Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina meraih hasil berbeda pada perempat final WTA 500 Brisbane. Sabalenka menang, Rybakina tersingkir.
09 Jan 2026 18:23 WIB · Olahraga
AFP
BRISBANE, JUMAT — Juara WTA 500 Brisbane dalam dua tahun terakhir memiliki perjalanan berbeda pada turnamen yang sama 2026. Aryna Sabalenka masih memiliki peluang mempertahankan gelar juara, sedangkan Elena Rybakina (juara 2024) tersingkir pada perempat final.
Pada pertandingan di Queensland Tennis Centre, Brisbane, Australia, Jumat (9/1/2026), Sabalenka mengalahkan Madsion Keys dengan skor 6-3, 6-3. Setelah itu, Rybakina dikalahkan Karolina Muchova 2-6, 6-2, 4-6.
Setahun lalu, Sabalenka dan Keys juga bertemu di Australia, yaitu dalam final Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne. Sabalenka kalah dan Keys meraih gelar pertama dari arena Grand Slam.
Diselingi pertandingan di WTA 1000 Indian Wells, Maret 2025, yang dimenangi Sabalenka, mereka bersaing lagi di Australia, kali ini pada salah satu turnamen pemanasan Australia Terbuka. Keys kesulitan menghadapi permainan agresif Sabalenka, apalagi, servisnya pun buruk sehingga mudah dikembalikan lawan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/09/8d18d228e7b220e1df1e2786ddef60f0-1000050584.jpg)
Faktor lain yang membuat Keys tak dapat menyaingi Sabalenka adalah kondisi fisik yang tidak terlalu bugar. Dia bermain kurang dari 24 jam setelah mengalahkan Diana Shnaider dalam pertandingan tiga jam, pada babak ketiga.
“Saya berusaha mempraktekkan semua persiapan yang dilakukan pada latihan pra-musim, seperti bermain mendekati net. Saya juga banyak berlatih servis dan hari ini sedikit lebih baik,” kata Sabalenka.
Kemenangan di perempat final tak hanya menjadi peringatan bagi Keys untuk mempertahankan gelar juara Australia Terbuka yang pada tahun ini akan berlangsung 18 Januari – 1 Februari. Performa Sabalenka sejak babak kedua (setelah bye pada babak pertama) hingga perempat final menjadi alarm bahaya bagi petenis lain yang sering mempersulitnya, seperti Rybakina dan Iga Swiatek.
Berbeda dengan Sabalenka, Rybakina gagal memperlihatkan kemampuan terbaik. Dia memberi keuntungan bagi Muchova dengan membuat 42 unforced error.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/09/a4eb72ed18c5b54ba9098c0d3606038f-1000050586.jpg)
Di sisi lain, Muchova tampil solid hingga bisa menghentikan konsistensi permainan Rybakina yang 11 kali menang dari 12 pertandingan pada akhir 2025. Sejak pertengahan Oktober hingga awal November, Rybakina menjuarai WTA 500 Ningbo dan Final WTA. Saat meraih gelar Final WTA di Riyadh, Arab Saudi, Rybakina unggul atas petenis-petenis top dunia seperti Rybakina, Swiatek, dan Jessica Pegula.
“Saya senang bisa bermain di sini setelah beberapa kali melewatkan turnamen di Australia karena cedera. Saya menikmati atmosfer dan persaingan di sini,” kata Muchova dalam laman WTA.
Petenis Ceko itu sering terkendala cedera meski bisa menyulitkan para petenis top dunia. Setelah menjadi finalis Perancis Terbuka 2023, dia didera cedera pergelangan kedua tangan secara bergantian. Akhir 2023, Muchova mengalami cedera pergelangan tangan kiri hingga mundur dari Final WTA. Cedera ini membuatnya menjalani operasi pada Februari 2024.
Pertengahan 2025, cedera pergelangan tangan kanan membuatnya absen dari persaingan di lapangan tanah liat, termasuk di Perancis Terbuka. Lalu, pada akhir 2025, dia mengalami cedera pergelangan kaki.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/09/849c2581adbf4c4830de4e410fbec6c8-1000050588.jpg)
Namun, ketika berada dalam kondisi sehat dan fit, Muchova menjadi ancaman bagi siapapun, termasuk untuk Sabalenka. Muchova unggul 3-1 dalam statistik pertemuan dengan petenis nomor satu dunia itu, tetapi, pertemuan terakhir mereka terjadi pada 2024. Tiga dari empat pertemuan mereka berlangsung dalam tiga set.
“Kami terakhir kali bertemu 1,5 tahun lalu, saat ini situasi berbeda. Kami pun telah menjadi pemain berbeda dibandingkan saat itu. Pertandingan kami selalu berlangsung ketat,” kata Muchova.
Selain Sabalenka melawan Muchova, semifinal lain akan berlangsung antara Pegula dan Marta Kostyuk. Pegula menang atas Liudmila Samsonova 6-3, 7-6 (3) pada perempat final, sementara Kostyuk mengalakan Mirra Andreeva 7-6 (7), 6-3. (AFP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Yuliana Karim