Putri KW Masih Tersandera Tantangan Poin Kritis

Putri KW kalah dari wakil China, Wang Zhi Yi, di perempat final Jepang Terbuka 2025. Harapan menempatkan wakil di semifinal tinggal pada Fajar/Fikri dan Lanny/Fadia.

18 Jul 2025 18:04 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

TOKYO, JUMAT — Putri Kusuma Wardani, tunggal putri Indonesia, tampil lebih baik saat untuk keenam kalinya berhadapan dengan wakil China, Wang Zhi Yi. Namun, Putri masih tersandera tantangan ketika memasuki poin-poin kritis. Tantangan itu, terutama saat melawan pemain sekelas Wang, ialah menjaga ketahanan fokus dan mengurangi kesalahan sendiri. 

Momen Putri masih kesulitan mengatasi tantangan itu terlihat pada laga kedua dan ketiga perempat final tunggal putri Jepang Terbuka 2025 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Jumat (18/7/2025). Dia bisa saja mengejar perolehan angka dan pada satu titik menyalipnya seperti saat memenangi laga pertama. Akan tetapi, Putri akhirnya kalah dengan skor 22-20, 17-21, 16-21. 

Tunggal putri peringkat ke-11 dunia itu menjadi satu-satunya pemain tunggal Indonesia yang tampil pada perempat final. Seniornya, Gregoria Mariska Tunjung, tersingkir pada babak pertama, sama seperti tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Adapun Alwi Farhan kalah pada babak kedua.

”Saya kurang konsisten dalam memakai teknik dan strategi, sementara Wang Zhi Yi dari mendekati poin akhir di gim ketiga. Dia mencoba tahan dan menggunakan beberapa spekulasi pukulan,” ucap Putri. 

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, tampil menghadapi wakil China, Wang Zhi Yi, pada perempat final Jepang Terbuka 2025 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Jumat (18/7/2025). Putri kalah dengan skor 22-20, 17-21, 16-21.

Pada gim pertama, Putri sebenarnya mampu mengatasi tantangan poin-poin akhir itu. Malah, dia mengawalinya dengan lebih dulu tertinggal 17-20 hingga akhirnya membalikkan keadaan untuk menang. 

Putri bermain lebih sabar dan memperlambat tempo, tidak terpengaruh dengan pola permainan Wang yang cepat. Strategi ini membuat Wang melakukan banyak kesalahan dan menguntungkan bagi Putri. 

Quote

Dengan kondisi di lapangan, kami harus sabar dalam mengolah serangan dan harus siap lebih capek.

Pada gim kedua dan gim ketiga, kesalahan itu justru dilakukan Putri sekaligus membuyarkan upayanya mengejar perolehan angka. Padahal, Putri cukup menyulitkan Wang dengan dropshot silang yang tak mampu dijangkau atlet peringkat kedua dunia ini. Dia juga bertahan dengan baik, tidak sekadar mengembalikan serangan lawan. 

Akan tetapi, setiap Putri mendekat untuk menyamakan kedudukan, pukulannya justru membentur net atau salah menilai jatuhnya kok lawan yang ternyata masuk. 

Hal itu terjadi, misalnya, pada kedudukan 15-16 dan 16-17 pada gim ketiga. Setelah itu, Wang mendapatkan empat poin beruntun yang sebagian besar berasal dari kesalahan Putri. 

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, tampil menghadapi wakil China, Wang Zhi Yi, pada perempat final Jepang Terbuka 2025 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Jumat (18/7/2025). Putri kalah dengan skor 22-20, 17-21, 16-21.

”Cukup puas tapi belum menang juga, saya sudah bertemu hampir semua andalan tunggal putri China dan baru bisa menangnya di gim pertama jadi masih ada yang harus ditambah terutama fokus di poin-poin akhir gim penentuan. Dari 0-0 sampai poin 21 harus tahan fokusnya,” ucap Putri. 

Dengan hasil ini, Wang masih menjadi salah satu atlet penghuni 10 besar peringkat dunia yang belum bisa dikalahkan Putri. Dari total enam pertemuan, Putri selalu kalah dari Wang. 

Pertemuan sebelumnya tercipta di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2025, April lalu. Saat itu, Putri kalah 22-20, 16-21, 12-21. Duel ini menjadi satu dari tiga pertemuan keduanya saat sudah mencapai level senior. Adapun tiga pertemuan awal Putri dan Wang tercipta pada level yunior. 

Tiga wakil perempat final

Ke Jepang Terbuka, Indonesia mengirimkan total 13 wakil untuk lima kategori. Namun, hanya tiga wakil yang bisa melaju ke perempat final. Dengan kekalahan Putri, harapan Indonesia untuk menempatkan wakil di semifinal bertumpu pada ganda putra Fajar Alfian/M Shohibul Fikri dan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia S Ramadhanti yang sama-sama berlaga pada Jumat.

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, tampil menghadapi wakil China, Wang Zhi Yi, pada perempat final Jepang Terbuka 2025 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Jumat (18/7/2025). Putri kalah dengan skor 22-20, 17-21, 16-21.

Fajar/Fikri menantang unggulan pertama asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Lanny/Fania juga menghadapi unggulan pertama turnamen, Liu Sheng Shu/Tan Ning (China). 

”Pasangan Malaysia terkenal dengan pertahanan yang sangat baik, sangat rapat. Dengan kondisi di lapangan, kami harus sabar dalam mengolah serangan dan harus siap lebih capek,” kata Fajar sebelum pertandingan. 

Jepang Terbuka merupakan debut Fajar/Fikri yang baru dipasangkan setelah Indonesia Terbuka, Juni lalu. Penggabungan Fajar dan Fikri dilakukan karena Daniel Marthin (pasangan Fikri) masih menjalani pemulihan dari cedera lutut kiri. Cedera itu dialami saat Daniel menjadi bagian dari tim Indonesia pada Piala Sudirman.

Sementara Muhammad Rian Ardianto (partner Fajar) rehat sementara dari turnamen untuk keperluan keluarga. Alhasil, Antonius Budi Ariantho, pelatih ganda putra pelatnas Indonesia, memutuskan memasangkan Fajar dengan Fikri agar mereka tetap merasakan suasana pertandingan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul