Calon Ketua Umum PPP, Ada Sandiaga hingga Dudung

Kepemimpinan Mardiono sebagai Plt Ketua Umum PPP dipertanyakan karena gagal membawa partai itu lolos parlemen pada Pemilu 2024. Ada upaya untuk mendongkel Mardiono.

14 Des 2024 10:03 WIB · Politik & Hukum

Oleh Nikolaus Harbowo

Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan atau PPP Mardiono menilai kegagalan PPP pada Pemilu 2024 tidak bisa serta-merta disalahkan hanya kepada satu orang, tetapi harus menjadi evaluasi bersama bagi organisasi. Berbeda dengan Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy yang menyebut pucuk pimpinan PPP merupakan pihak yang paling bertanggung jawab karena gagal menakhodai partai ini.

Bahkan, muncul dorongan untuk dilakukan penyegaran di posisi ketua umum PPP. Empat nama sudah masuk bursa calon ketua umum PPP, mulai dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Sandiaga Salahuddin Uno hingga mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Dudung Abdurachman.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Mardiono dalam Mukernas II PPP di Jakarta, Jumat (13/12/2024) malam, mengatakan, dirinya tidak alergi dengan kritikan dan evaluasi atas kegagalan PPP pada Pemilu 2024. Ia membeberkan bahwa dirinya pun telah mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki, mulai dari jaringan hingga semua kekuatan politik, agar PPP bisa lolos parlemen. Namun, apa daya, situasi tidak mengizinkan untuk semua itu.

”Karena itu, saya sampaikan di sini, saya tidak alergi dengan evaluasi. Saya juga tidak alergi dengan kritik. Saya juga tidak alergi untuk mengakui kekalahan, mengakui kesalahan, karena memang manusia tidaklah ada yang sempurna. Saya yakini dari setiap ujian dan tantangan pasti ada peluang untuk bangkit lebih kuat lagi di masa mendatang,” ujar Mardiono di depan para pimpinan DPW hingga DPP PPP.

Dalam Mukernas bertemakan ”Transformasi PPP untuk Indonesia” ini, PPP ingin agar ada pelajaran yang dapat dipetik dari Pemilu 2024 sehingga PPP bisa kembali berjaya pada pemilu-pemilu berikutnya. Pada Pemilu 2024, PPP dinyatakan tidak lolos ke DPR untuk kali pertama. Padahal, PPP merupakan partai paling senior di antara partai di parlemen, yang sudah 11 kali ikut pemilu sejak 1973.

Menurut rencana, Mukernas II ini akan ditutup pada Sabtu (14/12/2024) malam nanti. Ada tiga agenda yang akan dilakukan dalam forum tersebut. Selain mengevaluasi kinerja Pemilu 2024, Mukernas II akan menetapkan waktu dan tempat penyelenggaraan Muktamar X. Muktamar tersebut akan dijadikan forum tertinggi partai untuk memilih calon ketua umum baru PPP.

Quote

Kesalahan masa lalu harus menjadi introspeksi kita untuk perbaikan dan menggapai cita-cita mendatang.

Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono menyampaikan pidato politik dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP di Jakarta, Jumat (13/12/2024) malam. Dalam mukernas yang akan digelar mulai 13-15 Desember 2024 ini, PPP mengangkat tema "Transformasi PPP untuk Indonesia". Forum ini diharapkan menjadi forum evaluasi PPP atas kegagalan PPP pada Pemilu 2024.

Mardiono melanjutkan, dari pemilu ke pemilu, perolehan suara ataupun perolehan kursi PPP di parlemen selalu menurun. Menurut dia, ini merupakan tanggung jawab semua kader. ”PPP sudah diamanatkan kepada kita semua. Karena itu, kita semua tidak boleh lari dari kenyataan dan tidak boleh lari dari tanggung jawab di masa mendatang,” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, ia mengajak semua kader untuk bangkit dan mendukung transformasi besar-besaran bagi PPP. PPP harus segera menyusun langkah strategis dan inovatif sehingga PPP ke depan bisa lebih diterima oleh masyarakat.

Sejumlah langkah strategis tersebut di antaranya melakukan transformasi internal, meningkatkan soliditas kader, serta semakin dekat dengan rakyat melalui program-program nyata yang relevan dengan kebutuhan mereka. Di sisi lain, dibutuhkan pula pemanfaatan media digital secara lebih masif dan luas sehingga mampu menjangkau para pemilih muda.

”Dengan langkah-langkah ini, kami harap PPP dapat meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat. Diharapkan PPP ke depan dapat diterima seluruh lapisan masyarakat. Kesalahan masa lalu harus menjadi introspeksi kita untuk perbaikan dan menggapai cita-cita mendatang,” kata Mardiono menegaskan.

Infografik Perolehan Suara PSI dan PPP pada Pemilu 2024 Berdasarkan Hasil Hitung Cepat Sejumlah Lembaga

Agenda muktamar

Mardiono dalam pidato politiknya juga menyinggung soal PPP yang tengah mengagendakan Muktamar X. Ia berharap Muktamar X dapat terselenggara dengan sebaik mungkin. ”Kiranya tidak diwarnai dengan cacat-cacat organisasi. Tidak diwarnai dengan konflik-konflik. Kita tidak membuka diri untuk para pihak yang mengadu domba, mengembangkan fitnah, dan membenturkan kader satu dengan yang lain,” ujarnya.

Ia tidak mengungkap siapa pihak-pihak yang ingin merusak internal PPP tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa pihak-pihak tersebut tidak ingin agar PPP eksis dan bangkit kembali. ”Itu sudah pasti, namanya juga politik. Setiap politik, yang pasti ada lawan politiknya. Itu sudah takdir dalam politik, kodrat dalam politik. Tidak ada politik yang mulus tanpa lawan,” katanya.

Ia pun menyinggung isi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan puncak hari ulang tahun ke-60 Partai Golkar, beberapa hari lalu. Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa di Gerindra saja ada kubu-kubu di dalamnya. ”Nah, apalagi di PPP. Ya, tentu ada kubu-kubu itu,” tuturnya.

Mardiono mengaku miris dengan berbagai fitnah yang belakangan ini ditujukan kepadanya. Padahal, ia selalu bisa menerima semua kritik-kritik setajam apa pun. Ia mempersilakan kepada siapa pun untuk ikut mencalonkan diri menjadi ketua umum PPP dan pengurus PPP.

Asalkan semua bermodalkan pada etika-etika keindonesiaan. ”Marilah kita awali Muktamar X yang akan menjadi modal untuk kita bangkit kembali. Insya Allah, kita bisa memperkuat soliditas dan membawa PPP berjaya di masa mendatang,” ucapnya.

Ketua Dewan Pertimbangan PPP Romahurmuziy saat ditemui di sela-sela acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta, Jum'at (16/6/2023).

Bursa calon ketua umum

Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy menilai, sudah sepantasnya mukernas kali ini menjadi forum evaluasi PPP atas kegagalan pemimpin puncaknya dalam menakhodai partai. Sebab, baru pada Pemilu 2024 dari 11 kali pemilu yang diikuti PPP, partai itu tidak masuk ke Senayan.

”Untuk itu, sebagai bahan evaluasi itu adalah kesediaan untuk secara ksatria menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh kader PPP di Indonesia atas tidak masuknya untuk pertama kali PPP ke Senayan ini. Dan, tentunya menyediakan diri untuk secara ikhlas menyiapkan muktamar bagi hadirnya calon-calon pemimpin baru PPP, baik dari dalam maupun dari luar,” ucap Romahurmuziy yang biasa dipanggil Rommy.

Ia pun mengkritik Plt Ketua Umum PPP kali ini merupakan plt ketua umum terlama dalam sejarah partai. ”Ini sangat tidak sehat. Para pimpinan majelis sudah menyerukan untuk menyegerakan muktamar sejak berbulan-bulan silam. Namun, Plt Ketua Umum (Mardiono) terus berkilah menunda dengan berbagai alasan,” kata Rommy.

Terakhir, surat para pemimpin majelis partai pada Oktober 2024 meminta agar muktamar segera dilaksanakan di Januari atau Februari 2025. Surat ini bahkan tidak pernah dijawab hingga saat ini. Oleh karenanya, Rommy berharap mukernas ini wajib memutuskan waktu dan tempat pelaksanaan Muktamar X, yang diharapkan sesuai dengan permintaan para pemimpin majelis, yaitu pada Februari 2025.

Menurut Rommy, sudah saatnya dibutuhkan peremajaan di tubuh PPP. PPP harus mau menerima bahkan calon-calon ketua umum yang berasal dari luar PPP. Bahkan, lanjutnya, bukan tidak mungkin Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP diubah untuk bisa mengakomodasi pihak eksternal menjadi ketua umum PPP.

”Sebagai partai Islam, yang enggak boleh diubah itu, kan, hanya Al Quran saja. Jadi, kalau cuma AD/ART diubah itu adalah keharusan karena itu bagian dari adaptasi PPP terhadap kebutuhan, termasuk kebutuhan pemimpin baru,” tutur Rommy.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turun dari panggung dalam acara silaturahim akbar PPP yang digelar di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Minggu (8/1/2023).

Rommy mengaku sudah mendengar ada empat nama yang kuat dicalonkan sebagai ketua umum PPP. Dua nama dari internal PPP, yakni mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Sandiaga Salahuddin Uno. Lalu, dari luar PPP, ada Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Dudung Abdurachman.

”Saya mendapat suara dari berbagai Whatsapp group yang saya ikuti di internal Partai Persatuan Pembangunan, sekurang-kurangnya sudah muncul empat nama itu,” kata Rommy.

Rommy mengungkapkan pula ada keinginan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk adanya penyegaran di tubuh PPP. Jokowi juga memberikan berbagai masukan terhadap kelanjutan dan keberlangsungan PPP agar bisa kembali ke Senayan pada 2025-2029. Hal itu disampaikan Jokowi ketika bertemu Rommy beberapa waktu lalu di sebuah rumah makan di Jakarta. Namun, Rommy membantah soal Jokowi menjagokan satu nama untuk menjadi calon ketua umum PPP.

”Tidak ada nama yang disampaikan kepada beliau, tetapi memang beliau mendorong adanya penyegaran di tubuh Partai Persatuan Pembangunan yang terkait dengan kelesuan perolehan suara secara nasional kemarin. Beliau paham itu karena kita melewati gagalnya Pemilu 2024 kemarin di Senayan, kan, pada saat beliau (masih menjabat sebagai presiden),” papar Rommy.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nikolaus Harbowo
 | 

Editor:

Cyprianus Anto Saptowalyono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra