Semua pemanjat tebing ”speed” Indonesia melaju ke putaran final Kejuaraan Asia 2026. Desak Made Rita terbaik di sektor putri, Raharjati Nursamsa terbaik kedua putra.
09 Apr 2026 13:34 WIB · Olahraga
WORLD CLIMBING
MEISHAN, KAMIS — Semakin banyak atlet yang berlaga, semakin besar peluang untuk merebut total empat tiket ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hal itu pula yang berhasil dipastikan tim panjat tebing Indonesia disiplin speed ketika meloloskan semua perwakilan, sembilan atlet, ke putaran final ajang kualifikasi Asian Games di Kejuaraan Asia 2026.
Desak Made Rita dan Raharjati Nursamsa menjadi pemanjat terbaik Indonesia pada babak kualifikasi Kejuaraan Asia 2026 di Meishan International Climbing Center, Meishan, China, Kamis (9/4/2026). Desak memimpin di sektor putri dengan catatan waktu terbaik 6,20 detik, sedangkan Raharjati menjadi pemanjat peringkat kedua sektor putra dengan catatan waktu terbaik 4,95 detik.
Kejuaraan Asia melombakan tiga disiplin, yakni lead, boulder, dan speed (kecepatan). Untuk disiplin speed kategori putri, Indonesia mengirim Desak, Rajiah Sallsabillah, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya. Adapun di speed putra, wakil Indonesia adalah Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Antasyafi Robby Al Hilmi, Raharjati Nursamsa, dan Aditya Tri Syahria.
Semua perwakilan speed Indonesia menempati peringkat 16 besar daftar kualifikasi yang jadi batas untuk melaju ke putaran final. Dengan demikian, perjuangan para atlet akan berlanjut untuk memperebutkan masing-masing dua tiket putra dan putri untuk ke Asian Games 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/09/fb0271b9-754c-4cd4-959c-ca0561f357d1.jpeg)
”Karena kuota cuma dua (per negara), jadi ibaratnya bunuh-bunuhan sama teman sendiri. Makanya, sebenarnya deg-degan, cuma ya nothing to lose. Tapi, emang target saya tahun ini tampil di Asian Games,” kata Raharjati sebelum berangkat ke Meishan.
Apa yang disampaikan Raharjati merujuk pada persaingan ketat antarpemanjat Indonesia. Hal itu juga sudah terlihat pada babak kualifikasi dengan catatan waktu Raharjati yang hanya terpaut 0,02 detik dari Aditya Tri Syahria yang menempati peringkat ketiga dengan 4,97 detik. Sementara itu, Raharjati hanya berselisih 0,01 detik dari pemuncak daftar kualifikasi, Ryo Omasa (Jepang), dengan 4,94.
Pemanjat muda Antasyafi Robby Al Hilmi (18) juga mencatatkan waktu di bawah 5 detik dengan finis dalam waktu 4,99 detik pada pemanjatan pertama yang jadi catatan waktu terbaiknya di kualifikasi. Adapun peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, menghuni peringkat keenam dengan catatan waktu terbaik 5,01 detik. Sementara Kiromal Karibin berada di peringkat ke-12 dengan 5,14 detik.
Pada sektor putri, Desak memimpin kualifikasi kategori putri dengan catatan waktu terbaik 6,20 yang dicetaknya saat pemanjatan kedua. Catatan waktu itu sekaligus menjadi rekor personal Desak di kompetisi.
Desak disusul Rajiah Sallsabillah pada peringkat ketiga dengan catatan waktu terbaik 6,74 detik. Dua atlet putri lain juga masuk 16 besar, batas untuk lolos ke putaran final, yakni Berthdigna Devi Surya Kusuma yang menempati peringkat ke-9 dengan waktu terbaik 6,96 detik dan Kadek Adi Asih pada peringkat ke-13 dengan 7,66 detik.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/09/f05faaf3-60d9-4e23-a008-9deaf5c7d70c.jpg)
Setelah menjalani babak kualifikasi, para pemanjat akan langsung berlomba pada putaran final yang dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB. Berbeda dengan babak kualifikasi yang dilakukan dalam dua kali pemanjatan dan diambil catatan waktu terbaik, putaran final akan dilakukan hanya dalam sekali pemanjatan.
Para atlet akan beradu kecepatan di papan panjat yang dimulai dari babak 16 besar. Pemanjat terbaik akan melaju ke babak selanjutnya, yakni perempat final, semifinal, dan final perebutan medali emas. Mereka yang kalah cepat harus tersisih.
Para pemanjat akan berlomba-lomba menjadi delapan atlet terbaik untuk bisa meraih tiket ke Asian Games. Kejuaraan Asia menyediakan masing-masing delapan jatah untuk speed putra dan putri. Meski begitu, setiap negara maksimal hanya bisa mengirimkan dua atlet per kategori jender.
Adapun pada kategori lead dan boulder tersedia enam tiket. Indonesia telah meloloskan tiga atlet dalam Kejuaraan Dunia 2025 di Seoul, Korea. Mereka adalah Putra Tri Ramadhani untuk lead putra, Sukma Lintang Cahyani untuk lead putri, dan Ravianto Ramadhan untuk boulder putra.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/09/2c32de01-e998-44fc-a7c9-827a91d57bed.jpeg)
Panjat tebing di Asian Games mendatang tidak seperti edisi-edisi sebelumnya yang memungkinkan semua pendaftar bisa berpartisipasi. Kini, semua atlet, termasuk peraih medali emas pada Asian Games Hangzhou 2022, seperti Desak, harus mengikuti ajang-ajang kualifikasi untuk kembali bisa tampil di panggung multicabang Asia itu.
Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia mengatakan bahwa target utama tim panjat tebing Indonesia adalah mempertahankan prestasi di Asian Games 2026. Pada edisi sebelumnya di Hangzhou 2022, Indonesia menyabet 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Untuk bisa mempertahankan prestasi itu, para atlet harus bisa lolos terlebih dahulu ke Asian Games. Yenny berharap terutama tim speed bisa memaksimalkan kuota yang tersedia.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti