Atletico Versus Leverkusen, Persimpangan Jalan Dua ”Kuda Hitam”

Duel menarik akan tersaji di Madrid. Atletico Madrid dan Bayer Leverkusen berebut tempat di zona delapan besar Liga Champions Eropa.

20 Jan 2025 18:05 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

MADRID, SENIN – Atletico Madrid dan Bayer Leverkusen adalah dua tim “kuda hitam” yang berpeluang menganggu hegemoni raksasa ”benua biru” di Liga Champions Eropa edisi 2024-2025. Nasib mereka untuk lolos langsung ke babak 16 besar akan ditentukan pada duel kedua tim di Stadion Civitas Metropolitano, Madrid, Rabu (22/1/2025) pukul 03.00 WIB.

Sebelum bertarung pada laga ketujuh babak awal Liga Champions musim ini, Leverkusen dan Atletico hanya berselisih satu poin. Leverkusen mengemas 13 poin, sedangkan Atletico mendapatkan 12 poin dari enam pertandingan.

Namun, kans mereka untuk melaju ke fase gugur amat berbeda. Mereka berjarak tujuh peringkat di papan klasemen. Berada di posisi keempat, maka Leverkusen bisa menjadi salah satu dari delapan tim yang melaju langsung ke fase gugur. Adapun Atletico yang nangkring di peringkat ke-11 perlu bertarung di babak playoff untuk memperebutkan delapan tempat tersisa di babak perdelapan final.

Atletico menjamu tamu berstatus juara bertahan Liga Jerman dengan semangat berlapis. Klub berjuluk “Los Rojiblancos” itu ingin mencari pelipur kekecewaan seusai tumbang 0-1 dari Leganes di Liga Spanyol. Hasil itu tidak hanya mengakhiri catatan 15 kemenangan beruntun di semua kompetisi sejak 1 November lalu, tetapi juga menyebabkan mereka melepas posisi puncak liga kepada rival sekota, Real Madrid.

Atletico Madrid's Jose Gimenez, left, and Angel Correa celebrate a goal during the La Liga soccer match between Atletico Madrid and Real Madrid at the Metropolitano stadium in Madrid, Spain, Sunday, Sept. 29, 2024. (AP Photo/Bernat Armangue)

Selain itu, Julian Alvarez dan kawan-kawan berambisi mempertahankan catatan selalu menang mereka pada tiga laga terakhir Liga Champions. Sejak kalah beruntun dari Benfica dan Lille, Atletico menaklukkan Paris Saint-Germain di Perancis, mengalahkan Sparta Praha di Ceko, serta membenamkan Slovan Bratislava di Spanyol.

Kemenangan berturut-turut itu membuka peluang Atletico untuk memperebutkan tiket langsung ke babak 16 besar dengan duduk di zona delapan besar klasemen akhir. Jika bisa mengalahkan Leverkusen, maka Atletico dipastikan akan melonjak ke posisi delapan besar sekaligus melempar Leverkusen ke posisi elite itu.

Namun, jika gagal menang, Atletico perlu fokus untuk mengejar target realistis lolos ke babak playoff 16 besar dengan duduk di posisi kesembilan hingga ke-24. Selanjutnya, mereka bakal bertarung pada dua laga playoff pada bulan Februari.

Quote

Sekarang pikiran utama kami mengarah kepada pertandingan melawan Leverkusen untuk mengejar ambisi kami lolos ke fase gugur Liga Champions. (Jan Oblak)

Pelatih Atletico Diego Simeone mengatakan, skuadnya baru saja mengalami periode pahit karena rekor menang 15 kali berturut-turut diakhiri oleh Leganes. Tetapi, Simeone optimistis kekalahan itu tidak akan memengaruhi fokus tinggi anak asuhannya untuk meraih kemenangan melawan Leverkusen.

“Ketika tim sudah terbiasa menang, maka sangat sulit untuk menerima kekalahan. Pastinya hasil laga terakhir menyakitkan, tetapi itu adalah bagian dari perjalanan kami di musim ini. Kami mempersiapkan diri untuk menampilkan pemain terbaik menghadapi salah satu tim terbaik Eropa (Leverkusen),” ujar Simeome dilansir Marca, Senin (20/1/2025).

Atletico Madrid's Argentine coach Diego Simeone (L) speaks to Atletico Madrid's French forward #07 Antoine Griezmann during the Spanish league football match between Club Atletico de Madrid and Girona FC at the Metropolitano stadium in Madrid on August 25, 2024. (Photo by Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

Jan Oblak, kiper Atletico, sependapat dengan sang pelatih. Menurut dia, kekalahan di liga bukanlah bencana atau menutup peluang mereka untuk mengejar gelar juara. Alasannya, Liga Spanyol masih memiliki sisa banyak pertandingan, adapun perebutan gelar juara akan berlangsung hingga Mei mendatang.

“Kami harus fokus menghadapi laga demi laga. Sekarang pikiran utama kami mengarah kepada pertandingan melawan Leverkusen untuk mengejar ambisi kami lolos ke fase gugur Liga Champions,” kata Oblak seperti dikutip Sport.

Menjaga momentum

Leverkusen datang ke ibu kota Spanyol dengan modal yang amat apik. Mereka mengemas 12 kemenangan beruntun sejak pertengahan November lalu.

Dalam rentetan hasil positif itu, "Die Werkself" di antaranya mengemas dua kemenangan penting di Liga Champions. Mereka menumbangkan RB Salzburg serta memberikan kekalahan pertama untuk Inter Milan di ajang kontinental.

Tak ketinggalan, anak asuhan Xabi Alonso juga menyingkirkan Bayern Muenchen di babak 16 besar Piala Liga Jerman. Berbekal hasil positif itu, Leverkusen tak ragu mengincar tiga poin dari markas Atletico.

Reaksi Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, dalam pertandingan Liga Champions antara Brest dan Bayer Leverkusen di Guingamp, Perancis, Rabu (23/10/2024). Bayer Leverkusen akan menghadapi Liverpool pada lanjutan Liga Champions, Rabu (6/11/2024) pukul 03.00 WIB. *Leverkusen's head coach Xabi Alonso reacts during the Champions League opening phase soccer match between Brest and Bayer Leverkusen in Guingamp, western France, Wednesday, Oct. 23, 2024. (AP Photo/Christophe Ena)

Apalagi, Leverkusen belum pernah membawa pulang kemenangan pada lima laga tandang kontra Los Rojiblancos di Liga Champions. Leverkusen bisa menahan Atletico tiga kali, lalu dua laga lainnya berakhir kekalahan. Pada laga fase grup musim 2022-2023, duel kedua tim itu berakhir remis, 2-2.

"Kami harus bermain sangat baik dan menjaga konsentrasi selama pertandingan demi meraih hasil maksimal," tutur Alonso dilansir Kicker.

Alonso bakal mengandalkan Florian Wirtz di lini depan. Di sisi lain, ia juga masih harap-harap cemas menanti kondisi penyerang Victro Boniface yang dibekap cedera.

Pada pertandingan lain, Liverpool berusaha untuk menjaga rekor sempurna di Liga Champions ketika menghadapi Lille di Anfield. Tim yang juga sudah dipastikan minimal lolos ke babak playoff, Barcelona, juga akan berusaha tampil baik ketika bertandang ke markas Benfica.

Dua tim asal Italia, Atalanta dan Juventus, juga akan berupaya mengejar kemenangan untuk membuka asa menembus zona delapan besar. Atalanta menjamu Sturm Graz, sedangkan Juve bermain ke Belgia, kandang Club Brugge.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono