Timnas Indonesia tiba di Arab Saudi sepekan jelang laga krusial putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Kondisi dua pemain andalan yang cedera terus dipantau.
02 Okt 2025 16:57 WIB · Olahraga
TANGERANG, KOMPAS — Timnas Indonesia menatap laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan persiapan berlapis. Para pemain diberangkatkan sepekan menjelang laga krusial kontra Arab Saudi dan Irak. Pemilhan hotel pun tidak sembarangan. Pemain tambahan disiapkan untuk mengantisipasi belum pulihnya mereka yang cedera.
Laga melawan tuan rumah Arab Saudi masih sepekan lagi, tetapi para pemain timnas Indonesia sudah mulai berdatangan di Jeddah. Delapan pemain timnas yang berkompetisi di Liga Super Indonesia pun telah diberangkatkan ke Arab Saudi pada Kamis (2/10/2025) siang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Delapan pemain itu antara lain Ernando Ari, Rizky Ridho, Jordi Amat, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, dan Stefano Lilipaly.
Selain mereka yang membela klub lokal, ada pula kloter keberangkatan dari luar negeri. Adapun yang tergabung dalam kloter ini dikhususkan bagi para pemain yang berkompetisi di liga luar negeri.
Enam pemain yang berangkat dari Thailand dikabarkan sudah tiba di Jeddah. Mereka, antara lain, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Thom Haye, Mark Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra. Thom, Klok, Eliano, dan Beckham bermain untuk Persib Bandung. Mereka berangkat dari Thailand lantaran baru saja membela Persib di ajang AFC Champions League Two kontra Bangkok United.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/13/803f80a971d183109e400e0a803eff8c-IMG_20250813_215836.jpg)
”Jadi hari ini para pemain berangkat yang dari Liga Super, berangkat dari Jakarta. Saya akan dampingi para pemain. Pemain yang lain, ada yang (berangkat) dari Bangkok, Ramadhan Sananta dari Malaysia. Berikutnya yang dari Eropa, ada yang dari Belanda, dan lain-lain,” ujar Manajer Timnas Indonesia sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, menjelang keberangkatan ke Arab Saudi.
Dengan tiba lebih awal, para pemain diharapkan punya waktu lebih banyak untuk bisa segera beradaptasi dengan kondisi suhu serta cuaca di Arab Saudi. Maka dari itu, keberangkatan sepekan menjelang sepak mula laga penting kontra Arab Saudi bisa dibaca sebagai persiapan serius timnas Indonesia demi mengamankan tiket babak utama Piala Dunia.
Pasalnya, jeda internasional FIFA baru akan dimulai pada 6 hingga 14 Oktober. Ini berarti sejumlah pemain Indonesia yang berkompetisi di lima liga top Eropa, seperti Jay Idzes (Sassuolo), Emil Audero (Cremonese), Calvin Verdonk (LOSC Lille), dan Kevin Diks (Borussia Monchengladbach) masih punya jadwal pertandingan hingga 5 Oktober.
Namun, pada saat para pemain yang berkompetisi di Eropa masih memiliki jadwal pertandingan, para pemain timnas yang berkompetisi di Liga Super Indonesia sudah memasuki masa jeda.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/06/35c03737473712ed68f0a8d74cfe7472-20250605YGA51.jpg)
Mengingat betapa pentingnya dua laga nanti, hal kecil pun tidak luput dari persiapan timnas Indonesia. Misalnya pada keputusan pelatih timnas Patrick Kluivert yang turut menyertakan Nadeo Argawinata sebagai kiper tambahan.
Kiper asal klub Borneo FC itu dipersiapkan sebagai pemain tambahan untuk mengantisipasi cedera Emil. Pemanggilan Nadeo cukup mengejutkan sekaligus mendadak. Sebelumnya, dalam daftar pemain yang dirilis PSSI, posisi kiper diisi Emil, Maarten Paes, dan Ernando. Sumardji menuturkan, Nadeo baru dihubungi untuk ikut serta ke Saudi pada Rabu (1/10/2025) malam.
Pos kiper timnas Indonesia memang sedang krisis seiring kondisi Emil yang masih meragukan. Emil mengalami cedera ringan saat melakukan pemanasan pada laga menghadapi Como di Liga Italia. Kabar positif datang dari Paes yang menepi lama sejak Agustus lalu. Sumardji menyebut Paes pada akhirnya sudah mulai bisa ikut berlatih besama rekan satu tim.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/02/7eda1b2512dc3df3194f45209db64958-20250602YGA16.jpg)
Tim dokter timnas pun hingga kini masih terus memantau pemulihan kondisi penyerang Ole Romeny yang cedera. Penyerang asal klub Oxford United di Inggris itu cedera saat bermain di Piala Presiden.
Ole merupakan andalan lini depan timnas. Dialah satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol pada laga putaran ketiga melawan Australia, Bahrain, dan China.
”Sekarang kondisinya (Ole) sudah 95 persen. Tinggal kurang sedikit saja. Mudah-mudahan nanti pada hari pertandingan bisa (main). Tapi, kan, dia tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti melakukan kegiatan latihan sesuai dengan (arahan) pelatihnya,” ujar Sumardji.
Dari segi akomodasi, timnas Indonesia juga tidak sembarangan dalam memilih hotel. Pihak Arab Saudi telah merekomendasikan sejumlah hotel yang bisa dipilih sebagai lokasi menginap tim. Namun, timnas Indonesia memiliki pilihan hotelnya sendiri. Hal ini sebagai bentuk antisipasi terhadap gangguan nonteknis.
Segala persiapan berlapis mulai dari kiper tambahan, pemantauan cedera pemain, hingga pemilihan hotel secara mendiri dilakukan demi memastikan timnas Indonesia tampil maksimal menghadapi Arab Saudi dan Irak. Bagaimanapun, dua laga itu adalah laga bersejarah yang menentukan nasib Indonesia menuju Piala Dunia.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase