Pergerakan pemudik di Pelabuhan Bakauheni yang didominasi kendaraan roda empat terpantau kondusif.
27 Mar 2025 17:58 WIB · Nusantara
KALIANDA, KOMPAS — Sejak H-10 hingga H-5 Idul Fitri 1446 Hijriah, ratusan ribu pemudik asal Pulau Jawa telah menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Pergerakan pemudik yang didominasi kendaraan roda empat terpantau kondusif. Puncak arus mudik diprediksi akan berlangsung mulai malam ini hingga H-2 Lebaran.
Berdasarkan pantauan Kompas, Kamis (27/3/2025), kondisi di Pelabuhan Bakauheni terpantau ramai lancar. Ribuan pemudik yang baru turun dari kapal langsung keluar pelabuhan untuk melanjutkan perjalanan ke Bandar Lampung dan kota-kota tujuan lainnya di Sumatera.
Demikian pula kondisi di Terminal Kedatangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Pemudik pejalan kaki yang tiba di pelabuhan langsung melanjutkan perjalanan dengan bus atau travel yang sudah tersedia di sana.
”Secara operasional, situasi di Pelabuhan Bakauheni berjalan dengan lancar dan kondisi cuaca juga baik,” ujar Syamsudin, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/9b43004e82409b817bbf4cbb170dbacc-DSC00997.JPG)
Data yang dihimpun dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, sejak H-10 hingga H-5 Idul Fitri atau selama periode 21-26 Maret 2025, jumlah pemudik asal Jawa yang telah menyeberang ke Sumatera tercatat 369.745 orang. Adapun total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama periode tersebut tercatat 80.802 unit.
Dari jumlah itu, kendaraan roda empat mendominasi dengan jumlah 64.188 unit, terdiri dari kendaraan pribadi sebanyak 44.057 unit, bus 3.324 unit, dan truk atau kendaraan besar lainnya sebanyak 16.807 unit. Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua sebanyak 16.614 unit.
Sebaliknya, jumlah pemudik asal Sumatera yang telah menyeberang ke Jawa selama periode yang sama tercatat 229.431 orang. Adapun total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa selama periode tersebut tercatat 47.221 unit.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/0fa79b9909750c4f3f9d59fdcfc65e2f-DSC00960.JPG)
Jumlah kendaraan roda empat tercatat 43.838 unit, terdiri dari kendaraan pribadi 23.755 unit, bus 3.448 unit, dan truk atau kendaraan besar lainnya 16.991 unit. Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua 3.373 unit.
Hingga Kamis pukul 17.00, antrean kendaraan yang akan masuk ke dalam kapal terpantau di area pelabuhan. Namun, antrean tidak sampai meluber ke luar. Kendaraan yang menyeberang dari Bakauheni ke Merak berasal dari daerah-daerah di Sumatera, terlihat dari plat kendaraan dengan seri nomor polisi BE (asal Lampung), BG (Sumatera Selatan), dan BD (Bengkulu).
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/ed2d3f6eb3c6274051349d36d7c48613-DSC00946.JPG)
Syamsudin mengatakan, pergerakan pemudik diprediksi akan melonjak pada Kamis (27/2/2025). Puncak arus mudik dipresdiksi berlangsung mulai malam ini hingga dua hari ke depan seiring banyaknya pemudik yang memilih perjalanan jelang akhir pekan.
Meski situasi kondusif, pihaknya terus berkomunikasi dengan ASDP Merak untuk menyiapkan berbagai langkah antisipasi saat terjadi kepadatan di Pelabuhan Merak.
”Kesiapan infrastruktur juga terkendali. Kepadatan bisa terjadi malam ini sampai dua hari menjelang Lebaran. Kami siap support jika ada kepadatan di merak, kami upayakan untuk mempercepat kapal kembali ke Pelabuhan Merak untuk membantu pengurai kepadatan di sana,” kata Syamsudin di Pelabuhan Bakauheni.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, kata dia, arus mudik Lebaran tahun ini diharapkan tetap lancar hingga puncak Lebaran. Ia juga mengimbau pemudik membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan untuk menghindari antrean panjang.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/9fa84cf80ba611062bc4b78f5dbb0859-DSC00977.JPG)
ASDP juga menyiapkan beberapa lokasi penjualan tiket sebelum Pelabuhan Bakauheni, antara lain, di rest area Kilometer 20 Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Pemudik juga bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Maya (33), pemudik asal Bogor, Jawa Barat, mengatakan, ia berangkat dari rumahnya sekitar pukul 08.00 dan tiba di Pelabuhan Merak sekitar pukul 10.00. Ia menyebut, perjalanan mudiknya lancar tanpa kendala berarti. Waktu tunggu kapal di pelabuhan juga kurang dari satu jam. ”Alhamdulillah perjalanan mudik tahun ini lancar karena di jalan belum padat,” ucapnya.
Penulis:
Vina OktaviaEditor:
Irma Tambunan