Saat Red Sparks Sangat Bertumpu pada Megawati ”Megatron” Hangestri

Laga lanjutan Liga Bola Voli Korea melawan Suwon Hyundai E&C Hilstate menunjukkan Red Sparks sangat bertumpu pada Megawati Hangestri.

09 Nov 2024 16:01 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah - [email protected]

Megawati Hangestri Pertiwi menelan kekalahan kedua bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di putaran pertama Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025. Menghadapi Suwon Hyundai E&C Hillstate dalam laga kandang di Chungmu Gymnasium, Jumat (8/11/2024), Megawati dan kawan-kawan takluk dengan skor 1-3 (12-25, 29-27, 22-25, 37-39).

Skor pada set keempat menunjukkan bagaimana pertandingan tersebut berlangsung alot. Media Korea Selatan, Yonhap News Agency, bahkan menyatakan bahwa skor 39-37 merupakan skor set terbesar yang ketiga di Liga Bola Voli Korea atau V League. Skor terbesar pertama ialah 42-40 yang juga tercipta dalam laga yang melibatkan Red Sparks kontra KT&G Ariels pada 31 Desember 2005.

Dalam pertandingan ketat antara Red Sparks dan Hillstate itu pula, tampak alasan mengapa Megawati kembali direkrut untuk musim keduanya. Pemain asal Jember, Jawa Timur, ini sangat diandalkan tim. Kendati gagal mengantarkan Red Sparks meraih kemenangan, ia berkontribusi paling banyak dalam hal mencetak poin.

Megawati menorehkan total 34 poin dalam laga yang berakhir dalam waktu 2 jam 16 menit. Itu poin terbanyak di Red Sparks sekaligus di pertandingan melawan juara bertahan tersebut. Jumlah poin pemain yang baru menginjak 25 tahun pada September lalu ini sama dengan ”mesin poin” Hillstate, Laetitia Moma Bassoko.

Pemain bola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi (kanan), merayakan poin yang dicetak timnya, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, dalam laga Liga Bola Voli Korea Selatan atau V League melawan IBK Industrial Bank of Korea di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Rabu (30/10/2024).

Jumlah 34 poin juga merupakan torehan terbanyak Megawati di Liga Bola Voli Korea musim ini. Sebelumnya, poin paling banyak yang dicetak Megawati dalam satu pertandingan ialah ketika melawan AI Peppers dengan 26 poin.

Berkat tambahan 34 poin itu, Megawati kini menghuni peringkat keempat daftar pencetak poin terbanyak Liga Bola Voli Korea. Ia telah mengumpulkan total 117 poin dari lima laga, terpaut 40 poin dari pemuncak daftar, Viktoriia Danchok.

Tak hanya mencetak poin terbanyak, Megawati juga mencatatkan tingkat efisiensi serangan yang tinggi. Megawati, dengan 68 serangan dan 30 di antaranya yang sukses menghasilkan poin, mencatatkan efisiensi serangan sebesar 44,12 persen.

Secara keseluruhan dari lima pertandingan, Megawati mampu menciptakan tingkat kesuksesan serangan mencapai 47,49 persen. Angka ini mengantarkan Megawati menjadi pemain paling efisien dalam menyerang di Liga Bola Voli Korea sejauh ini.

Tren positif

Tren positif itu menjadi torehan gemilang bagi Megawati yang bertekad tampil lebih baik pada musim ini. Sebelum memulai musim keduanya di Korea Selatan bersama Red Sparks, pemain yang dijuluki ”Megatron” ini  juga berjanji untuk segera mencari solusi jika mengalami penurunan performa.

”Saya menerima banyak perhatian dan cinta musim lalu. Saya pikir itu dimaksudkan sebagai dorongan untuk bekerja lebih keras,” kata Megawati, beberapa waktu lalu, dilansir dari Sport Donga.

Aksi smes yang dilancarkan pemain voli putri asal Indonesia yang memperkuat tim Red Sparks Korea, Megawati Hangestri Pertiwi (kiri) saat bersama timnya menghadapi Tim Voli Putri Indonesia All Star dalam laga persahabatan Fun Volley Ball di Stadion Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/4/2024). Laga persahabatan ini disambut meriah pecinta voli yang hadir dalam pertandingan tersebut. Pada liga voli Indonesia Proliga musim kompetisi 2024, Megawati akan kembali bermain di Indonesia membela tim Jakarta BIN. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO 20-4-2024

Adapun kehadiran Megawati sebagai tumpuan Red Sparks juga tampak dari kontribusinya yang menghasilkan total 64 poin bersama rekan sesama pemain asing, Vanja Bukilic, dalam laga kontra Hillstate. Namun, lantaran serangan hanya mengandalkan Megawati dan Bukilic, kontribusi besar itu pun tak cukup membantu Red Sparks untuk mengalahkan lawannya tersebut.

Dalam pertandingan itu, hanya ada tiga pemain Red Sparks yang mampu mencetak dua digit poin. Selain Megawati dan Bukilic, hanya Pyo Seung-ju yang mampu berkontribusi dengan mencetak 13 poin.  Akibatnya, serangan Red Sparks mudah terbaca oleh blocker Hillstate.

Situasi ini berbeda dengan kubu Hillstate yang memiliki lima pemain dengan koleksi dua digit poin. Di sisi lain, pemain Red Sparks yang berkontribusi mencetak poin pun tak lepas dari kesalahan yang menghasilkan 21 poin bagi lawan, termasuk yang dilakukan Megawati.

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin pun menyoroti kesalahan-kesalahan krusial timnya yang turut memengaruhi hasil pertandingan. Meski begitu, Ko Hee-jin juga mengakui bahwa Hillstate memiliki organisasi tim yang baik.

Pelatih Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, Ko Hee-jin, memegang boneka Megawati Hangestri Pertiwi dan tulisan nama sang pemain, saat memperkenalkannya sebagai pemain asing asal Asia yang diperpanjang kontraknya oleh Red Sparks, Rabu (1/5/2024).

”Jika kami dapat sedikit meningkatkan kemampuan pada momen set point, saya rasa kami dapat bermain baik pada putaran kedua,” tutur Ko, dikutip dari media Korea Selatan, The Spike.

Red Sparks selanjutnya akan kembali melakoni laga lanjutan Liga Bola Voli Korea dengan bertandang ke markas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders di Samsan World Gymnasium. Pertandingan itu akan dilaksanakan pada Selasa (12/11/2024) pukul 17.00 WIB.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan