Dua gol pemain Jepang memenangi laga tandang Persis Solo, 2-1, atas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
09 Agt 2025 21:33 WIB · Olahraga
PAMEKASAN, KOMPAS — Dua gol pemain Jepang membantu Persis Solo menang tandang 2-1 (1-0) atas Madura United pada pekan perdana BRI Liga Super atau BRI Super League, Sabtu (9/8/2025) malam, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur.
Kemenangan ini menambah dominasi Persis atas Madura United dalam tujuh laga pertemuan sejak 2022 saat kompetisi bernama Liga 1. Persis menang 5 laga, sedangkan Madura United menang 2 laga. Kemenangan ini membawa ”Laskar Sambernyawa” ke posisi ke-3 klasemen sementara, sedangkan ”Sape Kerrab” ke posisi ke-14.
Gol perdana Persis dicetak oleh gelandang serang dan kapten Sho Yamamoto menit ke-32. Gol lewat tandukan itu memanfaatkan umpan lambung penyerang Kodai Tanaka dari sisi kiri pertahanan Madura United.
Tim asuhan Peter De Roo menggandakan keunggulan pada menit ke-59 lewat aksi solo Tanaka. Penyerang ini lolos dari jebakan offside barisan pertahanan Madura United. Tanaka berlari cepat dari tengah lapangan untuk menerima umpan di sisi luar kiri kotak penalti tuan rumah.
Ia sedikit menggiring bola dan menembak ke sudut sempit yang membuat kiper Miswar Saputra memungut bola dari dalam gawang. Gol disahkan oleh wasit Nendi Rohaendi setelah pengecekan melalui video asisten wasit (VAR).
Pengecekan VAR dilaksanakan sebab hakim garis sempat mengangkat bendera karena menganggap Tanaka offside. Namun, setelah pengecekan VAR, posisi Tanaka dinyatakan onside. Gol kedua tim tamu memberi tekanan hebat pada tim asuhan Alfredo Vera.
Madura United akhirnya membalas lewat gol pada menit ke-70 oleh gelandang Kerim Palic. Gol lahir lewat tendangan bebas sayap serang dan kapten Lulinha dari sisi kanan luar kotak penalti Persis. Tendangan itu menukik ke pusat kotak penalti dan diterima dengan baik dengan sentuhan kaki kanan Palic.
Gol ini sempat diprotes oleh pemain Persis karena menganggap Palic dalam posisi offside. Setelah pengecekan VAR, wasit mengesahkan gol ini. Selanjutnya, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan dan berusaha mengejar defisit satu gol.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2023/01/30/4b2eb6fb-d20d-43ee-bed0-da5da8849a13.jpg)
Kesempatan untuk menyamakan skor lahir menit ke-75. Umpan dari Palic disambar oleh sundulan gelandang serang Fransiskus Alesandro, tetapi diblok oleh kiper Muhammad Riyandi.
Menit ke-78, Yamamoto diusir keluar setelah mendapat kartu kuning kedua. Sikapnya yang tak simpatik setelah mendapat penanganan karena tergeletak di lapangan direspons dengan kartu kuning kedua. Situasi ini menguntungkan Madura United.
Madura United semakin bersemangat untuk menyerang. Setidaknya lima tembakan tepat sasaran diarahkan ke gawang Persis di sisa waktu laga. Namun, Riyandi tampil baik mementahkan seluruhnya. Waktu tambahan 9 menit gagal dimanfaatkan oleh tuan rumah. Madura United harus mengakui keunggulan Persis.
Di babak pertama, tuan rumah tertinggal dengan penguasaan bola 46 persen, 4 tembakan yang cuma 1 tepat sasaran. Sebanyak 3 tendangan penjuru gagal berbuah gol. Di sisi Persis, mampu menguasai bola 54 persen, membuat 3 tembakan—dua di antaranya tepat sasaran—serta 1 gol dari open play.
Perubahan drastis terjadi di babak kedua, terutama setelah gol kedua Persis. Secara umum, Madura United menguasai bola 52 persen berbanding Persis yang 48 persen. Tuan rumah melesatkan 10 total tembakan, lima tembakan di antaranya tepat sasaran. Persis membuat 6 tembakan, empat tembakan di antaranya tepat sasaran.
Madura United mendapat 6 sepak pojok, berbanding Persis 3 tendangan penjuru. Madura United membuat 307 umpan sukses dengan akurasi 60 persen. Persis membuat 265 umpan sukses dengan akurasi 57 persen. Namun, keunggulan statistik ini tidak mengubah kenyataan. Madura United kalah di kandang.
SUSUNAN PEMAIN:
Madura United (3-4-3): Miswar Saputra; Ahmad Rusadi, Pedro Monteiro, Taufik Hidayat; Fransiskus Alesandro, Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Iran Junior; Balotelli, Valeriy Gryshyn, Lulinha (C).
Pelatih: Angel Alfredo Vera
Persis Solo (4-3-3): Muhammad Riyandi; Giovani Numberi, Cleylton, Xandro Schenk, Jordy Tutuarima, Sho Yamamoto (C), Fuad Sule, Sidik Saimima; Ikhwan Tanamal, Kodai Tanaka, Adriano Castanheira.
Pelatih: Peter De Roo
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Muhammad Samsul HadiPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase