Sebanyak 21.271 pelajar di Kota Bandung, Jawa Barat, telah merasakan Program Makan Bergizi Gratis. Ke depan, jangkauan program tersebut akan terus ditingkatkan.
13 Jan 2025 16:38 WIB · Nusantara
BANDUNG, KOMPAS — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kota Bandung, Jawa Barat, telah memasuki tahap kedua. Program yang dijalankan di tujuh kecamatan di Kota Bandung tersebut telah menjangkau 21.271 pelajar.
Tujuh kecamatan yang menjadi lokasi penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung adalah Cicendo, Sukajadi, Andir, Antapani, Arcamanik, Bandung Kidul, dan Coblong.
Adapun total sekolah penerima manfaat Program MBG di Bandung mencapai 40 sekolah. Pada tahap pertama, program MBG terealisasi di 9 SD dan 5 SMP. Sementara itu, tahap dua meliputi 1 TK, 21 SD, dan 4 SMP.
”Saat ini total keseluruhan di Kota Bandung yang sudah mendapat MBG mencapai 21.271 pelajar,” kata Penjabat Wali Kota Bandung A Koswara seusai meninjau pelaksanaan Program MBG di SDN 140 Arcamanik, Senin (13/1/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/13/55cf1e211a1c932478daecae2c7c1ae1-IMG_20250113_WA0039.jpg)
Koswara berharap para pelajar mendapatkan dampak positif setelah mengikuti Program MBG yang dicanangkan pemerintah pusat. Apalagi, makanan dalam pelaksanaan Program MBG telah dipastikan perhitungan nilai gizinya.
”Anak-anak sangat senang bisa mendapat perhatian dari pemerintah seperti Program MBG. Konsentrasi belajar mereka akan meningkat karena mendapatkan asupan gizi,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Tantan Satana menambahkan, jangkauan implementasi Program MBG ini terus berkembang. ”Menurut rencana, seusai Lebaran bertambah satu kecamatan (yang menjadi sasaran MBG), yaitu Lengkong,” katanya.
Tantan pun memastikan faktor gizi dan sanitasi menjadi hal utama dalam pemberian MBG di Kota Bandung. Selain itu, para petugas di dapur yang menyiapkan makanan juga harus dalam kondisi steril.
”Kami menjamin gizi dan sanitasi dalam penyediaan MBG memenuhi syarat standar kesehatan dan juga terdapat ahli gizi di dapur,” ucap Tantan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/06/be7eaa77e62f5dc59ec6a51b60660c27-IMG_20250106_093259.jpg)
Sementara itu, Muhammad Fariz, siswa Kelas lX SMPN 17 Kota Bandung, mengaku sangat menikmati makanan yang disajikan dalam Program MBG pada Senin ini. Menurut dia, daging yang disajikan memiliki bumbu khas sehingga nikmat untuk disantap.
”Saya merasakan daging dan sayurnya enak. Nasinya juga empuk. Lengkap dengan buah dan susu,” kata Fariz.
Anak-anak sangat senang bisa mendapat perhatian dari pemerintah seperti Program MBG. Konsentrasi belajar mereka akan meningkat karena mendapatkan asupan gizi.
Penulis:
Fabio Maria Lopes CostaEditor:
Haris Firdaus