Palagan Mbappe-Haaland, Jalur Mudah ”GOAT”, dan Potensi Nirkejutan Tuan Rumah di Piala Dunia

Sebanyak 12 grup Piala Dunia 2026 sudah tersaji. Persiapan tim menuju pentas terakbar sudah dimulai.

06 Des 2025 10:20 WIB · Olahraga

Getty Images via AFP

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

Judul tulisan ini merangkum tiga topik menarik yang tersaji pada hasil undian babak penyisihan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kennedy Center, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (6/12/2025) dini hari WIB. Grup yang paling dinanti adalah Grup I yang bakal mempertemukan dua penyerang terbaik di dunia saat ini, Kylian Mbappe di Perancis dan Erling Haaland yang menjadi andalan Norwegia.

Palagan antara Mbappe dan Haaland akan hadir pada laga terakhir Grup I, 26 Juni waktu setempat atau 27 Juni 2026 WIB. Meskipun belum ditentukan arena pertarungannya, jika melihat dua calon tempat pertandingan, Stadion Gillette di Foxborough, Massachussetts, akan menjadi saksi pertandingan dua megabintang baru sepak bola. Stadion Gillette berkapasitas lebih dari 64.000 kursi.

Quote

Norwegia memiliki level sangat tinggi di babak kualifikasi, khususnya dengan Haaland dan (Alexander) Sorloth yang mencetak banyak gol.

Adu ketajaman Mbappe dan Haaland amat dinantikan. Mereka menutup 2025 dengan rekor gol fantastis. Mbappe merupakan pemain kedua Real Madrid setelah Cristiano Ronaldo yang mampu mencetak lebih dari 60 gol dalam satu tahun kalender. Per 5 Desember, Mbappe sudah menghasilkan 62 gol.

Haaland adalah wajah dari generasi anyar Norwegia. Ia membawa Norwegia mengakhiri penantian lolos ke Piala Dunia sejak 1998 berkat torehan 16 gol pada babak kualifikasi. Pada periode Januari-November 2026, Haaland menorehkan 52 gol.

”Norwegia memiliki level sangat tinggi di babak kualifikasi, khususnya dengan Haaland dan (Alexander) Sorloth yang mencetak banyak gol. Mereka adalah tim berkualitas, tetapi saya pikir mereka juga berpikiran yang sama tentang Perancis,” tutur Pelatih Perancis Didier Deschamps dilansir L’Equipe.

TOPSHOT - France's forward #10 Kylian Mbappe blows a kiss as he celebrates after scoring his team first goal during the 2026 World Cup qualifiers Europe zone group D football match between France and Ukraine at the Parc des Princes stadium in Paris, on November 13, 2025. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)

Pelatih Norwegia Stale Solbakken menegaskan performa sempurna mereka di babak kualifikasi harus tertular di babak utama Piala Dunia 2026. Permainan seimbang dalam bertahan dan menyerang menjadi filosofi yang dibawa Solbakken menuju Amerika Utara.

”Kami bermain solid secara bertahan dan mampu mengatur pemain-pemain terbaik kami dalam posisi yang bagus sehingga mereka bisa membantu kami memenangi laga. Kami memiliki gaya bermain yang jelas yang cocok dengan kami di sepertiga akhir zona menyerang,” ujar Solbakken.

Selain Perancis dan Norwegia, Grup I pantas disebut salah satu grup ”neraka” karena dihuni oleh Senegal. Masih dipimpin Sadio Mane, Senegal bisa menjadi kuda hitam yang mengusik dominasi dua negara Eropa itu.

Jika tidak diantisipasi, Senegal bisa mengembalikan trauma Perancis seperti di Piala Dunia 2002. Kala itu, ”Le Bleus” takluk dari Senegal pada pertandingan pembuka grup. Lalu, salah satu dari tiga kontestan interkonfederasi playoff (Bolivia, Suriname, atau Irak) akan melengkapi komposisi grup.

Selain Grup I, terdapat tiga grup lain yang pantas disebut grup ”neraka” karena mempertemukan tim-tim tangguh dari konfederasi berbeda. Grup C, yang dihuni Brasil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti, merupakan grup yang patut dipantau oleh para pendukung netral.

Norway's forward #09 Erling Braut Haaland scores a penalty during the International Friendly football match between Norway and Finland, in Oslo on September 4, 2025. (Photo by Fredrik Varfjell / NTB / AFP) / Norway OUT

Bersama Carlo Ancelotti, ”Selecao” ingin kembali tampil ke partai puncak di Amerika Utara serupa pada edisi Amerika Serikat 1994. Namun, Maroko dan Skotlandia bukan lawan yang mudah bagi Brasil yang tidak memiliki pemain berkelas dunia.

”Ini adalah grup yang sangat sulit. Maroko menjalani Piala Dunia terakhir dengan sangat baik, lalu Skotlandia melaju ke Piala Dunia dengan memenangi laga-laga penting di Eropa. Kami harus hati-hati, tetapi saya percaya diri dengan kualitasi kami,” tutur Ancelotti dilansir laman FIFA.

Grup ”neraka” lainnya adalah Grup F yang dihuni Belanda, Jepang, Tunisia, dan salah satu dari tim playoff Eropa (Ukrainia, Swedia, Polandia, atau Albania). Kemudian, ada Grup L yang akan mempertemukan Inggris, Kroasia, Panama, dan Ghana.

Perempat final

Selain itu, dua the greatest of all time (GOAT), yakni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, tidak akan menemui hadangan berarti pada fase awal. Argentina berada di Grup J untuk bersaing dengan Austria dan dua tim asal Arab, Aljazair serta Jordania.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni tidak ingin menganggap remeh tiga pesaing di Grup J. Di tengah masih bergantung kepada Lionel Messi, Scaloni mengungkapkan komposisi pemain yang bakal dibawanya ke Amerika Utara, tahun depan.

WCup Draw Soccer

”Kami sudah membuktikan mampu bertahan dalam persaingan di level tertinggi. Kami akan melanjutkan untuk membawa pemain-pemain muda yang bisa berkontribusi ekstra pada tim,” kata Scaloni.

Adapun Portugal masuk di Grup K untuk bertarung dengan Kolombia, Uzbekistan, dan salah satu tim dari playoff interkonfederasi (Kaledonia Baru, Jamaika, atau Kongo). Di atas kertas, tiga tim itu seharusnya bisa menjadi lumbung gol bagi Portugal.

”Hasil undian membuat kami sudah bisa mempersiapkan diri. Kami menghormati lawan. Mereka adalah tim yang akan bersiap dengan baik dan berpeluang menghadirkan tantangan yang menantang,” ujar Pelatih Portugal Roberto Martinez.

Dengan merujuk persaingan dua grup itu, Argentina dan Portugal tidak akan kesulitan untuk melaju ke fase gugur sebagai juara grup. Seandainya bisa memenuhi ekspektasi performa di Piala Dunia 2026, maka Argentina dan Portugal berpeluang besar jumpa pada babak perempat final.

Duel itu akan menjadi laga Piala Dunia pamungkas bagi salah satu GOAT yang timnya kalah. Bagi satu GOAT lainnya, mereka akan berjarak dua kemenangan lagi menuju hadiah terbesar dalam penutupan karier internasional mereka.

WCup Draw Soccer

Jalan terjal

Satu hal yang menjadi perhatian lainnya adalah tiga tim tuan rumah, yaitu Meksiko (Grup A), Kanada (Grup B), dan Amerika Serikat (Grup D), akan menghadapi jalan terjal di babak penyisihan. Dukungan suporter sendiri berpotensi sulit untuk mendongkrak prestasi mereka.

Meksiko bakal menyajikan laga pembuka kontra Afrika Selatan di Stadion Azteca, kota Meksiko, 11 Juni 2026.

Tantangan besar Meksiko justru akan terjadi pada dua pertandingan selanjutnya kontra Korea Selatan dan salah satu pemenang playoff Eropa. Calon lawan Meksiko dari Eropa adalah Denmark, Macedonia Utara, Ceko, atau Irlandia.

Sementara itu, Kanada akan merasakan pengalaman pertama tampil pada ajang Piala Dunia di rumah sendiri dikeliling dua tim Eropa. Swiss dan salah satu tim playoff (Italia, Irlandia Utara, Wales, dan Bosnia-Herzegovina) memaksa skuad Kanada harus meningkatkan diri dalam enam bulan mendatang.

AS memiliki persaingan lebih mudah dibandingkan dua tuan rumah lainnya. Mereka akan menghadapi Australia, Paraguay, dan salah satu pemenang playoff Eropa (Turki, Romania, Slowakia, atau Kosovo).

Namun, merujuk performa inkonsisten AS bersama Mauricio Pochettino, mereka lebih besar berpotensi tersandung dibandingkan menyapu bersih tiga laga Grup D. (AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan