Prabowo menegaskan Gerindra terbuka bagi Jokowi jika ingin bergabung, tapi tak bisa memaksa.
06 Des 2024 22:40 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Presiden Prabowo Subianto gantian menjamu Presiden ke-7 Joko Widodo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, setelah awal November sebelumnya Jokowi menjamu Presiden di Angkringan Omah semar, Surakarta, Jawa Tengah, saat bertandang ke rumah Jokowi.
Seusai menjamu Jokowi, Presiden Prabowo mengatakan tak ada perbincangan terkait politik. Namun, Presiden Prabowo menegaskan bahwa partai Gerindra terbuka jika Jokowi ingin ”berlabuh” di partai yang dipimpinnya.
”Saya dengar Pak Jokowi ada di Jakarta, saya undang makan. Jadi, saya pernah ke rumah beliau di Solo, saya undang sekarang ke Kertanegara," ujar Presiden Prabowo dengan didampingi Jokowi di halaman depan rumah Prabowo di Kertanegara, Jumat (6/12/2024).
Saya dengar Pak Jokowi ada di Jakarta, saya undang makan. Jadi, saya pernah ke rumah beliau di Solo, saya undang sekarang ke Kertanegara.
Pertemuan kedua pemimpin berlangsung selama lebih dari satu jam. Jokowi tiba pukul 19.45 WIB dan keluar rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Kepada wartawan, Prabowo yang merupakan Ketua Umum Gerindra menyebut mereka makan malam dengan menu ayam goreng.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/06/f973300a-9c8e-4aea-bb97-04b1d6eb7a5b_jpg.jpg)
Ketika ditanya terkait potensi Jokowi bergabung dengan Gerindra, Prabowo menyatakan bahwa Gerindra terbuka. ”Gerindra terbuka, tapi kami nggak bisa maksa,” tambah Prabowo.
Gerindra terbuka, tapi kami nggak bisa maksa.
Jokowi menambahkan bahwa agenda malam ini hanyalah kunjungan balasan. ”Beliau, Pak Presiden, waktu ke Merauke kemudian mampir ke Solo. Ini saya pas ke Jakarta, kayak kunjungan balasan karena kangen,” kata Jokowi.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/06/bd832943-b4b0-4f90-ad0b-bfee75176a3b_jpeg.jpg)
Jokowi mengatakan baru tiba di Jakarta pada Jumat sore dari Surakarta. Di laman media sosialnya, Jokowi juga membagikan video ketika ia bertolak dengan pesawat komersial menuju Jakarta. ”Sore tadi,” ujar Jokowi. Ketika wartawan bertanya ke partai mana Jokowi akan berlabuh, Prabowo yang justru menjawab. ”Nanya-nanya politik. Makan malam,” katanya.
Nanya-nanya politik. Makan malam.
Prabowo juga enggan menjawab pada saat ditanya apakah ada perbincangan terkait Pilkada Jakarta. ”Ha-ha-ha, maunya politik saja,” ujarnya.
Namun, seusai makan malam dengan Jokowi, Prabowo juga memanggil politisi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, ke Kertanegara.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/03/5a47e505-d0a6-4564-8251-e484de20eb45_jpg.jpg)
Dalam catatan Kompas, Presiden Prabowo bersama Jokowi sering bertemu. Pertemuan terakhir Jokowi dengan Prabowo adalah saat Prabowo menemui Jokowi di Surakarta, Minggu (3/11/2024). Prabowo bersama rombongan tiba di kediaman pribadi Jokowi di wilayah Sumber, Surakarta, sekitar pukul 18.20 WIB. Ia menaiki mobil Alphard putih bernomor polisi B 2095 ZZH.
Dalam catatan Kompas, Presiden Prabowo bersama Jokowi sering bertemu. Pertemuan terakhir Jokowi dengan Prabowo adalah saat Prabowo menemui Jokowi di Solo, Minggu (3/11/2024).
Prabowo berada di rumah Jokowi selama lebih kurang 20 menit. Keduanya lantas pergi makan malam bersama di Angkringan Omah Semar. Lokasinya sekitar 7 kilometer dari kediaman pribadi Jokowi dengan jarak tempuh kurang dari 10 menit. Prabowo makan nasi berkat, sedangkan Jokowi makan bakmi godok dengan nasi goreng.
Sebelumnya, pada Minggu (20/10/2024), setelah dilantik sebagai presiden definitif di hadapan anggota MPR/DPR/DPD, Presiden Prabowo disambut Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, untuk mengikuti upacara pisah sambut di halaman Istana Merdeka.
Saat meninggalkan kompleks Istana, Jakarta, Presiden Prabowo satu mobil mengantar Jokowi pulang ke Surakarta melalui base ops Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Namun, beberapa hari sebelum pelantikan Prabowo, pada Selasa (8/10/2024), keduanya juga sudah bertemu sambil makan malam berdua di salah satu restoran di Senayan, Jakarta.
Penulis:
Mawar Kusuma WulanEditor:
suhartono