Kontrak dekati kedaluwarsa tidak mengurangi komitmen Mo Salah untuk Liverpool. Musim ini gol dan gestur Salah adalah representasi performa superlatif ”Si Merah”.
30 Des 2024 06:58 WIB · Olahraga
LONDON, SENIN — Ketika menyaksikan Mohamed Salah tak berhenti tersenyum, meski gagal memaksimalkan peluang, pendukung Liverpool tak perlu khawatir dan hanya perlu menunggu untuk merayakan gol. Hal itu ditunjukkan Salah saat ”Si Merah” membungkam West Ham United 5-0, Senin (30/12/2024) WIB, di Stadion London.
Salah sejatinya memulai laga pekan ke-19 Liga Inggris 2024-2025 dengan tidak menguntungkan. Peluang pertamanya pada menit keenam di muka gawang West Ham bisa ditepis kiper tim tuan rumah, Alphonse Areola.
Tiga menit berselang, usaha bintang asal Mesir itu memberikan umpan untuk Cody Gakpo juga tidak berjalan sesuai rencana. Umpan melengkungnya gagal disambut Gakpo di depan gawang West Ham.
Gagal memulai laga dengan positif, Salah hanya menanggapi itu dengan senyum merekah yang memperlihatkan giginya. Ia seakan tahu momen gol untuk Liverpool akan segera datang.
Upaya Si Merah membuahkan hasil ketika laga berjalan setengah jam. Luis Diaz membuka keunggulan pemuncak klasemen Liga Inggris melalui sepakan keras di dalam kotak penalti setelah memanfaatkan bola hasil sapuan dua pemain West Ham, yakni Edson Alvarez dan Vladimir Coufal.
Saya tidak memikirkan target individu. Terpenting adalah Liverpool menang dan saya bisa melakukan sesuatu untuk kemenangan tim.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/30/dcb240652cbdbb1dbc0d40d59c19cd11-AFP_36RQ4TT.jpg)
Salah akhirnya mampu memberikan kontribusi bagi gol Liverpool dengan asis untuk gol kedua Liverpool yang dicetak Gakpo pada menit ke-40. Selanjutnya, pemain bernomor punggung 11 itu mencetak gol ke-17 di Liga Inggris musim ini melalui sepakan terarah ke sudut terdekat kiper West Ham ketika waktu normal babak pertama menyisakan satu menit.
Seakan sudah memahami pergerakan Areola, Salah menempatkan bola ke sisi terdekat dari ruang tembaknya. Areola bisa menyentuh bola, tetapi tak mampu menghalau bola menggetarkan jala gawangnya. Senyum Salah pun semakin lebar dengan gol itu. Ia bak melepas beban ketika merayakan gol sembari merentangkan kedua tangannya di udara.
Di babak kedua, Salah menyempurnakan performanya dengan sumbangan asis kedua untuk gol terakhir Liverpool yang dicetak Diogo Jota (84’). Satu gol Si Merah lainnya diciptakan oleh bek sayap, Trent Alexander-Arnold, pada menit ke-54.
Salah senang bisa memberikan sumbangan nyata bagi performa timnya. Ia pun tidak memikirkan ambisi individu untuk mengejar predikat pencetak gol terbanyak.
”Saya tidak memikirkan target individu. Terpenting adalah Liverpool menang dan saya bisa melakukan sesuatu untuk kemenangan tim,” ujar Salah seusai laga dilansir BBC.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/30/9b35d0ba21c5a1dd142c651b0a3d611d-c375106d75dc4a05ab33bf16190ebdf4_0_6b95be278ca240b7b6df50fb2e083dd2.jpg)
Membantu Liverpool menjadi kampiun Liga Inggris adalah fokus utama Salah. Ia pun tidak memikirkan tentang perpanjangan kontraknya yang bakal habis 30 Juni 2025.
”Masih sangat jauh untuk (perpanjangan kontrak) itu. Keinginan prioritas saya adalah Liverpool juara,” kata Salah yang sudah mencetak 174 gol di Liga Inggris.
Jamie Redknapp, mantan gelandang Liverpool, menuturkan, kontrak Salah bukan hal yang patut dikhawatirkan pendukung Liverpool. Menurut dia, penampilan Salah di lapangan adalah representasi komitmen besarnya untuk bertahan di Stadion Anfield.
”Hal pertama untuknya adalah memenangi liga kemudian baru membahas kontrak baru. Karena Mo Salah bermain sangat baik sehingga itu adalah sinyal bahwa Liverpool harus menuruti permintaanya,” tutur Redknapp kepada Sky Sports.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/30/2087e3b0b691dd45196093f4179fa01e-5eef26c3e66940528b91b5284574bedd_0_59475788e64d4b0ab54bc828dfe00f25.jpg)
Gol-gol Liverpool di Stadion London tidak hanya memukul kepercayaan diri West Ham. Para pesaing papan atas, misalnya Chelsea dan Arsenal, pun mendapatkan tekanan karena laju Liverpool di puncak klasemen belum terbendung.
Si Merah telah mengoleksi 45 poin setelah menjalani laga penutup 2024. Mereka unggul delapan poin dari Nottingham Forest yang sementara duduk di posisi kedua. Adapun Chelsea baru jalani laga pamungkas putaran pertama musim ini melawan Ipswich Town, Selasa (31/12/2024) WIB, lalu Arsenal bakal jalani derbi London kontra Brentford, Kamis (1/1/2025) WIB.
Kedua tim itu wajib menang demi merebut posisi kedua dari Forest. Sekaligus, Chelsea dan Arsenal butuh kemenangan agar tidak membiarkan Liverpool mulai melaju sendiri dalam perburuan titel Liga Inggris musim ini.
Pelatih Liverpool Arne Slot menilai kemenangan besar sekaligus nirbobol dari Stadion London amat berharga bagi kepercayaan diri timnya. Kata Slot, hasil laga melawan West Ham tidak selalu terjadi di setiap pekan sehingga catatan kemenangan nan paripurna itu modal mereka mempersiapkan laga-laga selanjutnya.
”Nirbobol adalah salah satu alasan kami bisa menang. Meskipun banyak mencetak gol dalam beberapa laga terakhir, capaian itu tidak akan terus-menerus tercipta. Jadi, terkadang kami harus belajar menjaga gawang tak kemasukan karena kemenangan bisa hadir ketika hanya unggul satu atau dua gol,” ujar Slot dilansir laman klub.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/30/a91cb90ed841e777c6fd191be2bb523b-AFP_36RQ2DY.jpg)
Permainan dominan Liverpool membuat West Ham tak berdaya. Mereka gagal mengkreasi ancaman berarti bagi tim tamu.
Hal itu merujuk catatan statistik tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran yang dihasilkan tim binaan Julen Lopetegui itu. Peluang terbaik ”The Hammers” hanya berasal dari tembakan keras Mohammed Kudus dari luar kotak penalti yang membentur tiang kiri gawang Liverpool pada menit ke-38.
West Ham tercatat menciptakan 0,32 expected goals (xG) dari total tujuh tembakan. Angka itu amat kontras dengan kreasi 22 tembakan Liverpool dengan catatan 2,92 xG.
Selain catatan buruk lini serang, The Hammers mencetak rekor buruk anyar terkait rekor klub catatan kebobolan terbanyak dalam satu kalender di era Liga Primer Inggris. Mereka kemasukan 79 gol selama 2024.
”Kami gagal bermain yang seperti kami inginkan atau yang diharapkan menghadapi Liverpool, salah satu tim terbaik di dunia saat ini. Kami seharusnya bisa melakukan segalanya lebih baik,” tutur Lopetegui kepada BBC.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan