Pendekatan artistik yang memadukan seni dekorasi dan narasi diharapkan membawa pengalaman unik bagi pengunjung serta mendongkrak angka penjualan mobil.
24 Jul 2025 08:00 WIB · Ekonomi & Bisnis
Panggung otomotif kini bukan sekadar ruang untuk memajang berbagai deretan kendaraan. Di tangan para desainer, produsen, dan kreator visual, arena pameran justru menjelma menjadi ruang artistik yang memanggungkan nama para jenama.
Di balik balutan pangung artistik tersebut, sejumlah jenama ingin menjadikan mobilnya sebagai bagian dari cerita kepada pengunjung. Ada narasi pertualangan, keluarga, keberlanjutan lingkungan, kolaborasi masa lalu dan masa kini, sporty, hingga futuristik.
Narasi dari sejumlah jenama itu mengusung keunggulan teknologinya masing-masing. Semua beradu panggung dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD), Kabupaten Tangerang, dari 24 Juli hingga 3 Agustus 2025.
Salah satunya, Suzuki Jimny, satu dari puluhan mobil yang ”manggung” di GIIAS 2025 dengan narasi pertualangan. Lantai gedung ICE BSD disulap menjadi arena alam hijau terbuka dengan susunan bebatuan, sungai, hingga kayu perapian. Jimny seolah siap membawa para pengunjung bertualang dan berkemah di alam terbuka. Segala medan jalan bukan halangan untuk mencapai tujuan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/23/f54331cff05d85b334a69992b97ca87a-IMG_20250723_202741.jpg)
Jimny tak sendiri. Narasi petualangan juga hadir pada jenama Jeep Wrangler Rubicon dengan panggung jalan bebatuan. Bahkan, salah satu kendaraan tampak bermanuver di medan yang menanjak. Gaya pakaian para modelnya pun menyesuaikan dengan nuansa petualangan itu.
Selain Rubicon, beberapa jenama mengusung narasi pertualangan lainnya, seperti Jaecoo J8 Ardis dan Baic BJ40 Plus.
Ada pula panggung lain yang mendapat perhatian dari pengunjung, yaitu XPeng dengan narasi futuristiknya. Model etalase kendaraan ini menyematkan kesan teknologi tinggi dari masa depan. Ada empat baling-baling di sisi depan dan belakang. Belum selesai berkendara di jalan, pengunjung seolah sudah diajak mencicipi kendaraan masa depan.
Panggung yang juga cukup menarik perhatian adalah mobil Yangwang U9, supercar listrik BYD. Mobil mewah ini tampak sporty di panggung jalan bertekstur paving block atau conblock seperti sedang berjalan-jalan di luar negeri.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/23/b895cabbea2bb9d137095939e732d46f-IMG_20250723_203058.jpg)
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, pameran ini lebih dari urusan jualan mobil. ”Ini tentang bagaimana industri otomotif juga bisa tampil sebagai etalase kreativitas. Ini bagian dari strategi, inovasi, yang pada akhirnya berdampak pada perputaran ekonomi,” ujarnya saat meninjau pameran otomotif berskala internasional itu, Rabu (23/7/2025).
Menurut Bamsoet, sapaan akrabnya, kehadiran desain panggung yang kreatif dan tematik bukan hanya sekadar perihal estetika, melainkan menjadi daya tarik utama yang membangun pengalaman pengunjung.
Saat ini, industri otomotif Indonesia masih memiliki kesempatan untuk terus berkembang selama masih optimistis, hati-hati, waspada, dan rasional.
Cara-cara kreatif dan inovatif ini pun mendorong geliat ekonomi di beragam sektor lainnya. Tidak hanya bagi pelaku industri mobil yang memajang kendaraan jagoannya, tetapi juga pelaku bisnis kecil seperti penyedia dekorasi, penyelenggara acara (event organizer), hingga produsen suvenir tematik.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/23/27baf8a82920b96d0db33dc3a05a94fd-IMG_20250723_203741.jpg)
Pendekatan artistik di setiap panggung yang dikemas secara unik, imajinasif, dan kreatif, itu menjadi medium penting dalam mempromosikan produk sekaligus menarik minat calon pembeli. Dengan cara itu, kata Bamsoet, pameran otomotif GIIAS 2025 diharapkan mampu mendongkrak penjualan mobil nasional.
Belakangan, penjualan mobil turut terdampak oleh kondisi perekonomian yang sedang lesu dan penuh gejolak. ”Kondisi ini harus dijawab dengan mengeliatkan ekonomi. Salah satunya dengan pameran ini,” kata Bambang.
Ia meyakini, pameran otomotif yang akan berlangsung hingga 3 Agustus mendatang itu akan ramai dikunjungi oleh pembeli yang mencari kendaraan sesuai kebutuhan masing-masing.
Sementara itu, menurut Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, GIIAS menjadi refleksi nyata dari arah industri otomotif Indonesia yang terus meningkat dari sisi investasi hingga menjadi motor pertumbuhan industri manufaktur. Pada pameran tahun ini, GIIAS 2025 akan menghadirkan lebih dari 60 jenama otomotif dunia dengan dukungan 120 industri.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/23/496fc51187c9bfa00414ecde6421fccb-IMG_20250723_203903.jpg)
Ia menjelaskan, pada periode 2020-2024, realisasi investasi di sektor otomotif telah mencapai lebih dari Rp 150 triliun. Capaian ini menunjukkan kepercayaan yang besar dari pelaku industri global terhadap potensi pasar Indonesia, serta kesiapan ekosistem otomotif nasional untuk terus berkembang.
”Kami melihat angka investasi yang signifikan dalam lima tahun terakhir. Itu menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak lagi hanya dilihat sebagai pasar, tetapi bagian penting dari rantai pasok dan inovasi global. GIIAS akan menjadi panggung utama untuk memperlihatkan bahwa industri otomotif Indonesia terus tumbuh dan siap berkembang,” ujar Nangoi.
Dalam beberapa tahun terakhir juga, produsen otomotif dari sejumlah negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Eropa, Amerika Serikat, China, hingga Vietnam, terus menunjukkan komitmen terhadap pasar Indonesia melalui peluncuran produk baru, pembangunan jaringan penjualan, hingga investasi fasilitas produksi.
”Kehadiran berbagai merek dari seluruh penjuru dunia ini menjadikan GIIAS sebagai pameran otomotif yang besar dan lengkap. GIIAS dipastikan juga akan menjadi ajang pilihan berbagai merek kendaraan untuk meluncurkan atau memperkenalkan produk dan teknologi terkininya,” lanjut Nangoi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/23/8bd1d1e171aa5561e7dae9900bae4b72-IMG_20250723_203655.jpg)
Di tengah gejolak perekonomian global, Gaikindo masih optimistis industri otomotif Indonesia dapat bertahan dan berkembang dengan memanfaatkan peluang-peluang baru. Industri otomotif Indonesia tercatat mengekspor kendaraan ke lebih dari 90 negara. Indonesia juga masih menjadi magnet investasi bagi merek otomotif global.
”Saat ini, industri otomotif Indonesia masih memiliki kesempatan untuk terus berkembang selama masih optimistis, hati-hati, waspada, dan rasional. Salah satu upayanya adalah dengan menjaga dan mendorong permintaan pasar, baik domestik maupun internasional,” katanya.
Wakil Presiden Direktur Astra (In-Charge Astra Financial) Rudy menuturkan, Astra Financial yang selama tujuh tahun berturut-turut telah menjadi sponsor platinum bagi GIIAS mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional melalui penyediaan one stop financial solution bagi konsumen otomotif Tanah Air.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/23/ff08156686e8c7944e5389e7cbb42120-20250723RZF02.JPG)
Partisipasi Astra Financial di GIIAS, ujarnya, merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui rangkaian produk, layanan, dan aktivitas edukatif yang relevan.
”Kami mendorong masyarakat untuk lebih mengenal akses dan manfaat layanan keuangan formal, sebagai fondasi penting dalam membangun kesejahteraan yang berkelanjutan,” tutur Rudy.
Di ajang GIIAS tersebut, Astra Financial menawarkan sejumlah program dan promo, salah satunya melalui program ”Kredit Cerdas Bersama Astra Financial di GIIAS 2025”. Program itu memberikan penawaran spesial bagi pengunjung dari Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) untuk opsi kredit mobil berupa bunga spesial mulai dari 2,3 persen untuk tenor 1-3 tahun serta 4,5 persen untuk tenor 4-5 tahun.
Jadi, siapkah Anda menjelajahi cerita-cerita jenama otomotif di panggung GIIAS 2025?
Penulis:
Aguido AdriEditor:
Agnes TheodoraPenyelaras Bahasa:
Rosdiana Sitompul