Musim baru kompetisi tenis profesional dimulai tak lama setelah momen Tahun Baru. Bintang tenis akan bersaing di belahan selatan bumi, Australia dan Selandia Baru.
01 Jan 2026 17:41 WIB · Olahraga
Getty Images via AFP
PERTH, KAMIS — Sekitar enam pekan sejak berakhirnya musim kompetisi 2025, petenis profesional akan memulai musim baru. Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong menjadi tempat berkumpulnya Cori Gauff, Iga Swiatek, hingga petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, untuk bersaing pada pekan pertama Januari 2026.
Ada lima turnamen yang akan berlangsung pada rentang 2-11 Januari. Turnamen ATP untuk petenis putra akan berlangsung di Hong Kong, sementara petenis putri akan bertanding di Auckland, Selandia Baru, 5-11 Januari. Selain itu, di Brisbane, Australia, akan digelar turnamen gabungan putra dan putri, ATP/WTA 500 Brisbane, 4-11 Januari.
Ada pula ajang yang berkategori kejuaraan beregu, Piala United, yang diselenggarakan pada 2-11 Januari di Perth dan Sydney, Australia. Kejuaraan ini diselenggarakan setiap tahun sejak 2023 dengan tim Amerika Serikat sebagai juara 2023 dan 2025 serta Jerman yang menjadi juara pada 2024. Semua turnamen tersebut menjadi bagian dari pemanasan untuk Grand Slam pada awal tahun, Australia Terbuka, di Melbourne, 18 Januari-1 Februari.
Piala United 2025 diikuti 18 tim yang dibagi dalam enam grup: tiga grup bertanding di Perth dan tiga lainnya di Sydney pada fase penyisihan dengan format round robin. Juara dari tiap-tiap grup ditambah peringkat kedua terbaik di setiap kota akan tampil pada perempat final. Setiap pertandingan terdiri dari tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran.
Seperti pada 2025, AS akan mengandalkan petenis peringkat sepuluh besar dunia, yaitu Cori ”Coco” Gauff sebagai ranking ketiga tunggal putri dan Taylor Fritz, peringkat keenam tunggal putra. Polandia diperkuat pemain yang sama seperti ketika menjadi finalis pada dua tahun terakhir, yaitu Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz.
Petenis lain yang memilih Piala United sebagai turnamen pertama pada 2026 di antaranya Naomi Osaka yang membawa nama Jepang, Alex de Minaur (Australia), Flavio Cobolli dan Jasmine Paolini (Italia), serta Felix Auger-Aliassime dan petenis 19 tahun, Victoria Mboko, yang memperkuat Kanada.
”Saya selalu menonton Piala United melalui TV dan punya keinginan bermain di sini. Ini adalah kejuaraan dengan atmosfer tim yang menyenangkan dan saya menikmati suasana ini,” kata Osaka dalam konferensi pers di Perth, Kamis (1/1/2026), sebagaimana dikutip dari laman resmi turnamen.
Salah satu petenis yang juga berada di tim Jepang dan akan bekerja sama dengan Osaka adalah tunggal putra Shintaro Mochizuki. Dia adalah petenis ranking ke-99 yang terjun ke arena profesional sejak 2019 ketika Osaka sudah memiliki dua gelar Grand Slam, dari AS Terbuka 2018 dan Australia Terbuka 2019.
Berada dalam satu tim dengan mantan petenis nomor satu dunia dan pemilik empat gelar juara Grand Slam, Mochizuki menyampaikan antusiasmenya. Dia mengatakan bahwa Osaka menjadi inspirasi dalam bersaing di arena profesional.
”Saya sangat gugup saat berbicara dengannya untuk pertama kali, beberapa hari lalu. Saya sering melihatnya dalam turnamen, tetapi tak pernah punya kesempatan untuk berbincang. Akan sangat menyenangkan jika bisa bermain ganda bersama Naomi,” ujar petenis berusia 22 tahun itu.
Osaka tak menetapkan target tinggi di Piala United, juga untuk perjalanannya pada tahun ini. Setelah menjadi ibu sejak Juli 2023, dia tak menempatkan target terlalu jauh. ”Saya melihat setiap tantangan sebagai kesempatan baru setiap harinya. Akan tetapi, pada saat yang sama, peran terbesar saya bukan sebagai petenis, melainkan sebagai ibu dari putri saya,” tutur Osaka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/05/2155598b3a87889baad6c18a94efff16-APTOPIX_US_Open_Tennis_132306495.jpg)
Jepang akan menjadi salah satu tim yang bertanding pada hari pembuka, Jumat (2/1/2026), di Perth. Lawan pertama mereka adalah Yunani yang mengandalkan Stefanos Tsitsipas dan Maria Sakkari. Persaingan kedua tim terjadi di Grup E yang juga dihuni Inggris Raya yang diperkuat Emma Raducanu.
”Kami punya semangat kebersamaan yang bagus setiap bertanding dalam Piala United. Saya sangat berharap setiap anggota tim siap untuk bertempur. Kami adalah pejuang,” kata Tsitsipas, yang bermain di Piala United bersama Sakkari sejak edisi pertama.
Di Brisbane, tujuh tunggal putri ranking sepuluh besar akan mengawali penampilan pada 2026 pada level WTA 500. Di antara mereka terdapat petenis peringkat teratas yang juga juara bertahan, Aryna Sabalenka. Dengan peringkat tersebut, Sabalenka akan menjadi unggulan teratas.
Pesaing terdekat bagi Sabalenka salah satunya adalah petenis AS, Amanda Anisimova, yang enam kali mengalahkannya dari 11 pertemuan. Ada pula Elena Rybakina dan Mirra Andreeva yang menang atas Sabalenka dalam pertemuan terakhir mereka.
Dalam nomor tunggal putra di turnamen yang sama, petenis peringkat tertinggi yang akan bersaing adalah Daniil Medvedev. Atlet ranking ke-13 ini akan bersaing dengan juara bertahan, Jiri Lehecka, serta dua petenis muda, yaitu atlet Brasil berusia 19 tahun, Joao Fonseca, dan Learner Tien (20) sebagai juara Final ATP Next Gen 2025.
Namun, persaingan pada pekan pertama ini tak akan diikuti dua petenis terbaik, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner. Keduanya, yang menjuarai sembilan dari sepuluh Grand Slam terakhir, memilih tampil dalam turnamen ekshibisi di Incheon, Korea Selatan, pada 10 Januari. Setelah itu, mereka diperkirakan akan langsung melakukan persiapan Australia Terbuka di Melbourne.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/16/9d7f07e95770e14c2d173cb22cc5034b-cropped_image.jpg)
Pada 2026, Alcaraz akan tampil tanpa Juan Carlos Ferrero yang melatihnya selama tujuh tahun. Keduanya mengumumkan akhir dari kerja sama pada Desember 2025, tetapi tak ada yang menyebutkan alasannya.
Ferrero mengantarkan Alcaraz enam kali menjadi juara Grand Slam, masing-masing dua kali di Perancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka. Pada 12 September 2022, Alcaraz menjadi petenis nomor satu dunia termuda, yaitu dalam usia 19 tahun.
Sementara dua petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, juga akan menjalani persaingan 2026 sejak pekan pertama. Mereka menjadi peserta pada turnamen yang sama, yaitu WTA 250 Auckland, Selandia Baru.
Janice akan bermain pada nomor tunggal dan ganda putri, sementara Aldila hanya pada ganda putri bersama Makoto Ninomiya (Jepang). Adapun Janice akan berduet bersama petenis AS, Caty McNally, finalis ganda putri AS Terbuka 2021 dan 2022.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti