Prabowo mungkin harus meninggalkan ruang sidang untuk bilateral.
22 Sep 2025 18:30 WIB · Internasional
NEW YORK, KOMPAS — Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa resmi dibuka Senin (22/9/2025) di Sekretariat Jenderal PBB, New York, Amerika Serikat. Isu Palestina menjadi topik pertama yang dibahas.
Pembukaan pembahasan isu Palestina, menurut rencana, dilakukan pada pukul 15.00 waktu New York. Sebelumnya, dimulai pukul 09.00, PBB akan melakukan peringatan 80 tahun lembaga itu berdiri.
Upacara peringatan itu dilakukan selama satu jam dengan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan para kepala negara ataupun kepala pemerintahan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/09/20/358f101b-f98d-4a52-a8f8-fa4df26ffe28_jpg.jpg)
Belum ada kepastian dari Sekretariat Presiden dan Kementerian Luar Negeri bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri upacara tersebut. Hal yang dapat dipastikan adalah Prabowo akan menghadiri sidang mengenai isu Palestina.
Namun, belum tentu Prabowo akan berpidato di sidang itu. Alasannya karena Indonesia mendapat giliran keempat untuk berbicara, setelah Turki, Brasil, dan Portugal. Sebelum pidato, sidang diawali dengan acara pembukaan dengan pengantar dari Guterres, Presiden Majelis Umum PBB Annalena Baerbock, Presiden Perancis Emmanuel Macron, dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.
Artinya, giliran Prabowo berpidato ialah pukul 16.40. Melansir jadwal presiden, Prabowo memiliki agenda pertemuan bilateral dengan Guterres di jam tersebut. Oleh sebab itu, kemungkinan ia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sugiono di sidang tentang Palestina.
Menurut Kemlu, Prabowo bisa juga kembali ke ruang sidang setelah pertemuan bilateral dengan Guterres. Apabila hal itu terjadi, ia bisa menyampaikan pidato yang tadinya ditunda.
Delegasi Palestina diwakili oleh Riyad Mansour, Wakil Tetap Palestina untuk PBB New York. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengikuti melalui sambungan video jarak jarah.
Penulis:
Laraswati Ariadne Anwar dari New York, Amerika SerikatEditor:
Bonifasius Josie Susilo HPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase