Renaisans Marco Asensio Terbit dengan Seragam Aston Villa

Marco Asensio menemukan sentuhan magisnya bersama Aston Villa. Jika konsisten, ia berpeluang menjadi legenda pertama Villa asal ”Negeri Matador”.

05 Mar 2025 15:03 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

Eksekusi penalti yang super tenang dari Marco Asensio di menit ke-88 memastikan kemenangan Aston Villa 3-1 pada laga pertama babak 16 besar di kandang Club Brugge, Stadion Jan Breydel, Brussel, Belgia, Rabu (5/3/2025). Kehadiran Asensio menumbuhkan asa besar kepada Villa untuk bersaing di pentas terakbar Eropa.

Sejak didatangkan pada bursa transfer musim dingin lalu, Asensio telah memberikan dampak instan bagi Villa. Ia sudah mencetak gol di tiga kompetisi yang dijalaninya bersama klub asal kota Birmingham itu.

Asensio sudah mencetak masing-masing dua gol di Liga Inggris dan Piala FA. Ia pun sudah mencatatkan namanya di papan skor Liga Champions musim ini setelah memilih Villa usai tak mendapat tempat utama lagi di Paris Saint-Germain.

Koleksi lima gol dari tujuh laga berseragam Villa menyiratkan periode ”renaisans” dalam karier Asensio setelah tidak cukup sukses di Paris. Asensio hanya membutuhkan rerata 68 menit untuk mencetak gol bersama Villa. Itu adalah statistik gol per menit terbaik penyerang berusia 29 tahun itu dalam kariernya.

Tidak hanya dalam koleksi durasi waktu untuk mencetak gol, sinyal kebangkitan kembali Asensio juga terlihat dari efektivitas tembakannya. Ia mencatatkan akurasi tembakan sebesar 47 persen sejak datang ke Villa Park.

Penyerang Aston Villa Marco Asensio melakukan tendangan penalti saat lawan Club Brugge pada laga Liga Champions di Stadion Jan Breydel, Bruges, Rabu (5/3/2025) dini hari WIB. Villa menang 3-1.

Persentase itu sudah lebih tinggi dari catatan 42 persen yang tercipta di musim pamungkas bersama Real Madrid pada 2022-2023. Itu adalah periode terbaik dalam karier pemain kidal itu.

Kala itu, Asensio mampu mencetak 12 gol dari 43 penampilan di Liga Spanyol dan Liga Champions. Pada musim perpisahan di Stadion Santiago Bernabeu, Asensio mencetak sebuah gol setiap 146 menit.

Wujud kedewasaan

Bermain untuk Villa juga semakin menunjukkan kedewasaan Asensio. Ia bisa menyajikan peran efektif dalam lini serang Villa, baik sebagai pemain utama maupun masuk sebagai pengganti di pertengahan babak kedua.

Gol yang tercipta ke gawang Chelsea di Liga Inggris dan Cardiff City di Piala FA berawal dari perannya sebagai gelandang serang sejak sepak mula. Asensio tidak ketinggalan mampu mencetak gol ketika masuk sebagai pemain pengganti menghadapi Brugge. Ia masuk menggantikan Marcus Rashford pada menit ke-64.

Tampil kurang dari setengah jam sudah cukup bagi Asensio untuk menghasilkan dua ancaman ke gawang Brugge. Ketika baru empat menit menginjak arena pertandingan, Asensio sudah melepaskan tembakan tepat sasaran yang bisa diantisipasi kiper Brugge. Dengan dua tembakan itu, Asensio adalah pemain dengan catatan expected goals (xG) tertinggi di gim itu dengan 0,95 xG.

Terlepas dari perannya dalam mengancam gawang lawan, Asensio sangat membantu Manajer Aston Villa Unai Emery meramu skema menyerang. Selain bisa bermain sebagai gelandang serang dan penyerang sayap, Asensio juga tidak canggung tampil berdampingan dengan penyerang tengah utama Villa, Ollie Watkins.

Penyerang Aston Villa Marco Asensio (kanan) merayakan gol penalti yang dicetaknya ke gawang Club Brugge pada laga Liga Champions di Stadion Jan Breydel, Bruges, Rabu (5/3/2025) dini hari WIB.

Dengan kualitasnya, Asensio juga cepat beradaptasi dengan sejumlah pemain terbaik Villa, termasuk sesama pemain anyar, Rashford. Meskipun belum pernah menghabiskan waktu bersama di luar lapangan, Asensio dan Rashford sudah memiliki chemistry apik layaknya pemain yang sudah lama tampil bersama. Tiga dari lima gol Asensio berasal dari sumbangan asis Rashford.

Meskipun menghabiskan mayoritas kariernya di Spanyol, Asensio sudah memiliki bekal baik untuk berkarier di Inggris yang jarang dimiliki pemain asal negara-negara Latin, yaitu kemampuan fasih berbahasa Inggris. Situasi itu membantu pemilik 38 cap untuk tim nasional Spanyol itu cepat beradaptasi di Villa, meski Emery berasal dari Spanyol.

”Saya sangat senang dengan rekan setim dan seluruh staf. Mereka menumbuhkan banyak kepercayaan diri untuk saya. Saya senang usaha untuk terus memberikan performa terbaik berjalan baik. Tujuan utama saya untuk membantu tim mencapai tujuan musim dan terus mencetak gol,” kata Asensio kepada ITV.

Musim ini, Villa amat kesulitan mengulang capaian musim lalu untuk menembus zona empat besar. Tetapi, Villa tampil apik dengan menembus perempat final Piala FA. Mereka pun sudah menempatkan satu kaki di babak delapan besar Liga Champions karena akan menjamu Brugge di Villa Park, pekan depan.

”Kami harus terus mendorong diri, kini kami sudah berada di jalur yang tepat. Kami harus fokus di setiap pertandingan,” ucap Asensio yang sudah mengangkat 21 trofi selama kariernya.

Guillem Balague, pakar serta penulis sejumlah buku tentang sepak bola Spanyol, mengungkapkan, keberhasilan Villa mendatangkan Asensio ibarat cinta Emery yang akhirnya bertepuk tangan. Kata Balague kepada BBC, Emery sudah tiga kali berusaha mendatangkan Asensio.

Eskpresi penyerang Aston Villa Marco Asensio saat laga Liga Champions melawan Club Brugge di Stadion Jan Breydel, Bruges, Rabu (5/3/2025) dini hari WIB.

”Asensio juga sudah lama menanti bisa bergabung dengan Unai (Emery). Sebelum datang ke Villa, Unai telah menjanjikan Asensio untuk kembali memerankan tugas sebagai nomor 10 yang pernah dijalaninya di Mallorca. Jadi, tak heran Asensio mampu memberikan dampak langsung di Villa Park,” tutur Balague.

Selain harmoni skuad dan peran permainan yang sesuai keinginannya, satu hal lain yang juga diidamkan Emery dari pemain berpengalaman dan bermental juara seperti Asensio adalah rasa laparnya terhadap kesuksesan. Asensio bisa berbagi peran dengan Emiliano Martinez, kiper Villa, yang selalu menjadi rujukan sikap mental skuad Villa karena predikatnya sebagai juara Piala Dunia bersama Argentina.

Emery mengingatkan skuadnya bahwa kemenangan di kandang Brugge belum memastikan tempat mereka ke babak selanjutnya. ”Masih ada 90 menit lagi. Kami tahu kapasitas mereka, sehingga kami akan mempersiapkan diri untuk menghadapi segala skenario di gim kedua, termasuk menjalani masa perpanjangan waktu dan adu penalti,” ujar Emery dilansir laman UEFA.

Dari performa awal yang meyakinkan untuk Villa, Asensio berpeluang menjadi legenda pertama Villa asal Eropa daratan, terutama Spanyol. Hal itu paling cepat bisa dicapai Asensio jika bisa membantu Villa untuk akhiri dahaga gelar juara di Piala FA atau Liga Champions.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto