Perang Melawan Gangster ala Bukele

Melihat upaya Presiden El Salvador Nayip Bukele memerangi tindak kriminal untuk melindungi warganya.

18 Mar 2025 14:58 WIB · Foto

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Kabar pemindahan atau ekstradisi ratusan anggota geng Venezuela ke penjara supermaksimum di El Salvador mengundang reaksi dari pegiat hukum di Amerika Serikat. Aksi kontroversi ini dilakukan Trump meskipun putusan hakim Amerika Serikat yang melarangnya. 

Presiden El Salvador Nayip Bukele dalam unggahan di media sosialnya, Minggu (16/3/2025), membenarkan kabar ini. Ia bahkan merilis video ratusan anggota geng berjalan dengan tangan dan kaki terborgol dan terhubung dengan rantai besi turun dari pesawat.

Kedatangan anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador. Amerika Serikat telah mengirim lebih dari 200 tersangka anggota geng Venezuela untuk dipenjara di El Salvador.

Petugas dengan persenjataan lengkap mengawal mereka di sisi kanan-kiri. Para gangster berseragam celana pendek dan kaus putih pasrah mengikuti perintah. 

Mereka ditahan di sebuah penjara supermaksimum yang juga disebut Terrorism Confinement Centre atau yang lebih dikenal dengan Cecot.

Rombongan bus pengangkut anggota organisasi kriminal Venezuela, Tren de Aragua, di Pusat Penahanan Terorisme (Cecot) di kota Tecoluca, El Salvador. Amerika Serikat telah mengirim lebih dari 200 tersangka anggota geng Venezuela untuk dipenjara di El Salvador.
Penanganan petugas saat anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador.
Penanganan petugas saat kedatangan dugaan anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador.
Kedatangan dugaan anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador. Amerika Serikat telah mengirim lebih dari 200 tersangka anggota geng Venezuela untuk dipenjara di El Salvador.
Presiden El Salvador Nayib Bukele, 15 Maret 2025.

Tentang Cecot

El Salvador pada tahun 2015 dikenal sebagai negara paling berbahaya sedunia. Ribuan penduduk tewas terbunuh. Sebagian besar disebabkan perang antargeng bersenjata dan konflik dengan kepolisian.

Namun, pada tahun 2023, situasi ini berubah 180 derajat. Tingkat pembunuhan turun drastis ke angka ratusan dari semula ribuan. Bahkan, El Salvador menyandang predikat sebagai negara dengan tingkat pembunuhan paling rendah di Benua Amerika setelah Kanada. 

Presiden Nayip Bukele menjadi aktor di balik perubahan negara El Salvador sejak terpilih menjadi presiden di usia 38 tahun pada tahun 2019. Politisi yang merintis karier politik dari wali kota ini pada awal kampanyenya berjanji akan melawan kejahatan jalanan yang banyak merugikan warga masyarakat. 

Pemeriksaan anggota organisasi kriminal Venezuela, Tren de Aragua, di Pusat Penahanan Terorisme (Cecot) di kota Tecoluca, El Salvador.
Suasana di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador. Amerika Serikat telah mengirim lebih dari 200 tersangka anggota geng Venezuela untuk dipenjara di El Salvador.
Pemeriksaan anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador.
Petugas memberi pengarahan kepada anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador. Amerika Serikat telah mengirim lebih dari 200 tersangka anggota geng Venezuela untuk dipenjara di El Salvador.
Seorang tersangka anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua setelah kedatangannya di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador.
Kedatangan anggota organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di kota Tecoluca, El Salvador. Amerika Serikat telah mengirim lebih dari 200 tersangka anggota geng Venezuela untuk dipenjara di El Salvador.

Dengan dukungan polisi dan tentara, ia memerangi kelompok-kelompok gangster yang menguasai daerah-daerah strategis. Mereka yang menolak menyerah segera ditangkap. Ribuan anggota geng kriminal ditangkap dan dipenjara.

Ia juga membangun pusat penahan berkapasitas ribuan dengan pengamanan supermaksimum yang belakangan dikenal dengan Cecot. Lokasinya berada di Tecoluca, berjarak 74 kilometer dari ibu kota San Salvador.

Tempat ini menjadi momok bagi para penjahat. 

Sebuah penjara besar yang dikenal sebagai Pusat Penahanan Melawan Terorisme (CECOT) berdiri di Tecoluca, El Salvador, 5 Maret 2023.

Namun, usaha Bukele juga mendapat kritik dan tentangan dari banyak organisasi pegiat HAM. Mereka mengecam aksi sewenang-wenang dan tanpa keadilan yang sering kali dipakai saat melakukan operasi terhadap para gangster. 

Dalam pemilihan presiden tahun lalu, Bukele meraih 83 suara dan kembali menjadi presiden. 

Presiden El Salvador Nayib Bukele dalam sebuah oertemuan dengan siswa sekolah menengah di Gimnasium Nasional Adolfo Pineda di San Salvador pada 15 Maret 2025.

Saat ini, Bukele menjadi pemimpin paling populer di Amerika Latin. Pendekatan tanpa toleransi menjadi slogan Bukele saat memerangi gangster kriminal. 


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti