Persaingan Sabalenka dan Keys Menjelang Australia Terbuka

Sabalenka punya memori buruk saat dikalahkan Keys di final Australia Terbuka 2025. Kali ini, mereka akan berhadapan dalam pemanasan menuju turnamen yang sama.

08 Jan 2026 16:17 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Yulia Sapthiani

BRISBANE, KAMIS — Aryna Sabalenka sangat jarang berhadapan dengan lawan yang unggul atas dirinya dalam pertemuan di lapangan keras dan itu terjadi ketika bertemu Sorana Cirstea pada babak ketiga turnamen WTA 500 Brisbane. Sabalenka membalas kekalahan pertemuan sebelumnya untuk bertemu Madison Keys di perempat final.

Pertemuan dengan Cirstea terjadi di Queensland Tennis Centre, Brisbane, Australia, Kamis (8/1/2026). Sebelumnya, mereka berbagi satu kemenangan dari dua pertandingan yang berlangsung 2023: Cirstea menang pada turnamen lapangan keras WTA Miami, lalu Sabalenka menang di WTA 1000 Madrid (lapangan tanah liat).

Berselang tiga tahun setelah itu, keduanya bertemu lagi. Kali ini, Sabalenka tak melepas kesempatan menang di lapangan keras, jenis lapangan yang paling dikuasainya. Dia menang dengan skor 6-3, 6-3.

”Saya tidak ingat pertemuan kami sebelumnya di lapangan keras, mungkin itu bagus untuk saya. Sorana adalah pemain bagus yang selalu membuat saya bekerja keras. Maka, saya sangat senang bisa menang straight sets. Sepanjang pertandingan, saya berusaha fokus pada permainan saya,” kata Sabalenka dalam laman resmi WTA.

Aryna Sabalenka of Belarus reacts during her women's singles match against Sorana Cirstea of Romania at the Brisbane International tennis tournament in Brisbane on January 8, 2026. (Photo by William WEST / AFP) / --IMAGE RESTRICTED TO EDITORIAL USE - STRICTLY NO COMMERCIAL USE--

Kemenangan tersebut didapat setelah dia tampil solid dalam pertandingan pertama pada 2026, yaitu saat melawan Cristina Busca pada babak kedua. Sabalenka menang 6-0, 6-1.

Meski demikian, tunggal putri peringkat teratas dunia itu menyatakan bahwa masih banyak ruang baginya untuk berkembang. Dengan dua pertandingan yang baru dijalani, Sabalenka belum mengeluarkan kemampuan terbaik.

Pemilik empat gelar juara Grand Slam itu berharap persaingan di WTA Brisbane berdampak positif untuk tampil di Australia Terbuka. Grand Slam pada awal tahun itu akan berlangsung di Melbourne, 18 Januari-1 Februari.

”Dengan adanya tujuh dari sepuluh pemain peringkat teratas dunia, persaingan di sini bisa mendorong saya untuk tampil lebih baik. Saya harus beradaptasi dengan tekanan dan ini bagus sebagai persiapan untuk Grand Slam,” kata Sabalenka.

Selain Sabalenka, salah satu turnamen yang dimulai pada pekan pertama Januari ini juga diikuti Amanda Anisimova (peringkat ketiga), Elena Rybakina (5), Jessica Pegula (6), termasuk Keys (7) sebagai lawan berikutnya. Adapun Iga Swiatek (2) dan Cori Gauff (4) mengikuti kejuaraan beregu campuran Piala United yang juga berlangsung di Australia, yaitu di Perth dan Sydney. Gauff membawa Amerika Serikat ke semifinal, sementara Swiatek dan rekan-rekannya di tim Polandia akan menjalani perempat final melawan Australia pada 9 Januari.

USA's Madison Keys hits a return to compatriot McCartney Kessler during their women's singles match at the Brisbane International tennis tournament in Brisbane on January 6, 2026. (Photo by William WEST / AFP) / -- IMAGE RESTRICTED TO EDITORIAL USE - STRICTLY NO COMMERCIAL USE --

Keys mengalahkan Sabalenka dalam final Australia Terbuka. Meski kekalahan tersebut sudah dibalas di WTA 1000 Indian Wells, Sabalenka tetap menyesalkan kekalahan di Melbourne. Status Grand Slam lebih tinggi daripada WTA 1000 dan Sabalenka menjadi favorit juara.

Kali ini, Keys dan Sabalenka akan bertemu lebih awal pada periode awal tahun. Laga itu bisa menjadi laga berat bagi Keys karena tenaganya terkuras saat menjalani babak ketiga melawan Diana Shnaider. Mereka bersaing dalam laga yang hanya kurang satu menit dari durasi tiga jam dan Keys menang 6-7 (5), 7-6 (5), 7-6 (4).

Petenis lain yang melangkah ke perempat final di antaranya Rybakina yang menang atas Paula Badosa 6-3, 6-2. ”Pertandingan melawan Paula selalu sulit karena dia punya pukulan bagus dan bermain sangat cepat. Banyak yang harus saya perbaiki untuk pertandingan berikutnya,” kata Rybakina yang akan melawan Karolina Muchova pada perempat final. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar