Retret di Akmil Magelang Tuntas, Prabowo Minta Kabinet Tancap Gas

Pembekalan selama retret di Akmil Magelang dinilai positif oleh sejumlah menteri/wamen Kabinet Merah Putih karena bisa menguatkan kedisiplinan dan soliditas tim.

27 Okt 2024 14:05 WIB · Politik & Hukum

Oleh Iqbal Basyari - [email protected]

MAGELANG, KOMPAS — Retret Kabinet Merah Putih yang digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, sejak Kamis (24/10/2024) telah tuntas pada Minggu (27/10/2024). Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh anggota kabinetnya untuk segera tancap gas melaksanakan program-program prioritas.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi yang pertama meninggalkan lokasi retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Gibran keluar dari gerbang Akmil sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung menyapa masyarakat yang menunggu di luar area tersebut. Ia juga membagikan buku tulis dan susu kepada anak-anak yang menunggu di gerbang Akmil.

Rombongan selanjutnya yang keluar dari Akmil adalah para menteri Kabinet Merah Putih. Beberapa menit berselang, disusul jajaran wakil menteri, kepala/wakil kepala badan, dan utusan khusus presiden. Para menteri akan naik Pesawat Boeing 737 TNI AU untuk kembali ke Jakarta, sedangkan wakil menteri naik Pesawat Hercules TNI AU.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto terlihat meninggalkan Akmil sekitar pukul 10.50 WIB. Prabowo menggunakan Mobil MV3 Garuda Limousine dan menyapa para warga yang sudah menunggunya di sepanjang Jalan Jenderal Gatot Subroto, depan Akmil.

Retret Magelang

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan, rangkaian kegiatan retret telah melatih kedisiplinan, loyalitas, dan militansi. Hal-hal ini dinilai penting bagi jajaran kabinet dalam menjalankan tugasnya. Pelatihan nilai-nilai itu di awal masa kerja kabinet sekaligus menunjukkan kabinet disiapkan secara terstruktur dan sistematis. Persiapan ini belum pernah ada sebelum Kabinet Merah Putih.

Setelah retret usai, lanjutnya, Presiden Prabowo meminta jajaran kabinetnya untuk segera bekerja. ”Presiden minta mulai besok kita tancap gas,” ujar Bima di Akmil, Minggu (27/10/2024).

Ada lebih dari 100 peserta retret selama empat hari ini, terdiri dari Presiden, Wakil Presiden, menteri, wakil menteri, kepala/wakil kepala badan, dan utusan khusus presiden.

Selama mengikuti retret, mereka mengikuti berbagai agenda yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB. Para anggota kabinet bahkan dibangunkan pukul 04.00 WIB untuk bersiap mengikuti latihan baris-berbaris. Saat mengikuti baris-berbaris, mereka mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad).

Presiden Prabowo Subianto bersama anggota Kabinet Merah Putih mengikuti kegiatan latihan baris berbaris saat Retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2024)

Selain itu, para peserta diberikan pembekalan soal materi terkait dengan pemerintahan. Materi yang disampaikan, di antaranya, ialah terkait pencegahan korupsi, perencanaan pembangunan, hilirisasi, serta food estate dan makan bergizi. Tak sebatas itu, retret juga dimanfaatkan oleh tujuh menteri koordinator untuk rapat dengan menteri-menteri yang di bawah koordinasinya guna membahas program strategis ke depan.

Berbeda dengan pembekalan pada umumnya yang digelar di hotel ataupun gedung pertemuan, kegiatan selama retret, seperti pembukaan, kegiatan fisik, dan upacara, dilaksanakan di alam terbuka. Para peserta juga menginap di tenda.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan, retret penting untuk memperkuat soliditas barisan kabinet. Para menteri juga dapat mengonsolidasikan langkah-langkah yang tepat untuk melaksanakan program lima tahun ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, Presiden Prabowo menginstruksikan agar program-program pemerintah jangka pendek dan menengah harus segera diselesaikan. Jajaran kabinet pun siap untuk mengimplementasikan semua program itu secara cepat karena tim telah terbentuk setelah retret. ”Insya Allah kami langsung kerja cepat,” tuturnya.

Retret Kabinet

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhammad Mardiono menuturkan, materi yang disampaikan dalam retret juga memberikan pencerahan untuk melakukan percepatan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Semua materi penting telah dipaparkan sehingga kementerian terkait dapat segera mengimplementasikan di lapangan.

”Bapak Presiden menginginkan agar program-program langsung dikerjakan lebih cepat, tidak ada banyak waktu untuk menunggu, harus bekerja cepat untuk rakyat,” kata Mardiono.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, retret kali ini menjadi bekal yang baik untuk kabinet selama lima tahun mendatang. Seusai retret, diharapkan semua jajaran dapat melaksanakan program-program prioritas dalam waktu cepat.

Apalagi selama retret, semua anggota kabinet telah diberikan pemahaman yang sama tentang apa yang ingin dicapai oleh Presiden Prabowo. Menteri koordinator juga telah diinstruksikan untuk mempererat kerja sama dengan kementerian teknis untuk melaksanakan program-program yang ditetapkan.

Kalangan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih tiba di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). Anggota Kabinet Merah Putih akan menjalani retret selama empat hari di Akmil. Acara ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko

Ia melanjutkan, belum ada rencana retret lanjutan. Saat ini, seluruh kabinet diminta untuk segera bekerja. Evaluasi juga akan dilakukan untuk memastikan seluruh anggota kabinet dapat mencapai target yang ditetapkan. Sebelumnya pernah disampaikan, Prabowo akan mengevaluasi kinerja setiap pembantunya setelah enam bulan bekerja.

Sebelum retret di Akmil Magelang, para menteri/wamen serta kepala/wakil kepala badan telah memeroleh pembekalan di kediaman Prabowo, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam acara pembekalan yang diberi tajuk ”Hambalang Retreat” itu, sejumlah pemateri dari luar negeri dihadirkan. Kala itu pembekalan diberikan sebelum para pembantu Prabowo itu dilantik sebagai menteri/wamen ataupun kepala/wakil kepala badan.

Lebih jauh, saat ini seluruh kementerian sudah dapat langsung bekerja. Kebutuhan gedung perkantoran sudah dibagi dan tidak diperlukan penambahan. Begitu pula kebutuhan aparatur sipil negara telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

”Mohon doanya kepada seluruh rakyat Indonesia, ini bagian dari ikhtiar Bapak Presiden berserta dengan seluruh jajarannya untuk bersatu, kompak, koordinasi dalam rangka mencapai program-program selama masa pemerintahan Prabowo-Gibran,” tutur Prasetyo.


Kerabat Kerja

Penulis:

Iqbal Basyari
 | 

Editor:

Antonius Ponco Anggoro