Jakarta Bhayangkara Presisi menyusul Jakarta LavAni Livin’ Mandiri melaju ke ”final four”. Mereka optimistis bisa bersaing dengan bekal tren positif putaran reguler.
09 Feb 2025 13:11 WIB · Olahraga
BANDUNG, SABTU — Optimisme Jakarta Bhayangkara Presisi menatap babak empat besar (final four) Proliga 2025 menguat. Itu tak lepas dari kemenangan keempat untuk memantapkan posisi mereka di peringkat kedua klasemen sementara sektor putra.
Kemenangan keempat tersebut diraih saat menghadapi Palembang Bank SumselBabel pada laga penutup putaran kedua pekan kelima Proliga 2025, Sabtu (8/2/2025) malam. Bermain di GOR Jalak Harupat, Bandung, Jakarta Bhayangkara Presisi menang 3-1 (25-23, 18-25, 26-24, 25-20).
Dengan hasil itu, Bhayangkara Presisi meraih empat kemenangan dari total lima laga yang dijalani pada musim ini. Klub milik Polri tersebut mengoleksi 12 poin untuk mengukuhkan posisi pada peringkat kedua sekaligus memastikan diri melaju ke babak final four menyusul Jakarta LavAni Livin’ Transmedia.
Perolehan poin Bhayangkara Presisi sudah tidak mungkin lagi dikejar tim peringkat terbawah, Jakarta Garuda Jaya. Tim yang berisi para pemain timnas U-21 ini belum mencatat kemenangan dengan tiga pertandingan tersisa.
”Anak-anak sebenarnya tampil kurang maksimal, banyak yang kelelahan. Namun, dengan kemenangan ini, kami semakin optimistis menatap final four,” ucap pelatih Bhayangkara Presisi Reidel Toiran.
Optimisme Reidel juga bertambah dengan kehadiran pemain asing baru yang akan melengkapi tim. Saat ini, pemain asing Bhayangkara Presisi hanya Saber Kazemi yang berasal dari Iran. Artinya, Bhayangkara Presisi baru mendaftarkan satu pemain asing.
Padahal, setiap peserta Proliga 2025 dapat diperkuat dua pemain asing untuk melengkapi kuota 15 pemain yang didaftarkan. Pada musim ini, setiap tim juga bisa mengganti komposisi dua pemain asing yang dimiliki hingga sebelum babak final four pada pertengahan April nanti.
Reidel enggan membeberkan siapa pemain asing baru Bhayangkara Presisi. Sebelumnya, pemain asing ini diperkirakan adalah Noumory Keita yang saat ini masih bermain untuk Rana Verona di Liga Voli Italia. Namun, terlepas dari itu, Reidel berharap kehadiran pemain asing baru membuat tim lebih solid untuk menghadapi persaingan pada babak empat besar.
Apalagi, Bhayangkara Presisi berharap tidak hanya melangkah mulus pada babak empat besar, tetapi juga mempertahankan gelar. Musim lalu, Bhayangkara Presisi keluar sebagai juara setelah mengalahkan LavAni pada partai puncak. Mereka sekaligus menjegal LavAni mengukir rekor hattrick gelar Proliga.
Sementara itu, Palembang Bank SumselBabel juga menjaga optimisme untuk lolos ke final four menyusul Bhayangkara Presisi dan LavAni. Apalagi, masih tiga laga tersisa pada dua pekan mendatang. Bahkan, dua laga di antaranya digelar di kandang sendiri, Gedung PSCC, Palembang.
Pada pekan keenam yang digelar di GOR Terpadu, Pontianak, Palembang Bank SumselBabel akan menghadapi LavAni. Selanjutnya, pada pekan ketujuh alias minggu terakhir putaran reguler, Palembang bakal bertemu Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya.
”Masih ada masalah di tim ini, terutama kesalahan-kesalahan yang cukup mendasar, seperti receive. Namun, kami tetap optimistis bisa lolos final four karena masih ada kesempatan di Pontianak dan Palembang,” kata pelatih Palembang Bank SumselBabel Iwan Dedi Setiawan.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji