LIGA SUPER EROPA

Real Madrid Berdamai dengan UEFA, Proyek Liga Super Eropa Resmi Berakhir

Infantino: Sepak bola menang ketika kita bersatu.

13 Feb 2026 08:08 WIB · Olahraga

KOMPAS/J WASKITA UTAMA

Oleh Hendra Agus Setyawan

Presiden FIFA Gianni Infantino memuji kesepakatan untuk secara resmi mengakhiri proyek Liga Super Eropa yang digagas Real Madrid pada April 2021 bersama 12 klub Spanyol, Italia, dan Inggris.

”Sepak bola menang ketika kita bersatu,” demikian dikatakan Infantino seperti dikutip Associated Press, Kamis (12/2/2026), dalam Kongres Ke-50 UEFA di Belgia. Sehari sebelumnya, Real Madrid menyepakati secara prinsip berakhirnya Liga Super dengan UEFA. Presiden UEFA Aleksander Ceferin juga memuji konsensus tersebut sebagai kemenangan bagi sepak bola.

Presiden FIFA Gianni Infantino meninggalkan panggung setelah pengundian babak ”playoff” Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa di Markas FIFA di Zurich, Swiss, 20 November 2025.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin berbicara selama konferensi pers setelah Kongres Biasa Ke-49 UEFA yang diadakan di pusat kongres Sava Centar di Belgrade, Serbia, 3 April 2025.

Real Madrid, klub juara Liga Champions sebanyak 15 kali, dan presidennya, Florentino Pérez, tampak semakin terisolasi setelah Barcelona secara resmi menarik diri dari Liga Super Eropa. ”Kemarin, kami mendengar kabar baik tentang kesepakatan antara UEFA, EFC (European Football Clubs), dan Real Madrid,” kata Infantino. Ia mengucapkan selamat kepada Ceferin, pemimpin EFC Nasser al-Khelaifi, dan Pérez karena telah mencapai kesepakatan tersebut.

Di masa lalu, Infantino dituduh terlibat dalam pembentukan rencana pemisahan oleh klub-klub elite Eropa sebelum akhirnya membantah telah berkolusi dengan para ”pemberontak” setelah berbulan-bulan bungkam. Sementara itu, Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan, dia ”sangat senang” bahwa Madrid dan Barcelona ”bergabung kembali dengan keluarga”.

Penggemar memprotes keterlibatan Chelsea dalam Liga Super Eropa di luar Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (21/4/2021) dini hari WIB. Enam klub sepak bola Inggris mengumumkan bahwa mereka akan bergabung dengan Liga Super Eropa. Keputusan ini memicu protes dari para pendukung.
Pendukung tim Chelsea berunjuk rasa di luar Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, menentang keputusan Chelsea untuk bergabung dalam membentuk Liga Super Eropa baru bersama sejumlah klub, Rabu (21/4/2021) dini hari WIB. Rencana pembentukan Liga Super Eropa yang diikuti 12 klub mendapat protes dari penggemar sejumlah klub.
Mantan kiper Chelsea, Petr Cech (kanan, dengan masker di dagunya), di belakang barisan polisi, mencoba menenangkan para penggemar yang berunjuk rasa di luar Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (21/4/2021). Para pendukung ini memprotes keputusan Chelsea yang bergabung dalam pembentukan Liga Super Eropa bersama klub-klub besar lainnya. Liga Super Eropa diikuti 12 klub. Kompetisi rencana digelar pada Agustus 2021-Mei 2022.
Polisi berjaga di luar Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, saat unjuk ras para pendukung Chelsea, Rabu (21/4/2021). Para pendukung ini memprotes keputusan Chelsea yang bergabung dalam pembentukan Liga Super Eropa bersama klub-klub besar lainnya.
Polisi berjaga di luar Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, saat unjuk ras para pendukung Chelsea, Rabu (21/4/2021). Para pendukung ini memprotes keputusan Chelsea yang bergabung dalam pembentukan Liga Super Eropa bersama klub-klub besar lainnya. Liga Super Eropa sendiri diikuti 12 klub. Kompetisi sendiri rencana digelar pada Agustus 2021-Mei 2022.

”Jujur saja, kami semua lelah dengan perselisihan ini,” katanya. ”Kami memiliki beberapa perbedaan pendapat dengan presiden Real Madrid, tetapi izinkan saya memperjelas, kami tidak pernah kehilangan rasa hormat kepada diri kami sendiri, kepada satu sama lain, dan kami tidak pernah kehilangan kecintaan pada permainan. Dan izinkan saya memperjelas lagi, satu-satunya pemenang dari situasi ini adalah sepak bola, bukan yang lain.” Ceferin mengatakan, kepemimpinan Nasser al-Khelaifi sangat berperan dalam mengubah dialog menjadi arah perjalanan bersama.

<p>Liga super Eropa infografik</p>

Real Madrid dan Barcelona memenangkan putusan di Pengadilan Eropa di Luksemburg melawan penyelenggara Liga Champions UEFA lebih dari dua tahun lalu, tetapi tidak ada klub baru yang secara terbuka maju untuk bergabung dengan proyek pemisahan yang tidak memiliki jalan yang jelas ke depan. Kesepakatan pada hari Rabu antara Real Madrid, UEFA, dan kelompok EFC yang berpengaruh menyatakan bahwa prinsip-prinsip telah disepakati yang juga akan berfungsi untuk menyelesaikan perselisihan hukum mereka. Pengumuman ini disampaikan saat para pemimpin sepak bola Eropa bertemu di Brussels, Belgia, menjelang kongres tahunan UEFA yang dihadiri 55 federasi anggota.

Penyerang Barcelona, Lamine Yamal (tengah), dan penyerang Real Madrid, Vinicius Junior (kanan), berebut bola dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 26 Oktober 2025.
Wasit Soto Grado (kanan) memberikan kartu merah kepada gelandang Barcelona, Pedri (dua dari kiri), saat pertandingan melawan Real Madrid dalam Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 26 Oktober 2025.

Pada April 2021, Real Madrid memimpin 12 klub Spanyol, Italia, dan Inggris yang menantang UEFA dengan meluncurkan Liga Super Eropa, untuk menyaingi Liga Champions, dan berharap dapat memulai pertandingan dengan 20 tim. Namun, proyek tersebut runtuh dalam waktu 48 jam di tengah reaksi keras di Inggris dari para penggemar dan pemerintah yang mengancam akan memberlakukan undang-undang untuk melindungi struktur tradisional sepak bola Eropa.


Kerabat Kerja

Penulis:

Hendra Agus Setyawan
 | 

Editor:

Yuniadhi Agung
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan