50 Tahun Kekalahan AS di Perang Vietnam, Saat Nyawa Lebih Berharga Dibanding Helikopter

Arsip foto 50 tahun berakhirnya perang Vietnam.

01 Mei 2025 10:10 WIB · Foto

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Dari belasan foto yang dirilis kembali AP dalam rangka peringatan 50 tahun berakhirnya Perang Vietnam, ada satu foto yang begitu kuat menggambarkan situasi saat itu. Belasan personel Angkatan Laut Amerika Serikat mendorong sebuah helikopter yang telah kosong, membuangnya dari dek kapal USS Blue Ridge ke laut. 

Dalam caption-nya dituliskan bahwa itu dilakukan untuk memberikan ruang bagi helikopter-helikopter yang lain agar dapat mendarat dan menurunkan penumpangnya ke kapal. Peristiwa itu terjadi Selasa, 20 April 1975, tepat 50 tahun lalu. 

Di foto yang lain, yang tak kalah dramatisnya, terlihat ribuan rakyat berusaha memanjat pagar Kedutaan Besar AS di Saigon, Vietnam, agar mereka ikut diselamatkan sebelum pasukan komunis datang. Hari itu adalah hari yang sibuk bagi AS yang diwakili di Kedubes AS di Saigon. Dari pagi dini hari berlangsung evakuasi staf dan pegawai kedutaan. 

Seorang ibu Vietnam Selatan yang menangis dan ketiga anaknya terlihat di dek kapal komando amfibi di Saigon, 29 April 1975.
Pengungsi Vietnam di atas perahu terakhir di Saigon saat pasukan PRG mendekat pada 30 April 1975.
Foto file 29 April 1975 ini, warga sipil Vietnam Selatan memanjat dinding Kedutaan Besar Amerika Serikat setinggi 14 kaki di Saigon, mencoba mencapai helikopter evakuasi saat orang Amerika terakhir berangkat dari Vietnam.
Sebuah helikopter Amerika Serikat lepas landas dari helipad di atas Kedutaan Besar AS di Saigon, Vietnam, 30 April 1975.
Pada hari Minggu ini, 27 April 1975, sebuah salib dari sebuah gereja di Saigon berdiri di langit fajar setelah serangan roket.
Foto file 30 April 1975 ini, warga sipil Vietnam Selatan mencoba memanjat dinding Kedutaan Besar Amerika Serikat di Saigon untuk menaiki penerbangan evakuasi.

Helikopter hilir mudik bergantian singgah dan segera terbang begitu penumpang di dalamnya penuh. Situasi ini diperparah dengan ribuan warga Saigon yang juga berupaya untuk ikut proses evakuasi yang diperuntukkan untuk staf dan pegawai Kedubes AS. Mereka nekat memanjat pagar tinggi yang dikelilingi kawat berduri menuju landasan helikopter.

Perang Vietnam adalah perang saudara antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan yang terpecah karena perbedaan ideologi di tahun 1954. Vietnam Utara yang dikuasai Ho Chi Minh menjadikan Hanoi sebagai ibu kota, sedangkan Vietnam Selatan yang dikuasai Ngo Dinh Diem dengan ibu kota di Saigon. Ho Chi Minh ingin menjadikan Vietnam negara komunis, sedangkan Ngo Dinh Diem ingin membangun negara ala Barat. 

Segera saja, perang ini lantas melibatkan dua negara adidaya saat itu, yakni AS dan Uni Soviet. Ketika Vietnam Utara mengumumkan konstitusi komunis, AS segera mengirimkan bantuan untuk Vietnam Selatan. 

Helikopter Amerika Serikat lepas landas dari landasan di atas Kedutaan Besar AS saat evakuasi Saigon, 30 April 1975.
Pengungsi yang melarikan diri dari pasukan komunis mengalir ke Saigon pada 28 April 1975, dengan kendaraan dan berjalan kaki dari distrik pedesaan di utara ibu kota.
Foto 29 April 1975 ini, warga Vietnam memanjat tembok Kedutaan Besar Amerika Serikat di Saigon, Vietnam, mencoba untuk sampai ke zona penjemputan helikopter, tepat sebelum akhir Perang Vietnam.
Pasukan Vietnam Utara yang menang mengendarai tank di Rue Catinat di Saigon sementara warga sipil Vietnam Selatan melihat, 30 April 1975, saat ibu kota Vietnam Selatan jatuh ke tangan pasukan komunis, mengakhiri Perang Vietnam.
Sebuah Helikopter Amerika lepas landas dari helipad di atas Kedutaan Besar Amerika di Saigon, Vietnam, 30 April 1975.

Perang panjang ini berlangsung lebih dari 20 tahun. AS, yang kehilangan lebih dari 58.000 tentaranya selama membantu Vietnam Selatan, pada tahun 1973 akhirnya mengakhiri perang dan segera menarik pasukannya. Ini juga menjadi kekalahan pertama AS di medan pertempuran. Pertempuran masih berlanjut antara tentara Vietnam selatan yang tanpa dukungan AS melawan Vietnam utara.

Selama hampir dua tahun, AS sibuk menarik dan memindahkan pasukan keluar dari Vietnam, tiba-tiba pada 28 April 1975, terdengar kabar pasukan Vietnam Utara mendekat di sekitar Saigon dan menyerang Pangkalan Udara Tan Son Nhut dan terus bergerak mendekati kota Saigon.

Marinir Amerika turun dari helikopter CH-53 untuk memulihkan ketertiban dan menahan kerumunan di gerbang AS. Kedutaan Besar di Saigon selama evakuasi terakhir pada 29 April 1975.
Foto file Senin, 28 April 1975 ini, pasukan Vietnam Selatan dan wartawan TV asing berlari untuk berlindung saat peluru mortir Vietnam Utara meledak di Jembatan Newport di pinggiran Saigon.

AS segera mengintensifkan penarikan staf dan warganya yang masih di kota Saigon. Puluhan helikopter AS dikerahkan untuk mengevakuasi warga AS dan staf lokal yang bekerja untuk AS di Saigon. Mereka diterbangkan dari tempat yang berbeda-beda. 

Masuknya puluhan ribu warga Saigon yang juga mencari perlindungan membuat situasi makin mencekam. Menjelang sore, hampir semua orang AS berhasil dikeluarkan beserta ribuan pengungsi warga Vietnam. 

Mereka diangkut dengan 81 helikopter menuju kapal perang yang menunggu di tengah laut. Banyaknya helikopter membuat kapal-kapal perang penuh dengan helikopter. Mereka akhirnya membuang sebagian helikopter ke laut agar ada ruang bagi helikopter lain yang akan mendarat. Di Pelabuhan Saigon, kapal-kapal perang AS juga diserbu penduduk yang meminta perlindungan. 

Seorang pejuang komunis yang membawa peluncur granat melewati tangga gedung Majelis Nasional di Saigon pada 30 April 1975 ketika Vietnam Selatan menyerah kepada Vietnam Utara, mengakhiri Perang Vietnam.
Pasukan dan warga sipil Vietnam Selatan mundur di sepanjang Rute 15 sebelah timur Saigon pada 28 April 1975, melewati kawat berduri yang mereka bangun untuk melindungi daerah tersebut.
Pasukan Vietnam Utara di atas tank mengambil posisi di luar Istana Kemerdekaan di Saigon, 30 April 1975, hari ketika pemerintah Vietnam Selatan menyerah, mengakhiri Perang Vietnam. Bendera Komunis berkibar dari istana dan tank.
Sebuah tank Pemerintah Revolusioner Sementara (PRG) memasuki gerbang Istana Kepresidenan di Saigon pada 1 Mei 1975.
Pasukan Marinir Amerika Serikat tiarap di dek USS Blue Ridge untuk menghindari logam terbang dari helikopter Vietnam Selatan yang jatuh di dek kapal, 29 April 1975. Sebuah helikopter dengan muatan wanita dan anak-anak, hampir jatuh ke laut, tetapi mereka diselamatkan dan tidak ada yang terluka.
Sebuah tank melintas di kota Saigon, Vietnam.

Dan pada 30 April 1975, siang, tak lama setelah helikopter terakhir AS meninggalkan Saigon, pemerintah Vietnam Selatan mengumumkan penyerahan tanpa syarat. Perang Vietnam yang berlangsung 20 tahun telah berakhir.

Dalam foto yang juga dirilis Associated Press, tampak ratusan tentara Vietnam Selatan berkumpul di jalan-jalan dan melucuti seragam mereka, menandai penyerahan diri kepada lawan. 

Moment saat pasukan Vietnam Utara yang menang dengan tank, terlihat pasukan Vietnam Selatan yang kalah membuang seragam mereka di Saigon, 30 April 1975, hari ibu kota Vietnam Selatan jatuh ke tangan pasukan komunis, mengakhiri Perang Vietnam.


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .