Aryna Sabalenka akan memulai musim kompetisi 2025 dengan tampil di Brisbane, Australia. Salah satu targetnya adalah menjuarai Australia Terbuka untuk ketiga kali.
26 Des 2024 15:18 WIB · Olahraga
BRISBANE, KAMIS — Untuk pertama kalinya, Aryna Sabalenka memasuki musim baru kompetisi tenis sebagai petenis nomor satu dunia. Setelah menjuarai empat turnamen, termasuk dari dua Grand Slam pada 2024, petenis tunggal putri Belarus ini bertekad meraih pencapaian lebih tinggi.
Sejak bersaing di arena tenis profesional pada 2015, Sabalenka menjalani musim terbaik pada 2024. Dia mencapai tujuh final yang memberinya empat gelar juara, yaitu dari Grand Slam Australia Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka serta turnamen berlevel Super 1000 di Cincinnati dan Wuhan. Sebagai pelengkap atas prestasi tersebut, Sabalenka menempati puncak peringkat dunia untuk pertama kalinya pada 11 September yang dia pertahankan setidaknya hingga akhir 2024.
Memasuki musim kompetisi baru menjelang pergantian tahun, Sabalenka antusias menjalaninya. Apalagi, Australia sebagai tempat persaingan pada awal tahun adalah tempat yang berkesan baginya.
Dalam dua tahun terakhir, awal musim di Australia memberi hasil baik bagi petenis berusia 27 tahun tersebut. Awal 2024 dijalani dengan turnamen WTA 500 Brisbane. Sabalenka melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun meski kalah dari Elena Rybakina pada perebutan gelar juara.
Setelah itu, Sabalenka mempertahankan gelar Australia Terbuka dengan selalu menang straight sets dalam tujuh babak. Setahun sebelumnya, dia meraih gelar pertama Grand Slam di Australia Terbuka setelah menjuarai WTA 500 Adelaide.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/26/b61a3ddbb0405d2879ef92cc3ee77ae7-TENNIS_WTA_AUS_126348368.jpg)
Jika bisa menjadi juara di Melbourne Park untuk ketiga kalinya, Sabalenka akan menjadi tunggal putri pertama yang meraih trofi juara Australia Terbuka dalam tiga tahun beruntun setelah Martina Hingis pada 1997-1999.
”Saya merasa segar dan siap bersaing. Saya menyukai Australia karena mendapat dukungan dari banyak penggemar. Orang-orang Australia pun sangat menikmati tenis,” ujar Sabalenka di Brisbane, Australia, dalam laman resmi WTA, Kamis (26/12/2024).
Setelah menjalani turnamen Final WTA di Arab Saudi, 2-7 November, dan tersingkir pada semifinal dari Cori Gauff, Sabalenka menjalani persiapan musim 2025 di Florida, Amerika Serikat, kota tempat tinggalnya. Setelah itu, dia berlatih dan menjalani aklimatisasi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dan sempat berlatih bersama Iga Swiatek, petenis peringkat kedua dunia yang merupakan salah satu rival beratnya.
Persiapan akhir sebelum tiba di Melbourne Park sebagai juara bertahan adalah mengikuti turnamen WTA 500 Brisbane, 30 Desember 2024-6 Januari 2025. Dia akan bersaing untuk mendapat hasil lebih baik dibandingkan 2024, di antaranya dengan sesama petenis peringkat sepuluh besar dunia, yaitu Jessica Pegula, Emma Navarro, dan Daria Kasatkina.
”Banyak hal yang harus diperbaiki, termasuk servis, karena tidak sebaik yang saya inginkan. Saya bekerja keras melakukannya pada masa libur turnamen. Untuk melihat hasil kerja keras itu adalah dengan mengikuti turnamen pertama sebelum Grand Slam,” tutur Sabalenka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/26/1bf5457b4487d1946e5c1747339343a3-TENNIS_WTA_AUS_126334718.jpg)
Untuk itu, dalam penampilan di Brisbane, dia tak ingin fokus pada hasil. Sabalenka ingin melihat perkembangan permainannya. ”Saya akan fokus pada diri sendiri, berusaha mengontrol apa yang bisa saya kontrol, mengeluarkan semua kemampuan, dan hasilnya akan terlihat pada akhir turnamen,” kata petenis yang merayakan Natal dengan makan malam di Brisbane bersama anggota timnya.
Ketika Sabalenka memiliki turnamen di Brisbane sebagai bagian dari persiapan akhir, Swiatek akan tampil pada kejuaraan beregu Piala United di Perth dan Sydney, 27 Desember-Januari.
Dia akan bergabung bersama rekan senegara untuk membela Polandia, termasuk dengan petenis putra terbaik negara tersebut, Hubert Hurkacz. Tekadnya adalah membawa Polandia menjadi juara setelah kalah dari Jerman, 1-2, pada final Piala United 2024.
Piala United adalah kejuaraan tenis beregu campuran yang pertama kali diselenggarakan pada 2023. Setiap pertandingan mempertandingkan nomor tunggal putri, tunggal putra, dan ganda campuran.
Sebanyak 18 tim mengawali persaingan dalam format round robin dalam enam grup. Juara grup dan dua runner-up terbaik berhak lolos ke perempat final.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/26/713f17b8f1b67fb45a22370c38a8c48a-Spain_Billie_Jean_King_Cup_Tennis_125599714.jpg)
Dua pertandingan di Perth akan berlangsung pada hari pertama, yaitu Spanyol melawan Kazakhstan di Grup C dan China melawan Brasil (Grup E). Tanpa diperkuat finalis Australia Terbuka dan peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Paris 2024, Zheng Qin Wen, China akan mengandalkan Gao Xin Yu dan Zhang Zhi Zhen. Adapun Brasil diperkuat Beatriz Haddad Maia dan Thiego Monteiro.
Persaingan petenis-petenis putra juga akan dimulai di Australia dan Hong Kong. Pemilik 24 gelar Grand Slam, Novak Djokovic, akan tampil di Brisbane, di antaranya bersama Holger Rune, Grigor Dimitrov, dan Frances Tiafoe. Adapun di Hong Kong, persaingan akan diikuti Andrey Rublev, Lorenzo Musetti, Karen Khachanov, dan lain-lain.
Sementara dua tunggal putra terbaik, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz, kemungkinan besar akan langsung bermain di Melbourne Park pada 12-26 Januari. Sinner berstatus sebagai juara bertahan Australia Terbuka dan petenis nomor satu dunia.
(AFP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko Prihananto