Pintu Timnas Terbuka bagi Pesepak Bola Putri Unjuk Gigi

Sebanyak 39 pemain dipanggil timnas sepak bola putri untuk menjalani seleksi dan pemusatan latihan. Mereka terdiri dari wajah baru ataupun lama.

08 Feb 2025 19:56 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

Timnas sepak bola putri Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pemain untuk unjuk kemampuan demi membela Tanah Air. Pemain senior ataupun yunior serta wajah lama ataupun baru dipanggil untuk seleksi dalam tahapan awal pemusatan latihan nasional.

Setelah 50 pesepak bola putri diseleksi sejak 15 Januari 2025, timnas memanggil 39 pemain untuk mengikuti penyaringan lanjutan pada tahapan awal pemusatan latihan nasional. PSSI merilis nama-nama pemain tersebut pada Rabu (5/2/2025).

Di antara nama-nama itu, ada beberapa wajah baru, seperti pemain yunior Jazlyn Kayla Firyal dan Shifana Rizka Nadhifa yang pertama kali dipanggil seleksi. Beberapa pemain lainnya pernah dipanggil seleksi, ada pula yang pernah memperkuat timnas dari berbagai tingkatan kelompok umur, salah satunya Claudia Scheunemann.

Saat ditemui di Kudus, Jawa Tengah, akhir Januari lalu, Claudia mengaku antusias menjalani pemusatan latihan. Sebab, itu menjadi langkah awal mempersiapkan diri menuju Kejuaraan ASEAN Putri 2025 yang rencananya digelar di Indonesia pada Juni mendatang.

Penyerang timnas putri Indonesia, Claudia Scheunemann, menguasai bola dalam laga uji coba internasional melawan Bahrain di di Stadion Ahli Club, Manamah, 8 Juni 2024. Claudia mencetak satu gol dalam kemenangan 3-2 atas Bahrain. Dalam total tiga pertandingan yang dilakoni Indonesia pada 2024, Claudia selalu mencetak gol.

Selain itu, ada pula wajah-wajah lama yang punya banyak pengalaman membela timnas putri. Sebut saja Shafira Ika, Helsya Maesyaroh, dan Vivi Oktavia Riski.

Nama Vivi sempat menghilang dari skuad timnas setelah terakhir kali membela Garuda Pertiwi pada 2022. Vivi kemudian masuk radar Pelatih Satoru Mochizuki selepas PON Aceh-Sumut 2024. Dia kemudian ikut memperkuat timnas putri saat menjuarai Piala AFF Putri 2024.

Seperti yang disebutkan anggota Komite Eksekutif PSSI yang memegang tanggung jawab untuk timnas putri, Vivin Cahyani, pemain-pemain dipanggil untuk seleksi timnas senior dan tim kelompok umur 16 tahun dan 20 tahun. Mereka adalah perpaduan antara pemain yang sebelumnya sudah dipanggil sebelumnya dan pemain yang muncul saat Piala Pertiwi pada akhir 2024.

”Ada juga pemain yang sempat bermain di liga futsal. Karena kami ada di dalam satu rumah besar, yaitu PSSI, jadi kami juga nggak mau mengotak-ngotakkan. Saya tahu talenta-talentanya. Akan sangat egois kalau mereka punya kemampuan, tetapi kami enggak kasih kesempatan,” ujar Vivin.

Penyerang Australia, Samantha Kerr, mennguasai bola di tengah penjagaan bek Indonesia, Vivi Oktavia Riski, pada laga pembuka Grup B Piala Asia Putri 2022, Jumat (21/1/2022), di Mumbai Football Arena, India. Kerr menghasilkan lima gol untuk membawa Australia unggul mutlak 18-0.

Suciana Yuliani, yang masuk daftar pemain dipanggil timnas, juga merupakan wajah lama. Suciana pertama kali dipanggil timnas pada 2022 untuk laga persahabatan kontra timnas Singapura. Namun, namanya lebih lama dikenal karena pernah membela timnas futsal putri sejak 2013.

Beberapa pemain lain, seperti Sheva Imut dan Viny Silfianus, juga pernah bermain futsal pada tahun lalu. Demi menjaga sentuhan bola di tengah ketiadaan liga sepak bola, kedua pemain yang berkali-kali memperkuat timnas ini akhirnya bermain secara profesional di liga futsal putri yang konsisten digelar.

Adapun nama Suciana kembali masuk radar timnas sepak bola setelah bermain di Piala Pertiwi senior. Dia memperkuat Adhyaksa FC yang mewakili Kalimantan Tengah.

Vivin menuturkan, saat perhelatan Piala Pertiwi itu, terdapat tim pencari bakat yang diturunkan PSSI untuk menjaring pemain-pemain baru. Ada beberapa pemain yang menarik perhatian Mochizuki sehingga diberi kesempatan untuk seleksi.

”Untuk nantinya dikerucutkan menjadi berapa, itu biar Coach Mochi yang menentukan. Kalau kami, memberikan saja wadah dan kesempatan anak-anak yang sudah tampil dengan performa bagus. Kami memberikan kesempatan yang sama untuk setiap anak,” ujarnya.

Pemain Tim Putri Indonesia U-17 Syafia Chorlienka (kiri) salim kepada pelatihnya Satoru Mochizuki setelah digantikan saat melawan Tim Putri Filipina U-17 dalam pertandingan Grup A Piala Asia Putri U-17 2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (6/5/2024). Tim Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Tim Putri Filipina U-17 dengan skor telak 1-6. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 06-05-2024

Setelah pemusatan latihan, para pemain akan bertolak ke Arab Saudi untuk melakoni laga resmi FIFA pada 22 Februari mendatang. Ini akan menjadi laga internasional pertama timnas tahun 2025, yang awalnya direncanakan melawan Myanmar.

Berikut daftar 39 pemain yang dipanggil timnas putri:

Kiper

Laita Roati, Ghadiza Asnanza, Indri Yulianti, Alleana Ayu Arumy

Bek

Feni Binsbarek, Vivi Oktavia, Shafira Ika, Gea Yumanda, Debby Alvani, Havivi Oktaditya, Noa Leatomu, Agnes Hutapea, Remini Rumbewas, Amelia Heselo, Jazlyn Kayla Firyal

Gelandang

Viny Silfianus Sunaryo, Helsya Maeisyaroh, Rosdillah Nurrohmah, Claudia Scheunemann, Nasywa Rambe, Zaira Aulia, Shifana Rizka, Sydney Hopper, Suciana Yulianti, Ellen Tria, Estella Loupatty, Nabila Divany, Aulia Arifah, Keysha Bulgamin

Penyerang

Marsela Awi, Reva Octaviani, Nabila Saputri, Ajeng Sri Handayani, Macelinda Nurul, Aulia Al Mabruroh, Sheva Imut, Ayunda Dwi Anggraini, Jezlyn Kayla Azkah, Ilmira Andrienne Octo


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan