PSG Kalah, Luis Enrique Salahkan Nasib Buruk

Pelatih PSG Luis Enrique menyebut nasib buruklah yang menjadi penyebab kekalahan timnya saat menjamu Atletico Madrid di Liga Champions. PSG kalah dengan skor 1-2.

07 Nov 2024 13:49 WIB · Olahraga

Oleh Prasetyo Eko Prihananto - [email protected]

PARIS, KAMIS — Paris Saint-Germain begitu dominan pada pertandingan Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Parc des Princes, Paris, Perancis, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB. Oleh karena itulah, Pelatih Luis Enrique, menyalahkan nasib buruk sebagai penyebab kekalahan PSG dari Atletico dengan skor 1-2.

Penguasaan bola PSG mencapai 71 persen berbanding 29 persen Atletico. Percobaan tendangan ke gawang juga terpaut sangat jauh, 22 berbanding empat. Kekalahan itu membuat PSG terancam kesulitan lolos ke fase berikutnya setelah terpuruk di posisi ke-25 fase liga.

”Saya telah berkecimpung di olahraga ini selama lebih dari 30 tahun dan saya tidak bisa menjelaskannya. Ini hanyalah nasib buruk. Kami lebih superior dibandingkan lawan,” kata Enrique.

PSG menerapkan pola penguasaan bola sesuai gaya permainan mereka, tetapi lini serang mereka sungguh tak bergigi. Para pemain mereka juga menyia-nyiakan peluang yang didapat dan bermain egois, salah satunya bek kanan Achraf Hakimi. Ia melakukan tendangan langsung ke gawang ketika ada opsi yang lebih baik untuk memberikan umpan kepada rekannya yang berdiri bebas di depan.

Bek Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi (kiri), berebut bola dengan bek Atletico Madrid, Javi Galan, pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Perancis, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Penyerang Paris Saint-Germain Ousmane Dembele (kiri) berebut bola dengan gelandang Atletico Madrid Conor Gallagher pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Pemain Paris Saint-Germain Bradley Barcola menggiring bola saat laga Liga Champions lawan Atletico Madrid di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB. Barcola banyak menyia-nyiakan peluang PSG.

Selain peluang dari Hakimi, PSG di antaranya juga mendapatkan peluang emas lewat Bradley Barcola dan Ousmane Dembele. Konversi peluang mereka buruk, terlihat dari catatan expected goals mereka yang mencapai 1,92 tetapi hanya bisa memasukkan satu gol, dibandingkan hanya 0,66 Atletico tetapi bisa mencetak dua gol. 

Satu gol PSG dicetak Warren Zaire Emery pada babak pertama juga terasa berbau keberuntungan karena blunder bek Atletico. Nahuel Molina menyamakan kedudukan dengan cepat, hanya empat menit setelah gol Emery.

Atletico memetik berkah dari tumpulnya lini serang PSG, dengan gol di menit terakhir. Pemain pengganti Angel Correa membobol gawang Gianluigi Donnarumma melalui skema serangan balik. 

Enrique menyebut kekalahan itu sebagai lelucon yang tak lucu dan hari yang buruk. ”Tak ada kata-kata. Saya kira dalam tiga laga kandang, kami lebih superior dibandingkan lawan, tetapi kami tidak beruntung. Kami harusnya memenangi tiga pertandingan kandang kami. Dengan mudah,” kata mantan pelatih Barcelona dan tim nasional Spanyol ini. 

Ekspresi Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique (kiri) saat menyaksikan anak asuhannya melawan Atletico Madrid pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Perancis, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique (kiri) memberikan instruksi kepada para pemainnya saat melawan Atletico Madrid pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Ekspresi pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique (kiri) saat menyaksikan anak asuhannya melawan Atletico Madrid pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.

Kekalahan ini menempatkan PSG pada posisi ke-25 dari 36 tim fase liga Liga Champions yang memakai format baru. Hanya 24 tim yang lolos ke fase berikut, sedangkan sisanya akan tereliminasi.

”Selama masih ada pertandingan, kami akan bertarung,” ujar Enrique. PSG akan menjalani pertandingan berat pada laga berikutnya, yaitu tandang ke kandang Bayern Muenchen.

Quote

Kami butuh 20 peluang bersih untuk mencetak gol, sedangkan lawan kami bersin, mereka mencetak gol...itu seperti lelucon yang buruk.

Saat ditanyakan apakah peluang PSG untuk lolos ke fase berikutnya dalam bahaya, Enrique menjawab, ”Tentu saja.”

”Kami menciptakan 50 peluang di tiga pertandingan dan kami gagal mengonversinya. Kami butuh 20 peluang bersih untuk mencetak gol, sedangkan lawan kami bersin, mereka mencetak gol...itu seperti lelucon yang buruk,” kata Enrique. 

Penyerang Atletico Madrid, Angel Correa, melakukan tendangan untuk mencetak gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Perancis, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Ekspresi bek Paris Saint-Germain Marquinhos saat gawangnya kebobolan oleh tendangan penyerang Atletico Madrid Angel Correa pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Penyerang Atletico Madrid Angel Correa merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Para pemain Atletico Madrid merayakan gol kemenangan yang dicetak Angel Correa pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.

Meski timnya banyak membuang peluang dan kalah, Enrique menyebut mereka masih di jalur yang tepat. ”Menciptakan peluang adalah tanggung jawab tim dan saya bertanggung jawab atas tim ini. Jadi, saya bertanggung jawab dengan hasilnya. Jika saya gagal, saya gagal dengan ide-ide saya. Kami di jalur yang tepat,” ujarnya.  

Pelatih Atletico Diego Simeone memuji penampilan para pemainnya yang tetap menang meski didera sejumlah cedera di lini belakang. ”Hari ini kami kehilangan lima pemain bertahan. Meskipun banyak yang absen, tim kami tetap kuat. Kami kebobolan karena kesalahan, tetapi kami terus berjuang,” kata Simeone. 

Kemenangan atas PSG menempatkan Atletico di posisi ke-23 dengan enam poin, di atas zona eliminasi. Liverpool masih menempati puncak klasemen diikuti Sporting Lisbon, Monaco, dan Brest. (AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Editor:

billy khaerudin
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan