Pencarian Korban Longsor Majenang Dilanjutkan, 21 Orang Masih Hilang

Hingga Jumat (14/11/2025) pagi, 21 orang belum ditemukan dalam longsor di Majenang, Cilacap. Berbagai cara dilakukan untuk memuluskan pencarian.

14 Nov 2025 10:06 WIB · Lingkungan

BNPB

Oleh Cornelius Helmy Herlambang

CILACAP, KOMPAS — Pencarian 21 orang hilang akibat longsor di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilanjutkan pada Jumat (14/11/2025) mulai pukul 08.00 WIB. Berbagai teknik pencarian dilakukan, mulai dari cara manual hingga menggunakan alat berat dan ekstrikasi.

Sebelumnya, longsor menerjang Desa Cibeunying di Kecamatan Majenang, Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 20.00. Ada dua dusun yang terdampak, yaitu Tarukahan dan Cibaduyut.

Berdasarkan data SAR Cilacap, kejadian ini menyebabkan dua warga Tarukahan tewas dan tujuh orang lainnya masih dicari. Adapun di Cibaduyut belum dilaporkan ada korban tewas, tetapi 14 orang belum ditemukan. 

Proses pencarian korban longsor di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025). Sejauh ini, dua orang tewas akibat kejadian ini.

Priyo Prayudha Utama, On Scene Coordinator (OSC) dalam operasi SAR kali ini, mengatakan, petugas pencarian tim gabungan kali ini memetakan lima sektor pencarian. Semuanya diduga kuat menjadi lokasi rumah warga yang hilang. 

Menurut Priyo, berbagai cara dilakukan untuk menemukan korban. Selain pencarian manual untuk menjangkau lokasi sulit, digunakan juga alat ekstrikasi (alat untuk membebaskan korban terjebak) hingga alat berat. 

”Harapannya, korban hilang bisa segera ditemukan,” katanya.

Alat berat mengevakuasi lokasi longsor di Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025) malam. Sebanyak 21 orang masih dicari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi mengatakan, pencarian masih dilakukan hingga Jumat siang. Sejumlah titik sudah dipetakan. Di setiap titik, ada 3-7 orang yang dicari.

Ia menyebut, bersama korban tewas, selamat, dan dalam pencarian, total warga terdampak kejadian ini mencapai 46 orang.

Sementara itu, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman berterima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah hadir dan membantu evakuasi longsor di Majenang.

Dia mengatakan, segala keperluan peralatan ataupun hal lain yang diperlukan dalam proses evakuasi segera dilaporkan. Harapannya, Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat membantu kelancaran proses evakuasi.


Kerabat Kerja

Penulis:

Cornelius Helmy Herlambang
 | 

Editor:

Rini Kustiasih
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan