Semen Padang FC memutus catatan buruk musim lalu dengan membungkam Dewa United lewat skor 2-0 pada pekan kedua BRI Liga Super 2025-2026.
15 Agt 2025 21:41 WIB · Olahraga
PADANG, KOMPAS — Semen Padang FC memutus catatan buruk musim lalu dengan membungkam Dewa United lewat skor 2-0 pada pekan kedua BRI Liga Super 2025-2026 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat. Organisasi permainan yang rapi menjadi kunci kemenangan tuan rumah dalam laga ini.
Pada pertandingan Jumat (15/8/2025) sore ini, dua gol Semen Padang tercipta di pengujung laga. Gelandang serang Filipe Chaby mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-90+3, sedangkan penyerang Bruno Gomes mencetak gol dalam skema serangan balik pada menit ke-90+7.
”Target kami tercapai, menang pada pertandingan home pertama. Kemenangan ini menjadi pelajaran untuk pertandingan berikutnya. Liga masih panjang, kami tetap harus bekerja keras ke depan,” kata gelandang Semen Padang FC, Rosad Setiawan, seusai pertandingan, Jumat.
Secara keseluruhan, Semen Padang tampil solid saat melawan Dewa. Ileague.id mencatat, tim tuan rumah memang kalah dalam penguasaan bola, yaitu 34 persen berbanding 66 persen. Walakin, tim berjulukan ”Kabau Sirah” ini merespons dominasi Dewa dengan baik.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/15/c20eca419433bc1f373a4a536cd6f6a0-DSC07975.JPG)
Lini belakang dan tengah Semen Padang tampil rapi dalam meredam serangan lawan, terutama gelandang Alhassan Wakaso yang jadi man of the match. Hanya satu dari sepuluh tembakan Dewa yang tepat sasaran. Sebaliknya, Semen Padang dengan skema serangan balik mencatatkan enam tembakan tepat sasaran dari total 13 tembakan.
Pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida mengatakan, ia telah mempelajari gaya bermain Dewa. Klub yang baru berganti nama jadi Dewa United Banten FC itu memiliki kualitas dan kekuatan saat mendekati kotak penalti. ”Jadi, tim saya dorong supaya jauh dari kotak penalti,” katanya.
Organisasi permainan yang rapi, kesabaran, dan semangat juang Semen Padang membuahkan hasil pada injury time. Chaby yang masuk dari bangku cadangan mengeksekusi tendangan bebas ke sisi kiri atas gawang dengan sempurna sehingga kiper Sonny Stevens hanya dapat menonton.
Adapun pada gol kedua yang dicetak Gomes, tim asuhan Almeida mampu mengeksploitasi kelemahan Dewa United dalam bermain tanpa bola. Tim tamu tampak kesulitan saat momen transisi dari menyerang ke bertahan.
Tanpa dikawal, Gomes berlari menusuk menerima umpan terobosan pemain sayap Ferdiansyah Cecep. Penyerang asal Brasil itu berhadapan satu lawan satu dengan kiper dan melepaskan tendangan keras ke sisi kanan gawang Dewa.
”Kami tahu itu kekurangan mereka (Dewa). Mereka kebobolan (dari momen transisi) saat lawan Malut (United FC pekan lalu). Hari ini, kami juga punya gol dari momen transisi. Itu kami manfaatkan,” kata Almeida, pelatih asal Portugal.
Sementara Pelatih Dewa United Banten FC Jan Olde Riekerink mengaku, timnya memang kesulitan membongkar pertahanan Semen Padang. Performa tim kebanggaan ”urang awak” itu berbeda jauh dibanding musim lalu saat Dewa menang telak 8-1 dan 6-0.
”Pertandingannya berbeda dibanding musim lalu. Tahun lalu, kami kuda hitam, Padang memberi banyak ruang. Hari ini berbeda, lawan beradaptasi dengan cara main kami. Dua kekalahan (beruntun) ini jauh dari ekspektasi kami,” kata Riekerink.
Pekan lalu, Dewa juga kalah 1-3 di kandang melawan Malut United FC.
Riekerink menjelaskan, Semen Padang bertahan dengan baik dan tampil lebih terorganisasi, khususnya pada sepertiga akhir lapangan. Trio penyerang Alex Martins, Egy Maulana Vikri, dan Taisei Marukawa pun kesulitan membobol gawang.
”Kami punya beberapa pemain yang bisa berkreasi, tetapi mereka tidak memberi kami peluang. Seringnya pemain itu bisa menciptakan sesuatu dari situasi sulit, tetapi tidak pada hari ini,” katanya.
Menurut Riekerink, untuk membuat gol kemenangan, ia memasukkan penyerang Rafael Struick menggantikan gelandang Ricky Kambuaya pada menit ke-84. Alih-alih mencetak gol, timnya justru kecolongan gol lewat tendangan bebas Chaby.
”Empat menit terakhir, cuma ada satu pilihan untuk mencari skor 1-1, (menyerang). Kalau di momen itu kalah 0-1 atau 0-2, kami tidak peduli lagi. Itu bisa saja terjadi,” katanya.
Hasil pertandingan ini membawa Semen Padang naik ke peringkat ke-8 klasemen sementara BRI Liga Super dengan koleksi tiga poin hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan. Sementara Dewa United berada di peringkat ke-17 dari 18 tim dengan nol poin hasil dari dua kekalahan. Mereka untuk sementara berada di zona degradasi.
Penulis:
Yola SastraEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar