Persib Bandung menampilkan perjuangan luar biasa di negeri jiran dengan kemenangan 3-2 atas Selangor FC di ajang ACL TWO.
06 Nov 2025 22:36 WIB · Olahraga
Media official Persib Bandung
BANDUNG, KOMPAS — Persib Bandung bangkit dari ketinggalan dua gol dan meraih kemenangan 3-2 atas tuan rumah Selangor FC dalam laga Grup G AFC Champions League Two 2025/2026 di Stadion MBPJ Petaling Jaya, Malaysia, Kamis (6/11/2025) malam. Hasil ini membawa Persib di ambang sejarah lolos babak penyisihan grup untuk pertama kali.
Dengan hasil ini, Persib memuncaki klasemen sementara Grup G AFC Champions League (ACL) Two dengan 10 poin, unggul satu angka dari Bangkok United yang sebelumnya menang 2-1 atas Lion City Sailors. Persib kini hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Dalam laga berlangsung pukul 19.15 WIB itu, tuan rumah Selangor FC, yang berjuluk ”Raksasa Merah”, tampil agresif sejak babak pertama.
Selangor bahkan memulai pertandingan dengan sempurna. Pada menit ketiga, Alvin Fortes mengelabui dua pemain bertahan di sisi kanan sebelum mengoper bola ke penyerang Selangor Chrigor Moraes yang menyelesaikannya dari jarak dekat. Selangor unggul 1-0.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/06/53cfd4c24d8d924526c522725b948370-Screenshot_20251106_213401.jpg)
Persib sempat merespons dengan menguji kiper Selangor, Sikh Izhan Nazrel, pada menit ke-13. Namun, tendangan keras Uilliam Barros dari jarak jauh langsung mengarah ke Nazrel.
Tuan rumah bahkan memperbesar keunggulan pada menit ke-17. Giliran Moraes menerobos ke kotak penalti. Saat itu, kiper Persib Teja Paku Alam sempat membuat penyelamatan.
Namun, dalam kerumunan di depan gawang, bek Persib Patricio Matricardi secara tidak sengaja menyundul bola ke gawangnya sendiri. Selangor memimpin 2-0 meski laga baru berjalan 17 menit.
Persib mencoba mengatasi ketinggalan dua gol dengan sejumlah peluang emas, tetapi Nazrel tangguh di depan gawangnya.
Dia, misalnya, melakukan penyelamatan ganda di menit ke-37 saat menepis tendangan Luciano Guaycochea dan penyerang Andrew Jung pada serangan berikutnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/06/bb5cd211b5d7c15c8e9cfe2487cf0fba-large_berg_selangor_izal_2039d6aa49.jpg)
Memasuki babak kedua, pesan Pelatih Persib Bojan Hodak di jeda laga sepertinya membangkitkan semangat anak asuhnya. Kali ini, sepakan Jung berkat asis Berguinho di dalam kotak penalti memaksa Nazrel memungut bola di gawangnya pada menit 49. Persib mulai mengejar 1-2.
Serangan Persib pun semakin gencar. Peluang demi peluang datang melalui Berguinho, Haye, dan Klok. Namun, penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Di menit ke-65, Hodak melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Luciano, Berguinho, dan Putros digantikan Beckham Putra Nugraha, Robi Darwis, dan Adam Alis. Tiga talenta lokal itu membuat tempo permainan tim berjuluk ”Pangeran Biru” semakin hidup.
Akhirnya pada menit ke-81, sepakan keras Adam Alis berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan matang dari Klok.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/06/d87e4f739dccf9334e6402f30c5b6460-large_bobotoh_selangor_5d4c4b46b7.jpg)
Seolah ”Dewi Fortuna” menjauh dari Selangor, penderitaan tim berlanjut saat membuat Nazrel blunder di waktu tambahan. Tendangannya mengenai Adam dan masuk ke gawang sendiri sehingga Persib memastikan kemenangan yang luar biasa pada menit 90+7.
Tak lama kemudian, wasit meniup peluit panjang yang menandai kemenangan penuh perjuangan Persib di negeri jiran. Kemenangan ini memperkokoh langkah Maung Bandung menuju fase gugur ACL Two musim ini.
Menurut Klok, kemenangan atas Selangor FC menjadi persembahan yang pantas didapatkan bobotoh, julukan dari suporter Persib.
Sebab bobotoh telah meluangkan waktu serta menghabiskan tenaga, bahkan uang yang tidak sedikit untuk mendukung langsung Persib di mana pun bertanding.
”Satu-satunya cara bagi kami untuk bisa membuat mereka mengingat momen ini adalah menciptakan malam yang indah bagi mereka,” kata kapten bernomor punggung 23 tersebut.
Penulis:
Fabio Maria Lopes CostaEditor:
Cornelius Helmy HerlambangPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari