Di era presiden sebelumnya, setiap presiden memiliki kecintaan pada jenis hewan yang berbeda. Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno dikisahkan senang melihat burung terbang bebas dan tak menyukai burung di dalam sangkar. Ketika menjalani pengasingan di Bengkulu, Soekarno juga pernah memiliki dua anjing Dachshund yang khas dengan kaki pendeknya.

Baca juga: Dari Bobby, Sisi Humanis Prabowo Coba Diangkat

Sementara itu, Presiden Soeharto gemar memelihara ikan dan ayam bekisar jantan di kediamannya di Jalan Cendana 8, Menteng, Jakarta. Presiden Jokowi pun sehari-hari memelihara beberapa jenis hewan di Istana Kepresidenan Bogor, seperti puluhan domba garut dan ikan. Istana Bogor sekaligus menjadi rumah bagi ratusan rusa yang dilepasliarkan di halaman.

Ruang sidang kabinet di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kini dihiasi lukisan para pahlawan atau lukisan perjuangan kemerdekaan. Penataannya pun disesuaikan dengan nuansa kayu berwarna coklat gelap.

Selain kehadiran hewan kesayangan, wajah baru lain di Istana Kepresidenan Jakarta hadir dalam perubahan gaya interior. Salah satu yang tampak baru di pemerintahan Presiden Prabowo ini adalah ruang sidang kabinet di Kantor Presiden. Pada Rabu (23/10/2024), ruangan itu mulai digunakan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk sidang kabinet paripurna perdana.

Ruang sidang kini tampak klasik dengan furnitur kayu dengan logo Garuda di setiap meja kerja. Kursinya pun tampak anggun dengan rangka kayu yang elegan serta busa berlapis kulit warna coklat senada. Karpet merah bermotif bunga memberi aksen di tengah ruang.

Quote

Ruang sidang kini tampak klasik dengan furnitur kayu dengan logo Garuda di setiap meja kerja.

Salah satu yang tampak mencolok adalah burung Garuda lambang negara yang diletakkan persis di belakang kursi presiden dan wakil presiden. Di kanan dan kiri Garuda masing-masing didirikan lima tiang bendera Merah Putih yang disusun berjejer.

Tangga menuju ruang sidang kabinet di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kini dihiasi foto-foto bertema perjuangan kemerdekaan dan koleksi senjata.

Di sisi kiri dan kanannya terdapat pintu masuk untuk Presiden dan Wapres. Sebaliknya, pada masa Presiden Jokowi, justru pintu masuk ada di bagian tengah yang kini menjadi dinding tempat diletakkannya Garuda dan tiang-tiang bendera.

Dinding ruangan sidang kabinet saat ini juga didominasi lukisan para pahlawan. Lukisan yang digantungkan di dinding pada ruangan itu antara lain lukisan sosok Pangeran Diponegoro, Bung Tomo, HOS Tjokroaminoto, Dr Wahidin Sudirohusodo, dan Gadjah Mada.

Baca juga: Lukisan Istana yang ”Raib”

Lukisan sosok Gadjah Mada, misalnya, merupakan hasil karya Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau dikenal sebagai Henk Ngantung, Gubernur Jakarta pada 1964-1965 pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Lukisan itu merupakan koleksi Bung Karno dan dibuat tahun 1950.

Selain itu juga terdapat lukisan tentara pejuang yang tengah mengatur strategi dan lukisan Jenderal Sudirman bersama pasukannya berada di kanan dan kiri kursi presiden dan wapres. Di ruangan itu juga terpasang lukisan dua proklamator, Soekarno dan Mohammad Hatta.

Ruang rehat untuk para menteri terletak sebelum ruang sidang kabinet di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Di ruang istirahat para menteri masih ada beberapa lukisan bertema perjuangan dan pahlawan, selain ada pula lukisan pemandangan, seperti lukisan kapal dan lukisan Istana Merdeka.

Deputi Dukungan Kerja Kabinet Sekretariat Kabinet Kardwiyana Ukar menjelaskan, transformasi di Kantor Presiden sudah dimulai sejak dua pekan lalu dengan seizin Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Perubahan dilakukan dengan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan nuansa patriotik, tetapi tetap nyaman untuk para menteri, termasuk wartawan yang akan meliput.

Quote

Perubahan dilakukan dengan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan nuansa patriotik, tetapi tetap nyaman untuk para menteri.

Supaya nilai kebangsaan dan kepahlawanan ini kental terasa di Kantor Presiden, Mayor Teddy Indra Wijaya yang ditunjuk sebagai Sekretaris Kabinet memantau detail perkembangan penataan ini setiap hari.

Salah satu yang dipertimbangkan dalam penataan ini adalah jumlah peserta sidang kabinet yang memang bertambah. Semua harus duduk sejajar dan bersisian dalam satu baris. Menurut Ukar, hal tersebut menjadi lambang persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan soliditas kabinet.

Ruang sidang kabinet di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kini bersalin rupa. Semakin banyak foto dan lukisan bertema perjuangan kemerdekaan ataupun pahlawan.

Adapun lukisan para pahlawan diharapkan selalu mengingatkan nilai patriotik yang telah dicontohkan para pendahulu ini. Lebih-lebih lagi, di ruang sidang kabinet inilah pengambilan keputusan tertinggi di Indonesia diambil. Karena itu, teladan para pahlawan perlu menjadi inspirasi dalam setiap pengambilan keputusan.

Nuansa pahlawan pun terasa di lantai dasar kantor presiden yang dijadikan ruang konferensi pers. Selain lukisan tujuh presiden RI, di ruangan ini terdapat jejeran foto pahlawan dari masa perjuangan kemerdekaan. Salah satu yang paling dominan adalah foto Jenderal Sudirman ataupun foto-foto pergerakan kemerdekaan seperti saat perobekan bendera Belanda di Hotel Oranje oleh Bung Tomo.

Baca juga: Hadiah Lukisan, Suguhan Keramahan di Gazebo Istana, hingga Jamuan Makan Malam

Ruang ini juga diisi kursi berlapis kain beludru merah. Podium dengan layar dan lambang Garuda menjadi pusat perhatian di tengah ruangan. Ruangan konferensi pers ini, menurut Ukar, juga disiapkan supaya wartawan nyaman dalam mengabarkan kebijakan dan keputusan yang sudah diambil pemerintah.

Adapun lukisan-lukisan yang dipasang pada umumnya adalah koleksi Istana, dan sebagian dari kantor Kementerian Pertahanan. Sejumlah ornamen, seperti pedang dan senjata, umumnya dibawa dari Kemenhan atau koleksi Presiden Prabowo. ”Pak Presiden Prabowo dan Pak Seskab sepertinya memiliki hobi yang sama, mengumpulkan senjata,” ujar Ukar.

Lukisan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sudah dipajang di Istana Negara, Jakarta, bersama dengan deretan lukisan semua mantan presiden, dari Presiden pertama RI Soekarno hingga Jokowi. Lukisan tersebut terpajang di dinding ketika Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat, Selasa (22/10/2024).

Ukar menegaskan bahwa Presiden Prabowo ingin menghadirkan tali merah antara masa lalu dan masa depan. ”Pak Prabowo sepertinya ingin membangun kesinambungan antara sejarah dan masa depan. Karena itu, kabinet akan selalu ingat betapa beratnya perjuangan para pahlawan di masa lalu sembari membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik,” kata Ukar.

Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, yang juga peneliti benda seni koleksi Presiden Soekarno, Mikke Susanto, mengatakan bahwa lukisan-lukisan perjuangan dan potret pahlawan yang kembali dipajang di Kantor Presiden sudah lama jadi koleksi Istana. Sebagian koleksi berasal dari era Presiden Soekarno dan sebagian lainnya merupakan koleksi Presiden Soeharto.

Quote

Kehadiran lukisan bernuansa patriotik ini setidaknya menggambarkan keinginan dan sikap nasionalisme yang selama ini ditampakkan oleh Prabowo.

”Jika itu di-display khusus, ya menarik. Maknanya adalah mengembalikan istana sebagai galeri perjuangan bangsa. Menggugah dan mengingatkan kembali bahwa dinding istana diperoleh dari keringat dan darah para pejuang bangsa,” ucap Mikke.

Dalam perspektif lain, Mikke menyebut kehadiran lukisan bernuansa patriotik ini setidaknya menggambarkan keinginan dan sikap nasionalisme yang selama ini ditampakkan oleh Prabowo yang menggebu-gebu ketika mendapat rangsangan kecil saja terkait kebangsaan. ”Harapan utama adalah pelestarian dengan konservasi yang benar. Berikutnya, ya, dipamerkan di hadapan publik. Tidak hanya dipasang di istana,” tambah Mikke.

Rangkaian mobil Presiden Prabowo Subianto yang didominasi warna putih terparkir di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2024). Warna iring-iringan mobil kepresidenan berubah dari hitam di era Presiden Joko Widodo ke putih di era Presiden Prabowo.

Sementara itu, pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai Presiden Prabowo ingin menunjukkan bahwa politik bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga terkait dengan kehidupan. Kehidupan itu pula yang disuguhkan lewat kehadiran sosok Bobby. ”Politik itu adalah sesuatu yang menyenangkans sesuatu yang hidup,” ujarnya.

Lihat juga: Bobby Kertanegara Milik Prabowo hingga Konni-nya Putin, Anabul Kesayangan dan ”Anger Management”

Menurut Emrus, kehadiran Bobby juga mencitrakan sosok Prabowo sebagai pemimpin yang lembut dan penyayang. Di sisi lain, Prabowo juga merupakan pemimpin yang kadangkala harus mengambil tindakan yang tegas. ”Pemimpin itu di satu sisi harus membawa kemajuan suatu organisasi atau negara atau bangsa, tetapi di sisi lain harus humanis kepada semua orang,” tambahnya.

Sisi humanis dan ketegasan ini pula lah yang saat ini disuguhkan di wajah baru Istana melalui kehadiran si ”gemoy” Bobby Kertanegara hingga lukisan bernuansa patriotik.


Kerabat Kerja

Penulis:

MAWAR KUSUMA WULAN, NINA SUSILO, IQBAL BASYARI
 | 

Editor:

MADINA NUSRAT