Sebanyak 6.000 pelari meramaikan ajang lari yang dibagi dalam kategori 5K dan 10K.
05 Okt 2025 14:02 WIB · Olahraga
Lari sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kota saat ini. Popularitas lari terus berkembang sejak beberapa tahun terakhir. Perkembangan itu tak luput dari gaya hidup sehat yang terus berkembang di masyarakat serta anggapan bahwa lari tidak membutuhkan biaya. Semua hanya soal kemauan diri.
Meski demikian, dalam perkembangannya, berbagai aksesori lari mulai dari sepatu hingga jersei yang harganya juga tidak murah turut memompa semangat untuk berlari. Namun, semua itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan investasi kesehatan serta upaya baik menularkan semangat gaya hidup sehat.
Melalui ajang lari, jenama minuman isotonik menggelar ISOPLUS RUN 2025 yang mengangkat tema ”Unlock Your Greatness”, semangat perayaan hidup sehat bagi para pelari digelar di Community Park Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/10/2025).
Sebanyak 6.000 pelari yang mengenakan jersei dengan warna dominan biru telah memenuhi titik start sejak subuh. Para pelari ini dibagi dalam dua kelompok, yakni mereka yang mengikuti kategori 10K dan 5K.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/05/bf74b5de0892658263d7827871a461a4-2025105PRI5HR.jpg)
Para pelari 5K yang telah berkumpul di garis start terlebih dahulu diajak untuk melakukan pemanasan serta berdoa sebelum memulai lari. Lagu ”Indonesia Raya” pun berkumandang di lokasi yang terletak di pinggir pantai tersebut. Pada pukul 05.30 WIB peserta lari 5K mulai dilepas, diikuti kategori 10K pada pukul 06.00 WIB. Antusiasme pelari tampak dalam perlombaan yang telah berlangsung untuk ketiga kalinya itu. Mereka tak tahan untuk tidak mendokumentasikan suasana serta berswafoto ria sambil berlari kecil.
Dia antara ribuan pelari, Nala (42) turut berlari di kategori 5K. Untuk pertama kalinya, Nala kembali berlari setelah sebelumnya terhenti karena serangan stroke ringan. Nala mengisahkan, sebelum terserang stroke ringan, ia telah rutin berlari. Dalam sepekan, ia berlari sejauh 10 kilometer. Intensitas itu meningkat ketika ia mempersiapkan diri mengikuti maraton pada 2023. Namun, karena abai terhadap dehidrasi yang dialami serta tanda-tanda yang diberikan tubuhnya, ia harus dilarikan ke rumah sakit. ISOPLUS RUN 2025 menjadi perayaan bagi Nala terhadap dirinya yang kembali berlari setelah sembuh dari stroke.
Jenifer, yang tengah berkuliah di Jakarta, untuk pertama kalinya mengikuti kategori 10K di ISOPLUS RUN 2025. Ajang lari itu menjadi perayaan baginya karena sebelumnya dia hanya berlari di kategori 5K. ”Aku baru pertama kali mengikuti 10K,” ujarnya sesaat setelah menyelesaikan lari di gerbang finis.
Marketing Manager Ready to Drink Beverages Category Wings Group Indonesia Joshua Gunawan menuturkan, ISOPLUS RUN 2025 hadir lebih lengkap dengan konsep ”Complete Running Experience”. Selama enam bulan dari kick off day hingga menjelang race day, panitia menggelar berbagai program pendampingan dan pelatihan bersama komunitas olahraga, pelatih lari profesional, serta ahli gizi sebagai komitmen untuk mendorong masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat dan aktif. ”Medali ISOPLUS RUN dan atmosfer festival yang kami hadirkan hari ini adalah simbol hari perayaan bagi setiap pelari yang berhasil unlock their greatness,” ujar Joshua.
Seusai berlari melintasi spot-spot yang menarik dengan hawa pantai, para pelari dimanjakan dengan berbagai stan yang menawarkan kuliner, produk pendukung lari, serta hiburan musik. Meskipun telah lelah berlari, minuman isotonik dan suguhan musik khas gocekan Club Dangdut Racun berhasil membuat pelari kembali bersemangat dan bergoyang untuk merayakan kemenangan mereka. Selamat!
Penulis:
PriyombodoEditor:
Iwan Setiyawan