Setelah tak ada kejutan berarti pada pekan perdana, Proliga 2025 diharapkan lebih menarik dengan persaingan yang cair setelah saling tahu kekuatan masing-masing.
10 Jan 2025 10:57 WIB · Olahraga
GRESIK, JUMAT — Tidak ada kejutan berarti pada pekan perdana Proliga 2025 seiring tim-tim unggulan bisa memetik kemenangan. Namun, kompetisi baru dimulai sehingga persaingan masih cair. Pertandingan diharapkan bakal lebih menarik.
Proliga 2025 memasuki pekan kedua putaran pertama mulai Jumat (10/1/2025). Hingga 12 Januari mendatang, akan ada sembilan pertandingan yang digelar di Gor Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur.
Kami akan maksimal menghadapi lawan-lawan kami. Kami termotivasi mendapatkan poin sempurna di kandang.
Jakarta Popsivo Polwan dan Yogya Falcons bakal membuka pekan kedua Proliga 2025 dengan bermain pada pukul 14.00. Disusul tuan rumah Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia melawan Jakarta Livin Mandiri. Pada laga terakhir, Surabaya Samator akan menghadapi Palembang Bank SumselBabel.
Setelah pada pekan pertama berhasil meraih kemenangan sempurna 3-0 melawan Jakarta Pertamina Enduro, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia bertekad menyapu bersih dua laga kandang. Selain menghadapi Jakarta Livin Mandiri, Petrokimia Pupuk juga akan bertemu Yogya Falcons pada hari terakhir pekan kedua.
”Kami akan maksimal menghadapi lawan-lawan kami. Kami termotivasi mendapatkan poin sempurna di kandang,” kata pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/10/e13f738f-f37d-445b-a8f5-088afefbd3d6_jpeg.jpg)
Untuk memenangi pertandingan nanti, Ayub telah memperbaiki kelemahan yang muncul selama tampil di Semarang. Dua di antaranya adalah servis dan penerimaan yang kerap eror.
Saat bola datang, misalnya, anak asuhan Ayub sering kebingungan. Alhasil, para pemain hanya bisa saling lihat tanpa tahu siapa yang harusnya menerima bola. ”Itu tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.
Sementara itu, asisten manajer Jakarta Livin Mandiri, Adnan Husein, mengatakan, tim juga bertekad mengatasi perlawanan tuan rumah Gresik Petrokimia. Jakarta Livin Mandiri tak ingin gentar menghadapi tekanan tuan rumah.
”Pemain kami sekarang banyak senior, banyak yang berpengalaman. Kami juga akan mengerahkan suporter kami,” ucap Adnan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/04/06fd5878-832e-43ad-a379-a5af512264f4_jpeg.jpg)
Sementara itu, Wakil Direktur Proliga 2025 Reginald Nelwan menekankan, persaingan di Gresik bakal jauh lebih ketat dibanding di Semarang. Persaingan pun masih cair, apalagi semua tim kini sudah tahu kekurangan dan kelebihan lawan.
”Akan lebih menarik tentunya. Semua pertandingan penting karena ini modal untuk ke final four,” kata Reginald Nelwan.
Pada pekan sebelumnya yang berakhir pada 5 Januari, tidak ada kejutan berarti yang muncul, termasuk pada sektor putri. Tim unggulan, seperti Jakarta Elektric PLN, finalis Proliga 2024, mampu memuncaki klasemen dengan rasio poin dan set paling tinggi di antara tim lainnya. Jakarta Elektric PLN mengalahkan tim debutan, Yogya Falcons, 3-0 (25-12, 25-19, dan 25-14).
Meski demikian, belum ada tim yang menyapu bersih dua laga dengan kemenangan. Yogya Falcons dan Jakarta Pertamina Enduro, yang bermain dua kali, justru selalu kalah dari lawannya.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/10/66fe3df4-baff-4fbc-8deb-3c76667a0c3c_jpeg.jpg)
Pada sektor putra, Palembang Bank SumselBabel mampu memuncaki klasemen dengan rasio poin dan set paling tinggi setelah mengalahkan Jakarta Garuda Jaya, 3-0 (25-23, 25-19, 25-15). Kemenangan ini juga tidak terlalu mengejutkan mengingat di atas kertas, Bank SumselBabel lebih unggul dari tim yang dihuni para pemain tim Indonesia U-20 ini.
Bagi Bank SumselBabel, kemenangan atas Garuda Jaya membuat mereka menyaingi tim unggulan sekaligus finalis edisi 2024, Jakarta Lavani Livin’ Transmedia. Kendati sama-sama meraih satu kemenangan, Jakarta Lavani tidak mencapai kemenangan sempurna. Lavani mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi, juara Proliga 2024, dengan skor 3-1 (18-25, 25-14, 25-19, dan 25-23).
Walakin, Jakarta Garuda Jaya mampu mengimbangi permainan Bank SumselBabel pada set pertama yang berakhir dengan 23-25. ”Awalnya bisa mengimbangi, tetapi ketika kehilangan momen, justru nge-drop,” tutur Manajer Garuda Jaya Loudry Maspaitella.
Bagi Garuda Jaya, kekalahan tersebut menjadi kekalahan kedua setelah sebelumnya mereka takluk secara dramatis dari pemilik tujuh gelar Proliga, Surabaya Samator, 2-3 (23-25, 25-21, 25-21, 22-25, dan 15-17). Di sisi lain, hasil ini menandai awal positif Samator yang kembali berlaga di Proliga setelah absen pada musim lalu.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari