PSSI membebankan Pelatih Shin Tae-yong mampu membawa tim nasional Indonesia menembus putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
15 Nov 2024 17:33 WIB · Olahraga
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/15/a6bb3e05db5cca8d83a8bd96681dfd99-WhatsApp_Image_2024_11_15_at_4.39.16_PM.jpeg)
JAKARTA, KOMPAS — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa dalam klausul kontrak Pelatih Indonesia Shin Tae-yong, PSSI membebankan target agar pelatih asal Korea Selatan tersebut mampu membawa tim ”Garuda” tampil di Piala Dunia 2026.
Hal tersebut disampaikan Erick sebelum laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Indonesia melawan Jepang, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam WIB. Ini berarti dalam jangka pendek, setidaknya Indonesia harus finis di peringkat keempat pada putaran kualifikasi ini untuk memelihara peluang lolos.
”Semua pelatih yang sekarang diberi kesempatan memimpin, baik coach Nova Arianto (Tim U-17), coach Indra Sjafri (Tim U-20), maupun coach Shin Tae-yong, targetnya di awal kontrak adalah Piala Dunia. Saya tidak membedakan. Semua targetnya sama,” ujar Erick di kantor Kementerian BUMN.
Terima kasih (ketiga pelatih) sudah (membawa) lolos Piala Asia. Sekarang untuk Piala Dunianya, ya, harus menjadi target tambahan.
Posisi dua besar klasemen putaran ketiga kualifikasi diperlukan Indonesia jika ingin langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Target paling realistis tim Garuda adalah mengincar posisi empat besar. Negara peringkat ketiga dan keempat berhak maju ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jatah tampil di putaran final Piala Dunia 2026 akan diberikan kepada dua tim peringkat teratas putaran keempat. Dua tim yang duduk di peringkat kedua putaran keempat akan menjalani laga perebutan tiket playoff interkontinental.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/12/9fea3074-0237-4e36-ba75-54fcb6d93a44_jpg.jpg)
Jika menumbangkan Jepang yang kini menempati posisi puncak Grup C, Indonesia akan mengumpulkan enam poin. Poin yang sama diraih Australia, Arab Saudi, dan China, yang sementara menempati posisi di empat besar.
Pada laga Kamis (14/11/2024), Australia dan Arab Saudi bermain imbang, 0-0, sedangkan China menunjukkan kebangkitan dengan mengalahkan tuan rumah Bahrain, 1-0, setelah menaklukkan Indonesia, 2-1. Kemenangan akan membuka jalan Indonesia untuk bersaing memperebutkan peringkat kedua.
Saat ini, Shin memiliki durasi kontrak terbaru hingga 30 Juni 2027. Masa kontrak juru taktik yang akrab disapa STY ini melanjutkan durasi perpanjangan kontrak sementara yang disepakati Desember 2022.
Kala itu, PSSI memberikan kesempatan kepada Shin untuk membuktikan performa Indonesia di tiga ajang level Asia dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2024. Jika berhasil memenuhi target, PSSI akan memberikan perpanjangan kontrak baru permanen hingga 2027.
Erick menganggap Shin telah memenuhi target yang dicanangkan dalam enam bulan awal 2024. Selama tahun ini, Shin membawa Indonesia mengalami tiga euforia yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Ia membawa Garuda menembus fase gugur Piala Asia 2023 dan melangkah ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, lalu Tim U-23 Indonesia melaju hingga babak playoff kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/14/2bde4529-d3cc-413b-8968-693da34d4836_jpg.jpg)
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan informasi sumber Kompas, target terbesar yang disepakati PSSI dengan Shin adalah perihal peningkatan peringkat FIFA Indonesia. Dalam kontrak baru Shin, PSSI tidak menuliskan secara detail target demi target di turnamen yang akan dijalani Indonesia, misalnya putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (September 2024-Juni 2025) dan Piala Asia 2027 (Januari-Februari 2027).
”Target tembus ranking di atas 100 (besar). Posisi 90-an,” sebut sumber Kompas. Kendati demikian, masalah performa akan dibahas secara berkala menjelang setiap laga internasional. Hal itu telah dilakukan PSSI bersama Shin dalam kurun satu tahun terakhir.
Sementara itu, Nova Arianto dan Indra Sjafri masing-masing akan memimpin timnya untuk berlaga di Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20, yang berlangsung tahun depan. Jika dapat mencapai semifinal pada kompetisi tersebut, mereka otomatis akan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia U-17 dan Piala Dunia U-20 yang sama-sama digelar pada 2025.
”Terima kasih (ketiga pelatih) sudah (membawa) lolos Piala Asia. Sekarang untuk Piala Dunia-nya, ya, harus menjadi target tambahan,” tambah Erick.
Penulis:
Dimas Waraditya NugrahaEditor:
Prasetyo Eko Prihananto