Atlet bulu tangkis Indonesia harus belajar atasi tekanan saat bersaing ketat dengan lawan. Dua wakil kalah pada babak kedua Kumamoto Masters meski unggul di awal.
14 Nov 2024 10:44 WIB · Olahraga
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/14/5bb38120e0cfd02f8fe6f38087d1079e-RinovPitha3_R16_KumamotoMasters2024_PBSI_20241114.jpg)
KUMAMOTO, KAMIS — Prinsip ”sebelum poin terakhir, pertandingan belum selesai” seharusnya tak hanya menjadi pegangan bagi atlet yang tertinggal dari lawan, tetapi juga mereka yang unggul. Dua wakil Indonesia dalam turnamen bulu tangkis Kumamoto Masters tersingkir pada babak kedua meski berada di ambang kemenangan.
Kekalahan itu didalami Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi pada Kamis (14/11/2024) sesi pagi di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang. Rinov/Pitha, yang ditempatkan sebagai unggulan ketujuh, kalah dari pasangan Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin, dengan skor 21-18, 22-21, 10-21.
Kekalahan itu dialami ketika Rinov/Pitha membutuhkan dua poin lagi untuk menang pada gim kedua, yaitu saat unggul 19-12. Namun, lawan bisa menyamakan skor, merebut gim ini, lalu tampil dominan pada gim ketiga.
Kekalahan juga dialami Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati saat melawan wakil tuan rumah. Mereka kalah 17-21, 7-21 dari Hiroki Midorikawa/Natsu Saito. Dengan demikian, ganda campuran tak menyisakan wakil setelah Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja tersingkir pada babak pertama.
Tak banyak yang dibicarakan Rinov/Pitha atas kekalahan tersebut. Pitha mengatakan bahwa dia tidak bermain baik. ”Saya rasa kekalahan ini karena banyak kesalahan dari saya. Bahkan, pada gim ketiga, saya belum bisa menemukan performa terbaik,” katanya.
Kumamoto Masters, yang berlevel BWF World Tour Super 500, menjadi turnamen terakhir Rinov/Pitha dan Rehan/Lisa pada 2024. Seperti dikatakan pelatih ganda campuran Herry Iman Pierngadi, kemampuan pemain senior itu harus diakui berada di bawah pemain-pemain top dunia dari China, Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong. Jika kekuatan ganda campuran di dunia dipetakan secara umum, kekuatan Indonesia berada pada level tengah.
Sepanjang 2024, hasil terbaik Rinov/Pitha adalah juara Spanyol Masters Super 300, menjadi finalis Malaysia Masters Super 500, dan perempat finalis Denmark Terbuka Super 750. Mereka bahkan harus mengumpulkan poin ranking hingga ”menit-menit” akhir untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 dan terhenti pada penyisihan grup.
Performa Rehan/Lisa tak berbeda jauh. Hasil terbaik mereka adalah perempat final pada turnamen Super 500 dan gagal bersaing untuk mendapat tiket Olimpiade.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/14/496955d702b80f6c03c024ffe890e813-AnaTiwi2_R16_KumamotoMasters2024_PBSI_20241114.jpg)
Berdasarkan kondisi itulah, Herry membuat program untuk mempercepat peningkatan pasangan di bawah Rinov/Pitha dan Rehan/Lisa. Di pelatnas utama ganda campuran ada Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dan pasangan muda potensial, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Ganda putri juga kehabisan wakil dengan kekalahan Febriana/Amalia. Mereka masih harus belajar mengatasi tekanan pada momen kritis, yaitu saat perburuan poin berjalan ketat menjelang akhir setiap gim. Ganda putri peringkat ke-11 dunia itu kalah dari formasi baru Korea Selatan, Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong, 30-29, 19-21, 17-21, setelah bertanding selama 1 jam 28 menit.
Pada momen kejar-kejaran angka di gim pertama, saya juga merasa tegang. Namun, saya berpikir, lawan juga pasti tegang. Jadi, tinggal adu mental dan keberanian.
Amalia mengevaluasi diri bahwa dia membuat banyak kesalahan yang membuahkan poin bagi lawan. ”Pada momen kejar-kejaran angka di gim pertama, saya juga merasa tegang. Namun, saya berpikir, lawan juga pasti tegang. Jadi, tinggal adu mental dan keberanian,” katanya.
Namun, keberanian yang mereka perlihatkan menjelang akhir gim pertama itu tak diperlihatkan pada dua gim berikutnya. Pada gim kedua dan ketiga, lawanlah yang tampil lebih berani untuk menyerang pada awal-awal perebutan poin. Amalia/Febriana pun kehilangan poin dengan cepat.
Indonesia mendapat kemenangan pada sesi pagi melalui tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung. Tampil lagi setelah mengalami cedera paha di Denmark Terbuka pada Oktober, Gregoria memperlihatkan kenyamanannya bermain saat melawan Ratchanok Intanon. Gregoria menang 21-14, 21-15 dan akan berhadapan dengan Mia Blechfeldt pada perempat final.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/14/b8ad14b21df6b36ae41ef3450afe2fab-Gregoria_R16_KumamotoMasters2024_PBSI_20241114.jpg)
Ini menjadi kemenangan ketiga dari 12 pertemuan dengan Intanon, tetapi tiga kemenangan itu diraih dari empat pertemuan pada 2024. ”Memenangkan gim pertama adalah kunci hari ini. Ratchanok seperti kalah di start. Jadi, saya lebih unggul dari sisi kepercayaan diri,” kata Gregoria.
Pemain ranking kedelapan dunia itu kembali menjadi satu-satunya andalan tunggal putri Indonesia setelah dua rekannya tersingkir di babak pertama, Rabu. Komang Ayu Cahya Dewi kalah dari Blechfeldt, sedangkan Putri Kusuma Wardani belum bisa mempertahankan konsistensi permainan pada dua turnamen beruntun. Setelah menjuarai Korea Masters, sepekan sebelumnya, Putri kalah dari Riko Gunji (Jepang), 21-18, 10-21, 14-21.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra