Para kardinal kini akan memulai ritual pemakaman Paus sampai dengan pemilihan Paus baru melalui konklaf.
22 Apr 2025 11:39 WIB · Internasional
VATIKAN CITY, SELASA — Para kardinal akan bertemu pada Selasa (22/4/2025) untuk membahas rencana pemakaman Paus Fransiskus. Menurut rencana, para pemimpin dunia akan menghadiri pemakaman Paus.
Paus Fransiskus wafat pada Senin (21/4/2025). Menurut keterangan Vatikan, Paus meninggal setelah mengalami stroke dan gagal jantung. Sebelumnya Paus dirawat selama lebih dari sebulan karena pneumonia ganda.
Paus telah kembali ke Vatikan selama beberapa pekan setelah dirawat. Paus Fransiskus juga melakukan serangkaian kegiatan dalam Pekan Suci menjelang Paskah. Pada Minggu, Paus memberikan berkat Urbi et Orbi (Bagi Kota dan Dunia) di balkon Basilika Santo Petrus dan menyapa umat yang memenuhi Alun-alun Santo Petrus.
Para kardinal kini akan memulai ritual pemakaman Paus sampai dengan pemilihan Paus baru melalui konklaf. ”Kami berterima kasih kepada Tuhan atas berkatnya bagi seluruh gereja di bawah kepemimpinan Paus Fransiskus, peziarah pengharapan,” kata Kardinal Mauro Gambetti, yang memimpin doa sore di Alun-alun Santo Petrus, Senin.
Para kardinal yang saat ini berada di Roma telah diundang ke Vatikan untuk berkumpul pada pukul 09.00 waktu setempat (pukul 14.00 WIB) untuk membahas rencana pemakaman Paus. Vatikan menyebutkan, upacara diperkirakan berlangsung antara Jumat dan Minggu.
Sesuai kehendaknya, Paus Fransiskus ingin dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, tidak di Basilika Santo Petrus seperti para pendahulunya. Paus Fransiskus ingin dimakamkan dalam upacara sederhana.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/22/4b6dc5bad95153df46278926c12015fd-ITALY_VATICAN_RELIGION_POPE_OBIT_129170559.jpg)
Selain soal pemakaman, rapat para kardinal juga akan membahas bagaimana menjalankan tugas sehari-hari gereja dalam periode wafatnya Paus hingga terpilihnya Paus baru. Konklaf untuk memilih Paus baru biasanya berlangsung 15-20 hari setelah wafatnya Paus. Artinya, kemungkinan konklaf dimulai setidaknya pada 6 Mei.
Sebanyak 135 kardinal berhak berpartisipasi dalam konklaf. Sejauh ini, sejumlah nama bermunculan sebagai kandidat pengganti Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus menunjuk hampir 80 persen kardinal yang berhak memilih dalam konklaf. Penunjukan itu meningkatkan, meski tidak menjamin, peluang penerus Paus Fransiskus akan meneruskan kebijakan-kebijakannya yang progresif.
Banyak di antara kardinal itu kurang dikenal di luar negara tempat asal masing-masing. Mereka baru saling berjumpa dalam pertemuan yang dikenal sebagai kongregasi umum yang digelar beberapa hari sebelum konklaf dimulai.
Pada Senin malam, Vatikan menyatakan, staf dan pejabat Takhta Suci bisa mulai memberikan penghormatan terakhir bagi Paus di kediamannya di Santa Marta. Jenazahnya kemudian akan dipindahkan ke Basilika Santo Petrus pada Rabu pagi bagi umat dan khalayak yang akan memberikan doa dan penghormatan terakhir.
Sejumlah pemimpin negara menyatakan akan hadir dalam pemakaman Paus Fransiskus. Di antara yang sudah mengumumkannya adalah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.
Trump dan pendahulunya, mantan Presiden Joe Biden, memimpin upacara penghormatan bagi Paus Fransiskus di AS. Hubungan Trump dan Paus Fransiskus cukup pelik, kerap diwarnai kritik Paus terhadap Trump.
Di media sosial, Senin, Trump mengumumkan akan menuju Roma bersama Ibu Negara Melania Trump untuk menghadiri pemakaman Paus. ”Beristirahatlah dalam Damai, Paus Fransiskus. Semoga Tuhan memberkatinya dan semua yang mencintainya,” tulis Trump.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/22/d132507f6900a6c0b262aa6cb41fe4d6-US_Obit_Pope_Francis_129176412.jpg)
Trump memerintahkan bendera AS dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih dan gedung-gedung federal di seluruh dunia. ”Dia orang yang baik. Dia bekerja keras dan mencintai dunia,” ujar Trump saat perayaan Paskah di Gedung Putih.
Sementara Pemerintah Brasil, Senin, mengumumkan, Lula dan Ibu Negara Janja Lula da Silva akan pergi ke Roma untuk menghadiri pemakaman Paus. Keberangkatan mereka masih menanti protokol dari Vatikan.
Lula menyatakan tujuh hari berkabung bagi Paus Fransiskus di Brasil. ”Hari ini kemanusiaan kehilangan suara penghormatan dan penghargaan bagi sesama. Semua Tuhan menghibur siapa saja yang hari ini, di mana pun di dunia, berdukacita atas kehilangan besar ini. Dalam kenangan dan penghormatan atas karya-karyanya, saya menyatakan tujuh hari berkabung di Brasil,” ujarnya. (AP/AFP/REUTERS)
Penulis:
Fransisca Romana Ninik WEditor:
Bonifasius Josie Susilo HPenyelaras Bahasa:
Nur Adji