Perdana, Purbaya Pimpin Rapat Berkala KSSK IV 2025

Rapat KSSK IV 2025 akan memberikan nuansa berbeda dengan kehadiran Menteri Keuangan Purbaya selaku koordinator rapat.

03 Nov 2025 12:49 WIB · Ekonomi & Bisnis

Kompas/Riza Fathoni

Oleh Agustinus Yoga Primantoro

Rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK IV pada 2025 akan menghadirkan nuansa berbeda. Sebab, ini merupakan rapat KSSK perdana bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku koordinator forum.

Sejatinya, KSSK terbentuk pada 2016 atas amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK). Forum ini terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Keempat otoritas dan lembaga tersebut berkoordinasi untuk memantau dan memelihara stabilitas sistem keuangan, menangani krisis, serta menangani masalah sistemik perbankan. Seluruh proses tersebut berada di bawah koordinasi Menteri Keuangan.

Secara rutin, KSSK akan menggelar rapat berkala dan menyampaikan hasil asesmennya setiap triwulan. Kali ini, KSSK memasuki gelaran rapat berkala ke-4 dalam periode tahun 2025. Hasil rapat tersebut akan disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta, Senin (3/11/2025) sore.

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari (kiri ke kanan) Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap menyampaikan hasil rapat berkala KSSK kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/7/2025). KSSK menyampaikan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal II 2025 tetap dalam kondisi terjaga, meskipun kondisi global sedang diliputi ketidakpastian.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK)
28-07-2025

Dalam pemaparannya, hasil rapat akan disampaikan oleh Menteri Keuangan selaku koordinator KSSK. Paparan ini meliputi penilaian terhadap stabilitas sistem keuangan pada triwulan sebelumnya, perkembangan perekonomian global, dan perkembangan ekonomi domestik.

Kemudian, Menteri Keuangan turut melaporkan beberapa indikator makro, seperti perkembangan nilai tukar, tingkat inflasi, kondisi pasar utang, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta arah kebijakan fiskal ke depan.

Selanjutnya, Gubernur BI akan menyampaikan arah kebijakan bank sentral dalam rangka menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan, disusul laporan dari Ketua Dewan Komisioner OJK terkait kondisi sektor jasa keuangan, serta ditutup oleh paparan dari Ketua Dewan Komisioner LPS terkait simpanan dana masyarakat di perbankan.

Quote

Ketidakpastian global tetap tinggi. Pengumuman tarif resiprokal AS dan retaliasi dari China pada April lalu, serta eskalasi konflik di Timur Tengah pada Juni, berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi di banyak negara.

Sebelumnya, hasil rapat berkala KSSK III pada 28 Juli 2025 disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia menyatakan, stabilitas sistem keuangan (SSK) pada triwulan II-2025 tetap terjaga di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

”Ketidakpastian global tetap tinggi. Pengumuman tarif resiprokal AS dan retaliasi dari China pada April lalu, serta eskalasi konflik di Timur Tengah pada Juni, berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi di banyak negara,” ujarnya (Kompas.id, 28/7/2025).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hasil rapat berkala KSSK kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/7/2025). KSSK menyampaikan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal II 2025 tetap dalam kondisi terjaga, meskipun kondisi global sedang diliputi ketidakpastian.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK)
28-07-2025

Namun, kali ini, situasinya akan berbeda. Sri Mulyani telah digantikan oleh Purbaya, sebagaimana diumumkan oleh Istana Negara terkait perombakan Kabinet Merah Putih pada 8 September 2025. Otomatis, Purbaya sebagai Menteri Keuangan akan mengoordinasi forum KSSK.

Jika sebelumnya di forum KSSK Purbaya melaporkan kinerja penjaminan simpanan masyarakat dan langkah-langkah resolusi atas bank ”sakit”, kali ini ia akan memimpin jalannya rapat sekaligus menyampaikan penilaian forum terhadap kondisi stabilitas sektor keuangan.

Lantas, akan seperti apa jalannya rapat tersebut di bawah koordinasi Menteri Keuangan Purbaya? Kiranya terdapat beberapa hal yang layak untuk dicermati dalam laporan hasil rapat berkala KSSK tersebut, seperti implikasi suntikan dana Rp 200 triliun ke perbankan dan arah koordinasi fiskal-moneter ke depan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Agustinus Yoga Primantoro
 | 

Editor:

Muhammad Fajar Marta
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan