Peneguhan Dominasi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri memang belum bisa catatkan kemenangan terbanyak di Liga Bola Voli Korea. Namun, penampilan gemilang bersama Red Sparks sudah teguhkan dominasinya.

01 Feb 2025 19:48 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

Dominan. Kata itu tampaknya dapat menggambarkan bagaimana penampilan Megawati Hangestri Pertiwi pada musim kedua bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Bola Voli Korea atau V League. Dia dominan dan terus meneguhkan dominasinya.

Di hadapan penggemar sendiri di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Kamis (30/1/2025), rekor kemenangan Megawati bersama Red Sparks memang terhenti pada angka 13. Megawati dan kawan-kawan kalah 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, dan 9-15) dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.

Kekalahan itu membuat catatan impresif Red Sparks sejak 30 November 2024 otomatis berakhir. Kekalahan tersebut juga membuat Megawati dan kawan-kawan belum berhasil menyamai catatan kemenangan beruntun terpanjang selama satu musim dalam sejarah Liga Voli Korea.

Catatan itu diukir Hyundai Engineering & Construction Hillstate pada dua musim berturut-turut, yakni 2021-2022 dan 2022-2023. Hillstate mampu mengukir 15 kemenangan beruntun.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melancarkan pukulan keras dalam laga putaran keempat Liga Bola Voli Korea melawan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Kamis (30/1/2025). Rekor kemenangan Megawati bersama Red Sparks terhenti setelah kalah 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, dan 9-15).

Walakin, kekalahan dan kegagalan menyamai rekor atau bahkan melampauinya tak serta-merta menghapus penampilan gemilang Megawati bersama Red Sparks musim 2024-2025. Apalagi, dengan 13 kemenangan beruntun, Megawati membawa Red Sparks melangkah lebih jauh dari rekor klub sebelumnya dengan hanya delapan kemenangan berturut-turut pada musim 2008-2009.

”Senang sekali (atas rekor 13 kemenangan), juga kerja sama tim ini. Meskipun kami hampir kalah dan kehilangan ritme, tapi kami bisa bertahan. Ini tak lepas mental para pemain,” ujar Megawati selepas mencatatkan kemenangan ke-13 saat melawan AI Peppers, dikutip dari media Korea, SBS Sports.

Secara performa, Megawati menunjukkan peningkatan dari berbagai aspek. Pemain asal Jember, Jawa Timur, ini misalnya mampu mengoleksi 590 poin selama total empat putaran Liga Bola Voli Korea. Apabila dibandingkan dengan musim lalu pada periode yang sama, jumlah ini lebih banyak. Megawati membukukan 504 poin selepas putaran keempat berakhir pada musim lalu.

Dengan torehan poin yang melonjak, Megawati bersaing pada papan atas pencetak poin terbanyak. Pebola voli yang dijuluki ”Megatron” oleh para penggemar ini saat ini menempati posisi ketiga. Pada musim lalu, dengan waktu yang sama, dia berada pada peringkat ketujuh.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, merayakan keberhasilan mencetak poin dalam laga putaran keempat Liga Bola Voli Korea melawan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Kamis (30/1/2025). Rekor kemenangan Megawati bersama Red Sparks terhenti setelah kalah 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, dan 9-15).

Bukan hanya dari segi serangan, dari pertahanan, terutama blok, Megawati juga tercatat lebih aktif pada musim ini. Atlet berusia 25 tahun ini menciptakan 51 blok, lebih banyak dari musim lalu ketika membukukan 37 blok.

Kendati mentereng, catatan statistik Megawati sebenarnya tidak lebih baik dari pemain andalan klub lain, seperti Gyselle Silva (GS Caltex). Pada putaran keempat, Megawati mencatatkan rata-rata kesuksesan serangan sebesar 50 persen. Jumlah ini lebih kecil dari Silva dengan serangan paling efektif di Liga Bola Voli Korea lewat rata-rata 52,33 persen.

Dalam perolehan poin, Megawati juga kalah unggul dari Silva dengan mengumpulkan 186 poin, yang 167 di antaranya dari serangan. Dia kedua tertinggi setelah Silva yang mengoleksi poin terbanyak dengan 244 angka dari 225 serangan.

Walakin, penampilan Megawati menyihir para jurnalis Korea yang memiliki hak pilih untuk menentukan pemain terbaik atau most valuable player (MVP) putaran keempat Liga Bola Voli Korea. Dari 31 suara yang masuk, 21 di antaranya memilih Megawati.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, mengajak tos rekan setim dalam laga putaran keempat Liga Bola Voli Korea melawan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Kamis (30/1/2025). Rekor kemenangan Megawati bersama Red Sparks terhenti setelah kalah 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, dan 9-15).

Perolehan suara Megawati unggul jauh dari Silva yang hanya memperoleh empat suara. Sementara itu, pemain andalan Pink Spiders yang juga dijuluki sebagai ”Ratu Bola Voli Korea”, Kim Yeon-koung, hanya mendapatkan dua suara.

Dengan demikian, Megawati meraih MVP berturut-turut dalam dua putaran. Sebelumnya, dia juga menyabet predikat itu pada putaran ketiga. Adapun musim lalu, pemain yang juga pernah bermain di Thailand ini meraihnya pada putaran pertama.

Megawati mengatakan, menjadi MVP merupakan bonus dari penampilan yang bagus. ”Saya senang jika dapat MVP lagi, tapi saya akan berusaha menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan,” ujarnya.

Di sisi lain, Megawati memang menunjukkan penampilan impresif pada musim ini. Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin bahkan berkali-kali memuji anak asuhannya yang tampil dominan dan menjadi tumpuan tim. ”Megawati luar biasa. Dia punya rasa tanggung jawab. Dia juga tidak pernah menunjukkan ketika sedang mengalami kesulitan,” tuturnya.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melancarkan pukulan keras dalam laga putaran keempat Liga Bola Voli Korea melawan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Kamis (30/1/2025). Rekor kemenangan Megawati bersama Red Sparks terhenti setelah kalah 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, dan 9-15).

”Memilih Megawati (sebagai bagian tim) adalah hal yang beruntung dalam hidupku,” kata Ko Hee-jin.

Dalam laga selanjutnya pada putaran kelima fase reguler, Minggu (2/2/2025), Megawati dan kawan-kawan akan kembali bertemu dengan Pink Spiders. Mereka harus bangkit untuk memperbesar peluang lolos ke babak playoff. Dalam situasi ini, dominasi Megawati akan sangat berguna bagi Red Sparks.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto