Misi perpanjangan kontrak Salah dan Van Dijk lebih dari sekadar untuk mempertahankan prestasi. Masa depan Liverpool akan ditentukan dalam dua tahun ke depan.
12 Apr 2025 06:06 WIB · Olahraga
Betapa mendebarkan rasanya jadi penggemar Liverpool. Tiga pemain terpenting ”Si Merah”, yaitu Mohamed Salah, Virgil van Dijk, dan Trent Alexander-Arnold, sempat dikhawatirkan hengkang pada akhir musim saat kontrak habis. Beruntung, skenario terburuk itu tidak terjadi.
Salah resmi memutuskan perpanjangan kontrak selama dua tahun di Liverpool pada Jumat (11/4/2025). Van Dijk dikabarkan akan segera menyusul dengan tambahan durasi kontrak yang sama. Hanya Alexander-Arnold yang hampir pasti pergi pada musim panas nanti.
Salah akan berusia 33 tahun pada medio Juni nanti, sementara Van Dijk mencapai 34 tahun sekitar sebulan setelah itu. Usia tersebut sama sekali tidak muda untuk pemain bintang di Liga Inggris. Itu pula yang membuat manajemen Liverpool sempat dilema soal perpanjangan kontrak.
Namun, pihak klub tidak punya pilihan. Ketiga pemain yang akan habis kontrak, termasuk Alexander-Arnold, berperan sangat krusial dalam kesuksesan tim musim ini. ”Risiko memperpanjang kontrak mereka (Salah dan Van Dijk) lebih kecil dibandingkan harus melihat mereka pergi,” kata jurnalis ternama David Ornstein dalam siniar The Athletic FC.
Bayangkan jika label rekaman kehilangan tiga penyanyi terbesar sekaligus, apa yang akan mereka jual lagi? Sama halnya dengan Liverpool. ”Si Merah” akan kesulitan mempertahankan prestasi pada musim depan tanpa para pemain terbaik. Pelatih kepala Arne Slot bisa terpaksa kembali ke fase membangun ulang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/22/9bc56d6dc263a6914a951a1eeb3c771b-cropped_image.png)
Salah memang mendekati usia pensiun, tetapi produktivitasnya justru semakin meroket. Dia sudah menghasilkan 27 gol dan 17 asis di liga domestik. Jumlah keterlibatan gol itu merupakan yang terbanyak di Liga Inggris ataupun dalam lima liga terbesar di Eropa. Jika harus memilih satu pemain terpenting di Liverpool musim ini, Salah berada di daftar teratas.
Van Dijk, kapten tim, tidak kalah penting. Dia dan Salah merupakan dua dari tiga pemain yang menjadi starter dalam semua pertandingan Liverpool di liga (31 kali). Berbicara jumlah menit bermain, tidak ada yang bisa melampaui catatan Van Dijk (2.790 menit).
Bek tim nasional Belanda itu merupakan alasan utama Liverpool baru dua kali kalah di liga sepanjang musim ini. Van Dijk memimpin lini belakang di tengah inkonsistensi penampilan bek lain dan problematika cedera. Presensinya seolah bisa menciutkan nyali penyerang lawan.
Wajar saja jika Slot sangat senang walaupun perpanjangan kontrak sangat mepet dengan akhir musim. Baginya, Liverpool sedang menuju ke arah yang tepat. ”Perpanjangan itu memberikan suasana yang positif. Itu sekaligus menunjukkan betapa ambisius klub ini,” kata Slot.
Liverpool akan melanjutkan momentum untuk berprestasi di level tertinggi pada musim depan. Semua itu lebih mudah bersama Salah dan Van Dijk. Meskipun begitu, ada hal penting yang harus segera dipersiapkan dalam dua tahun ke depan. Mereka harus segera mencari suksesor kedua pemain itu.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/21/7b0b5a2b-9a9d-400a-8e23-e6a24bb76136_jpg.jpg)
Salah dan Van Dijk memang masih berada di puncak performa. Akan tetapi, tidak ada yang tahu kapan performa itu akan merosot dengan usia yang sudah tidak lagi muda. Slot perlu segera mengorbitkan bintang baru sebelum mereka benar-benar hengkang.
Pelajaran terbaik bisa diambil dari tim rival Liverpool, yaitu Manchester City. Prestasi City sangat buruk musim ini karena terlambat melakukan regenerasi. Manajer Josep Guardiola terlalu memercayai pemain veteran, seperti Kevin De Bruyne (33), Kyle Walker (34), dan Ilkay Gundogan (34).
Kepercayaan terhadap pemain bisa diwajarkan, tetapi regenerasi juga wajib dilakukan. Pemain punya batas usia. Itu yang tecermin dari kisah para bintang City. Masalahnya, Guardiola baru panik mencari suksesor pada jendela transfer Januari lalu saat pemain lain sudah menurun drastis. Transisi pergantian bintang tersebut gagal total.
Slot berniat melakukan transisi lebih mulus selama dua tahun ke depan. Salah satunya dengan ”menjual” nama Salah untuk menarik bintang baru dalam bursa transfer. ”Jika saya berada di posisi pemain yang ingin kami datangkan, pasti akan senang melihat Mo memperpanjang kontrak,” ucapnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/26/a6dd65bb8fb6cc0241f44ba2a407d215-wires_photo_33_.jpg)
Perombakan paling besar perlu dilakukan di lini belakang dan depan. Sebab, tidak ada yang bisa mengimbangi peran Salah dan Van Dijk di kedua lini tersebut. Mereka butuh rekan yang berkualitas sekaligus sosok suksesor mulai musim depan. Jendela transfer musim panas pun akan sangat krusial untuk Liverpool.
Alhasil, waktu dua tahun ke depan bukanlah tenggat bagi Liverpool untuk berprestasi. Itu adalah waktu transisi yang akan menentukan masa depan klub agar tidak mengalami turbulensi terlampau keras saat sudah harus berpisah dengan Van Dijk dan Salah. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Prasetyo Eko Prihananto