Prabowo Terima Ucapan Lebaran dari Anwar Ibrahim hingga Macron, Penguatan Kerja Sama Disinggung

Tak sekadar memberi ucapan selamat Lebaran, soal peluang kerja sama dan penguatan hubungan diplomasi antarnegara juga dibahas Presiden Prabowo dan para pemimpin itu.

05 Apr 2025 13:37 WIB · Politik & Hukum

Oleh Nino Citra Anugrahanto

JAKARTA, KOMPAS — Perayaan Lebaran 2025 sekaligus menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto mempererat relasi dengan sejumlah negara sahabat. Melalui sambungan telepon, Presiden menerima dan menyampaikan ucapan selamat Lebaran kepada sejumlah pemimpin negara.

Presiden Prabowo Subianto bercakap-cakap melalui sambungan telepon dengan lima pemimpin negara, Jumat (4/4/2025). Kelima sosok tersebut adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Yang Mulia Yang Dipertuan Agong Malaysia XVII Sultan Ibrahim, Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah, dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

”Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan atas ucapan dan doa yang diberikan, serta membalas dengan harapan agar Idul Fitri menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kerja sama antarnegara,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Kompas, Sabtu (5/4/2025). 

Presiden Prabowo Subianto menerima ucapan selamat hari raya Idul Fitri, di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Ucapan selamat diterima Presiden dari berbagai kepala negara dari Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim sampai Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Saat berbincang bersama, Presiden Erdogan dan Presiden Prabowo sama-sama menegaskan kembali pentingnya hubungan erat antara Indonesia dan Turki. Apalagi hubungan dalam bidang perdagangan, pertahanan, dan solidaritas umat Islam di dunia. 

Sementara itu, sewaktu berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Yang Dipertuan Agong Sultan Ibrahim, Presiden Prabowo menekankan urgensi ihwal kerja sama bilateral antara Indonesia dan Malaysia. Hubungan diplomatis itu dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan dan kesejahteraan rakyat dari masing-masing negara.

Berhubungan dekat dengan Indonesia, Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah tak ketinggalan ikut menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Prabowo. Komunikasi semacam itu disambut baik. Selebihnya, Presiden Prabowo menyatakan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan dengan Brunei Darussalam. 

Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat pertemuan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (27/1/2025).

Presiden Perancis Emmanuel Macron seolah tak ingin ketinggalan ikut mengucapkan selamat Idul Fitri kepada Prabowo. Sebagai balasan atas ucapan itu, Presiden Prabowo mengatakan soal pentingnya dialog lintas budaya dan kerja sama global di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks. 

Tak sebatas berbincang, Macron juga mencuitkan secuplik isi perbincangannya dengan Prabowo melalui akun media sosial X miliknya, yakni @EmmanuelMacron. Alih-alih menggunakan bahasa Perancis, orang nomor satu di Perancis itu justru mengunggah cuitan yang sepenuhnya berbahasa Indonesia. 

”Saya baru saja berbicara dengan Presiden Indonesia, @Prabowo Subianto. Kita telah memutuskan untuk memperkuat hubungan antara negara kita dengan proyek-proyek yang ambisius dan berwawasan ke depan,” tulis Macron pada akun X-nya. 

Unggahan Presiden Perancis Emmanuel Macron di platform X.

Untuk mewujudkan kerja sama itu, Macron akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia akhir Mei nanti. Adapun bidang kerja sama yang akan dipererat meliputi bidang pertahanan, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan budaya. Berbagai pertukaran akademik di antara kedua pihak juga akan coba dikembangkan.

Dalam cuitannya, Macron juga menyebut keinginannya membangun ekonomi masa depan bersama Indonesia. Langkah itu akan ditempuh dengan menciptakan rantai nilai yang tangguh. Khususnya dalam sektor logam kritis. Itu semua akan disertai dukungan terhadap transisi energi.

Lebih lanjut, ucap Macron, kedua negara sama-sama bertekad mempromosikan perdamaian dan keamanan di Timur Tengah hingga mengakhiri perang agresi yang dilakukan Rusia pada Ukraina. Untuk itu, ia menyatakan bakal bekerja sama demi mempersiapkan konferensi tentang Gasa, yang akan digelar Juli nanti.

”Masa depan dibangun melalui kemitraan yang kuat, perdagangan yang terbuka, dan visi bersama,” kata Macron lewat cuitannya.

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna menjelang Idul Fitri di Kantor Presiden, Jumat (21/3/2025). Rapat membahas capaian pemerintah serta persiapan Lebaran.

Ternyata, bukan hanya Macron yang membeberkan isi perbincangannya dengan Prabowo. Anwar Ibrahim juga melaporkan lewat media sosial Instagramnya, yakni @anwaribrahim_my, bahwa baru saja menelepon sejumlah kepala negara di ASEAN. Selain Prabowo, beberapa tokoh yang juga ditelepon Anwar adalah Presiden Filipina Bongbong Marcos, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, dan Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Dalam sambungan telepon itu, Anwar membahas soal tarif resiprokal yang tengah diterapkan Amerika Serikat. Pihaknya ingin bertukar pandangan dengan para kepala negara itu untuk menghadapi persoalan tersebut. Penyelesaian masalah secara kolektif akan dikedepankannya.

”Sebagai Ketua ASEAN, Malaysia berkomitmen untuk mendorong konsensus di antara negara-negara anggotanya dan menegakkan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan dalam seluruh negosiasi perdagangan, termasuk dalam kerangka dialog ASEAN dan AS,” tulis Anwar dalam unggahannya.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berangkulan hangat seusai memberikan pernyataan pers bersama sebagai akhir kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (12/2/2025). Selain mengadakan jamuan makan siang, Presiden Prabowo juga mengantar Presiden Erdogan ke Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu sore. Presiden Erdogan akan melanjutkan lawatan ke Pakistan.

Pada unggahan itu, Anwar juga mengabarkan tentang digelarnya pertemuan antara para menteri ekonomi se-ASEAN pekan depan. Pertemuan itu diharapkan bisa mencari jalan keluar terbaik bagi seluruh negara anggota atas masalah tarif resiprokal tersebut.

Atas ucapan-ucapan itu, sebut Teddy, rasa hormat dan terima kasih telah disampaikan Presiden. Ucapan-ucapan itu semacam menunjukkan perhatian dari para pemimpin tersebut sebagai sahabat Indonesia. Diharapkan, kehangatan para kepala negara itu bisa membawa kedamaian. 

”Presiden menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas perhatian para pemimpin sahabat, serta berharap Idul Fitri dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, dan semangat baru bagi umat Islam dan seluruh masyarakat dunia,” kata Teddy. 


Kerabat Kerja

Penulis:

Nino Citra Anugrahanto
 | 

Editor:

A. Ponco Anggoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari