Pebola Voli Putra Indonesia Ramai-ramai Coba Ikuti Jejak Megawati Hangestri

Nizar Julfikar dan Doni Haryono, yang saat ini bermain di Liga Thailand, menjadi dua dari sembilan pemain yang akan mencoba peruntungan di Korea.

05 Mar 2025 13:01 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

JAKARTA, KOMPAS — Setelah pebola voli putri Yolla Yuliana dan Aulia Suci Nurfadila mencoba mengikuti jejak Megawati Hangestri di Liga Bola Voli Korea musim ini, giliran pebola voli putra Indonesia menjajal peruntungan yang sama. Sejumlah pebola voli putra terdaftar dalam Draft Asia Quarter untuk Liga Bola Voli Korea musim 2025-2026.

Sesuai aturan Federasi Bola Voli Korea (KOVO), setiap pevoli asing yang ingin bermain di Liga Bola Voli Korea harus mendaftar lebih dulu melalui Draft Quarter. Para pemain Indonesia dan Asia lainnya terdaftar dalam Draft Asia Quarter.

Kabar tentang pemain Indonesia yang mendaftar Draft Asia Quarter itu pertama kali disampaikan oleh agen Megawati Hangestri Pertiwi di Korea, Negawassup, lewat unggahan pada kanal Youtube miliknya. Negawassup menyebut ada delapan pebola voli putra Indonesia mendaftar sebagai kuota Asia untuk Liga Bola Voli Korea atau V League musim 2025-2026.

Kedelapan nama tersebut adalah Doni Haryono, Rivan Nurmulki, Agil Angga, Sandi Akbar, Luvi Nugraha, Dawuda Alaihimas Sallam, Fahri Septian, dan Nizar Julfikar.

Pemain Voli Indonesia Nizar Julfikar (kiri) memberi umpan kepada Yuda Mardiyansyah Putra (9) untuk melepaskan smes ke pertahanan Vietnam pada laga final SEA Games Vietnam 2021 di Dei Yen Sports Arena, Quang Ninh, Minggu (22/5/2022). Indonesia menang 3-0 (25-22, 25-18, 25-15) dan berhak atas medali emas.

Selain itu, ASP Sports Agency juga mengumumkan bahwa kliennya, Dio Zulfikri, juga mendaftar sebagai kandidat pemain kuota Asia di Liga Korea. Dengan keikutsertaan kapten Jakarta LavAni Livin’ Transmedia di Proliga 2025 ini, maka ada sembilan pebola voli putra yang mencoba mengikuti jejak Megawati Hangestri.

Nizar mengonfirmasi kabar tersebut. Mantan kapten timnas putra Indonesia ini mengaku memang tertarik untuk berkarier di luar negeri, termasuk Korea Selatan. Maka, dia pun mencoba menjajal kesempatan itu.

”Persaingannya pasti ketat karena ada banyak pemain yang ikut mendaftar, termasuk dari negara-negara Asia yang kuat bola volinya, seperti Iran (peringkat kedua di Asia dan ke-15 dunia). Kabarnya, jumlahnya pun banyak,” ucap Nizar saat dihubungi, Selasa (4/3/2025).

Menurut Federasi Bola Voli Korea (KOVO), seperti diberitakan media Korea, Seoul.co.kr, saat pendaftaran Draft Asia Quarter ditutup, ada 101 pebola voli putra dan 45 pebola voli putri yang mendaftar. Jumlahnya melonjak dari tahun lalu ketika 69 pemain putra dan 37 pemain putri ikut serta.

Kapten tim voli ruangan putra, Nizar Julfikar, saat hadir dalam acara penyambutan atlet bola voli yang bertanding di SEA Games 2023 dan perkenalan kepengurusan PBVSI periode 2023-2027, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Lonjakan itu antara lain karena terdapat perubahan skema pendaftaran dan seleksi. Untuk musim 2024-2025, setelah proses administrasi, pemain disaring menjadi 30 peserta untuk mengikuti try out.

Untuk musim depan yang menjadi tahun ketiga penyelenggaraan Draft Asia Quarter, formatnya akan sepenuhnya daring pada 11 April 2025. Setelah mengirimkan catatan statistik, rekaman video, dan beberapa dokumen lain, pemain akan wawancara non-tatap muka. Pemain juga akan diseleksi tanpa try out.

”Meski persaingan lebih ketat, saya tetap coba kesempatan ini. Namun, saya berusaha fokus pada apa yang sedang dijalani sekarang dulu,” ujarnya.

Saat ini, Nizar pun tengah berkarier di luar negeri dengan memperkuat klub Liga Bola Voli Thailand, Diamond Food Fine Chef Samutsakorn. Ini pertama kalinya bagi Nizar bisa bermain di luar negeri.

Kata Nizar, tawaran sebenarnya telah datang sejak musim sebelumnya. Namun, dia baru bisa mendapatkan izin dari klubnya, Jakarta Bhayangkara Presisi, setelah berhasil mengantar klub ini ke podium juara Proliga 2024.

Para pevoli putra dan ofisial Jakarta Bhayangkara Presisi melakukan selebrasi setelah menang atas Jakarta Lavani Allobank Electric pada laga grand final Proliga 2024 di Indonesia Arena, GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2024). Jakarta Bhayangkara Presisi juara setelah menang dengan skor 3-1 (28-30, 25-22, 25-22, dan 25-23).

Agen Doni Haryono dan Rivan Nurmulki, Wibi Anhari, juga membenarkan kabar bahwa kliennya mendaftar Draft Asia untuk Liga Bola Voli Korea. Wibi mengatakan, para pemain telah mengirim video untuk diseleksi.

Seperti Nizar, Doni dan Rivan juga saat ini tengah berkarier di luar negeri. Malah, Doni sama-sama bermain di Liga Thailand dan akan berhadapan dengan Nizar pada final kompetisi pada akhir pekan ini. Doni memperkuat Nakhon Ratchasima Huione QminC.

Sebelum berkarier di Liga Thailand, Doni berpengalaman bermain di negara-negara lain. Pada 2024, Doni bermain di Bodyguard Headquarter di Liga Kamboja. Dua tahun sebelumnya, pada musim 2022-2023, dia memperkuat VC Nagano Tridents di Liga Jepang.

Adapun Rivan lebih dulu bermain di Thailand pada 2019 untuk memperkuat klub Doni saat ini. Lalu, pada 2020-2022, Rivan mengembara ke Liga Jepang untuk bermain dengan VC Nagano Tridents. Pada musim ini Rivan juga bermain di Liga Jepang dengan memperkuat Wolfdogs Nagoya.

Dua outside hitter tim bola voli putra Indonesia, Doni Haryono (kanan), dan Fahri Septian Putratama berpose usai menang atas Thailand pada laga pamungkas putaran pertama Liga Voli Asia Tenggara (SEA V League) 2023, Minggu (23/7/2023), di GOR Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor. Fahri dinobatkan sebagai most valuable player (MVP).

Sejak musim 2024-2025, KOVO memperluas cakupan negara Asia yang bisa mengikuti try out dari 10 negara menjadi 64 negara. Itu termasuk negara-negara papan atas Asia, seperti Jepang, China, dan Australia. Perluasan tersebut dilakukan setelah KOVO menilai Draft Asia Quarter musim 2023-2024 berhasil.

Dua pebola voli putri Indonesia, Yolla Yuliana dan Aulia Suci Nurfadila, menjajal kesempatan untuk mengikuti jejak Megawati pada musim ini. Mereka masuk ke dalam 30 peserta yang lolos proses administrasi.

Kedua pemain ini pun sempat mengikuti try out yang berlangsung di Jeju, Korea Selatan. Namun, pada akhirnya belum ada tim yang memilih mereka.

Adapun Megawati tak perlu mengikuti uji coba lagi karena sudah bermain di Liga Korea pada musim sebelumnya. Try out diperuntukkan bagi peserta baru.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil memperkuat timnya, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, melawan Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass dalam laga putaran kelima Liga Bola Voli Korea di Gimnasium Gimcheon, Sabtu (15/2/2025).

Kehadiran Megawati di Liga Korea telah menjadi suatu fenomena. Pada musim keduanya, Megawati masih menunjukkan penampilan gemilang dan menjadi andalan tim Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.

Tak hanya memberikan dampak di dalam lapangan, Megawati juga membawa efek di luar lapangan berupa gelombang penggemar Indonesia yang menyaksikan Liga Korea. Bukan tidak mungkin efek yang sama juga akan dihasilkan para pemain Indonesia lainnya jika bisa mengikuti jejak Megawati di ”Negeri Ginseng”.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto