Hari ini, 57 tahun lalu di pembukaan Olimpiade Meksiko, 12 Oktober 1968.
13 Okt 2025 09:15 WIB · Olahraga
Ada yang berbeda dalam pembukaan Olimpiade musim panas 1968 dibandingkan Olimpide-olimpiade sebelumnya. Seorang atlet perempuan, Enriqueta Basilio, biasa dipanggil Queta, yang menjadi pelari terakhir pembawa obor Olimpiade, hari itu dia juga menjadi perempuan pertama yang menyalakan api di kaldron, menandai dimulainya perayaan Olimpiade.
Penyalaan api Olimpiade dimulai pertama kali pada Olimpiade musim panas 1036 di Berlin. Sejak saat itu, ritual ini menjadi tradisi di setiap perhelatan Olimpiade baik musim panas maupun Olimpiade musim dingin.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/10/13/70736119-e9ed-46d8-b56d-2298ea14a534_jpg.jpg)
Berpakaian serba putih dengan bando di kepala, Queta tampak berlari menaiki 90 anak tangga menuju puncak kaldron. Sepanjang jalan, ribuan penonton memberi semangat. Setelah sampai puncak, ia menyentuhkan obor di tangannya ke sumbu kaldron. Tepuk tangan dan pelepasan ribuan merpati mengiringi penyalaan ini.
Hari ini, 13 Oktober 2025, tepat 57 tahun lalu, di mana Queta menjadi perempuan pertama yang menjadi pembawa obor terakhir sekaligus menyulut api Olimpiade di kaldron. Ia adalah seorang pelari gawang dan pelari cepat asal Meksiko yang tenar dan berprestasi pada tahun 1968 di Meksiko.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/10/13/c2663d1e-15c5-4bb2-9419-874fc53cfbec_jpg.jpg)
Pada Olimpiade 1968 di Meksiko, Queta juga berkompetisi dalam nomor lari gawang 80 meter, 400 meter, dan estafet 4x100 meter. Ia adalah satu-satunya wanita dalam sejarah Olimpiade yang berkompetisi di dua nomor lari gawang 80 meter dan 400 meter.
Pada Pan American Games 1967, Queta menempati posisi ketujuh di nomor lari gawang 80 meter dan memenangkan medali perunggu di nomor estafet 4x100 meter di Central American and Caribbean Games 1970. Ia kemudian menjadi anggota Komite Olimpiade Meksiko. Ia juga berkecimpung di dunia politik.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/10/13/eab9e824-b2bf-443b-b527-39e737bd91e7_jpg.jpg)
Queta meninggal di Meksiko pada 26 Oktober 2019 di usia 71 Tahun. Ia meninggal karena penyakit pneumonia. Namanya dikenang sampai kini di seantero Meksiko.
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Demitrius Wisnu WidiantoroPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan