Portugal Pantang Terpeleset Kedua Kalinya

Setelah kehilangan kesempatan lolos ke perempat final Liga Nasional Eropa lebih dini, Portugal pantang membuang peluang serupa saat menjamu Polandia.

14 Nov 2024 16:08 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

PORTO, KAMIS — Portugal bertekad tidak akan lagi membuang kesempatan menyegel tiket perempat final Liga Nasional Eropa saat menjamu Polandia di Stadion Do Dragao, Sabtu (16/11/2024) pukul 02.45 WIB. Lolos dari penyisihan grup menjadi sangat berarti bagi Portugal setelah terakhir kali melakukannya pada edisi 2018-2019.

”Selecao Das Quinas” pun pantang terpeleset untuk kedua kalinya seperti saat ditahan imbang Skotlandia 0-0 pada pertandingan sebelumnya.

Saat menghadapi Skotlandia, Portugal seharusnya sudah bisa memastikan tiket lolos dari penyisihan grup. Namun, sederet peluang emas yang mereka ciptakan terbuang sia-sia. Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya juga kesulitan menembus pertahanan rapat Skotlandia.

Hasil imbang kontra Skotlandia memutus catatan impresif Portugal yang selalu menang dalam tiga laga sebelumnya. Meski gagal menang, hasil imbang itu hanya menunda kesempatan Portugal untuk memastikan tempat di perempat final.

Penyerang Portugal Francisco Conceicao (tengah) saat laga Liga Nasional Eropa melawan Skotlandia di Glasgow, 15 Oktober 2024.

Kali ini, tim besutan Pelatih Roberto Martinez itu berambisi segera menyegel tiket perempat final dengan mengalahkan Polandia. Apalagi Portugal akan bermain di markas sendiri dengan dukungan dari ribuan suporter.

Di samping ambisi lolos dari penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak musim 2018-2019, penting bagi Portugal memenangi dua laga sisa Liga Nasional Eropa menghadapi Polandia dan Kroasia. Sebab, itu akan menahbiskan Portugal sebagai juara Grup 1.

Dengan menjadi juara grup, langkah Portugal dalam kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa akan lebih terbantu. Itu karena juara tiap grup pada Liga Nasional Eropa musim ini akan mendapat tempat pada pot 1 pengundian kualifikasi. Berada pada pot 1 berpotensi mempertemukan Portugal dengan lawan-lawan yang relatif lebih mudah sehingga peluang lolos ke babak utama Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar.

Mengingat betapa krusialnya pertandingan ini bagi Portugal, mereka mempersiapkan diri dengan sangat hati-hati. Kelengahan saat ditahan imbang Skotlandia pada laga sebelumnya sebisa mungkin dihindari. Portugal kini berupaya agar lebih fokus dan memaksimalkan keuntungan bermain di markas sendiri.

Scotland's midfielder #23 Kenny McLean (L) fights for the ball with Portugal's midfielder #08 Bruno Fernandes (R) during the UEFA Nations League, League A Group A1 football match between Scotland and Portugal at Hampden Park Stadium in Glasgow, on October 15, 2024. (Photo by ANDY BUCHANAN / AFP)

”Kami mempunyai pemain-pemain yang sangat kompetitif, dengan kedewasaan yang cukup untuk menghadapi pertandingan dengan cara terbaik. Kami berada di rumah dan kami akan memiliki penggemar yang akan mendukung kami dari menit pertama hingga menit terakhir. Kami adalah Portugal, kami harus bermain untuk menang,” kata bek kiri Portugal, Nuno Mendes, dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Kamis (14/11/2024).

Sejauh ini, baru Spanyol dan Jerman yang telah memastikan diri lolos ke perempat final. Portugal berpeluang menyusul mengingat catatan bagus mereka setiap kali bertemu Polandia. Dalam enam pertemuan terakhir, Polandia telah menelan tiga kekalahan dan tiga hasil imbang saat menghadapi Portugal.

Quote

Kami mempunyai pemain-pemain yang sangat kompetitif, dengan kedewasaan yang cukup untuk menghadapi pertandingan dengan cara terbaik.

Apalagi Polandia kali ini tidak begitu diunggulkan mengingat absennya penyerang andalan Robert Lewandowski yang menderita cedera punggung. Meski begitu, gelandang Polandia, Piotr Zielinski, mengatakan, Polandia bukan hanya tetang Lewandowski.

Selain Lewandowski, Polandia juga memiliki Kacper Urbanski yang bisa bermain sebagai penyerang. ”Kami tahu seperti apa karakter Robert, jadi ketidakhadirannya merugikan kami. Kami mendoakannya agar tetap sehat. Kami memiliki penyerang hebat yang menunggu kesempatan mereka dan sekarang memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi mereka,” ujar Zielinski.

Barcelona's Robert Lewandowski reacts after the Spanish La Liga soccer match between Real Sociedad and Barcelona at the Anoeta stadium, in San Sebastian, Spain, Sunday, Nov. 10, 2024. (AP Photo/Miguel Oses)

Ambisi gol Ronaldo

Sorotan pada laga Portugal menghadapi Polandia juga tertuju pada sosok Ronaldo yang tengah mencoba mencetak gol sebanyak-banyaknya demi memahat nama pada lembar sejarah. Ronaldo sedang mengejar gol ke-1.000 sepanjang karier profesionalnya. Sejauh ini, peraih lima gelar Ballon d’Or itu telah mencetak 908 gol.

Dengan usianya yang menginjak 40 tahun pada Februari 2025, di atas kertas akan sangat sulit bagi Ronaldo mewujudkan ambisi itu. Dia pun menyadari bahwa hal itu hampir mustahil dicapai.

Walau demikian, semasih bisa bermain, Ronaldo akan terus berusaha menambah koleksi golnya. Kesempatan itu terbuka lebar saat menghadapi Polandia.

”Seribu gol itu hebat, tetapi jika tidak terjadi, saya sudah menjadi pemain dengan gol terbanyak sepanjang sejarah,” ucap Ronaldo, dikutip dari Euro Sport.

Britain Scotland Portugal Nations League Soccer

Mencetak gol ke gawang Polandia akan menjadi tantangan tersendiri bagi Ronaldo. Sepanjang karier internasionalnya, Ronaldo tergolong kesulitan mencetak gol setiap kali bertemu Polandia.

Ronaldo tercatat sudah lima kali bertemu Polandia. Namun, dalam lima pertemuan itu dia hanya mampu mencetak dua gol.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto