Merujuk performa di kompetisi musim 2024-2025, berikut 23 nama yang layak mengisi skuad timnas Indonesia menghadapi China di Gelora Bung Karno, 5 Juni nanti.
19 Mei 2025 15:02 WIB · Olahraga
Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, memanggil skuad gemuk sebanyak 32 pemain untuk jalani pemusatan latihan jelang dua gim pamungkas putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun semua pemain akan mengikuti latihan di Bali mulai 26 Mei ini, hanya 23 pemain yang akan bergabung ke dalam daftar susunan pemain pertandingan.
Demi menghadapi China di Jakarta, 5 Juni, serta Jepang di Osaka, 10 Juni, Kluivert memanggil rata-rata lima pemain di masing-masing posisi, seperti kiper, bek tengah, bek sayap kanan, bek sayap kiri, gelandang tengah, dan penyerang. Sebanyak 18 pemain diaspora dari 19 nama yang tersedia dipanggil. Hanya Ragnar Oratmangoen yang absen akibat menderita cedera.
”Karena cedera, saya tidak bisa bergabung dengan tim untuk dua pertandingan terakhir di putaran (ketiga) ini. Tidak ada tempat yang membanggakan di lapangan kecuali berjuang untuk Garuda, tetapi kesehatan prioritas utama,” ujar Ragnar dalam keterangan di akun Instagram pribadinya, @0ratmangoen, Minggu (18/5/2025).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/19/0528810b-a1ad-4982-adc2-36002fc96e2a_png.png)
”Saya akan melakukan segalanya di musim panas ini untuk 100 persen bugar pada permulaan musim baru. Sekarang: selamat berjuang dan tetap percaya,” lanjutnya.
Selain para pemain diaspora andalan, Kluivert juga menyertakan tiga pemain lokal yang berkarier di luar negeri, yaitu Marselino Ferdinan (Oxford United), Pratama Arhan (Bangkok United), serta ”si anak hilang”, Asnawi Mangkualam (Port FC) yang tidak masuk skuad pada laga Maret 2025 lalu.
Juru taktik asal Belanda itu pun memanggil 11 pemain yang berkiprah di BRI Liga 1 2024-2025. Mereka adalah trio penjaga gawang: Ernando Ari (Persebaya Surabaya), Reza Arya Pratama (PSM Makassar), dan Nadeo Argawinata (Borneo FC); bek tengah, Rizky Ridho (Persija Jakarta); gelandang, Ricky Kambuaya (Dewa United); pemain sayap: Yance dan Yakob Sayuri (Malut United); serta penyerang: Septian Bagaskara dan Egi Maulana Vikri (Dewa United), Stefano Lilipaly (Borneo FC), dan Ramadhan Sananta (Persis Solo).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/25/f16fb7bd82a504d17aba5abcf8567009-antarafoto_timnas_indonesia_melawan_bahrain_1742913015.jpg)
Kluivert lagi-lagi tidak menyertakan satu pun pemain Persib Bandung, tim juara Liga 1 musim ini. Padahal, Maung Bandung memiliki gelandang serang muda, Beckham Putra, yang tampil brilian.
Dengan koleksi enam gol dan tiga asis dalam 28 pertandingan menunjukkan Beckham bukan pemain biasa. Absennya Marselino karena akumulasi kartu saat lawan China seharusnya membuka kans Beckham dipanggil, tetapi Kluivert justru memanggil pemain naturalisasi asal Borneo FC, Stefano Lilipaly, yang baru bermain dua kali di Liga 1 selama bulan Mei setelah pulih dari cedera, Februari lalu.
Dari 32 nama itu, Kluivert akan menentukan 23 pemain yang akan masuk dalam daftar pemain di gim kontra China dan Jepang. Siapa saja yang pantas mendapatkan kesempatan tampil?
Untuk laga menghadapi China, Maarten Paes (Dallas FC) dipastikan absen akibat menderita akumulasi kartu kuning. Kondisi itu membuka peluang bagi Emil Audero (Palermo) mencatatkan debutnya untuk skuad Garuda.
Emil juga tidak terkendala untuk bergabung tepat waktu dengan pemusatan latihan timnas. Sebab, Palermo sudah tersisih pada babak playoff promosi Serie A Italia.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/22/b93884b58d413ed91ac82fea43c14456-20250322ron12.jpg)
Tiga kiper Liga 1 akan memperebutkan dua tempat sebagai deputi Emil di bawah mistar. Ernando mustahil tersisih karena dia adalah kiper lokal terbaik di Liga 1 musim ini.
Walaupun sempat dihadang cedera bahu kambuhan, Ernando bermain untuk Persebaya dalam 24 pertandingan. Rata-rata kebobolannya hanya 0,95 gol per gim. Catatan kebobolan itu hanya bisa disamai oleh kiper Dewa, Sonny Stevens, yang mencatatkan nirbobol terbanyak dalam 13 laga.
Ernando memang hanya mencatatkan tujuh laga nirbobol, tetapi koleksi penyelamatan per laga mencapai 77 persen dari total tembakan yang dihadapi. Minimal Ernando melakukan tiga penyelamatan per laga.
Satu tempat menjadi ajang persaingan antara Nadeo dan Reza. Secara pengalaman di timnas, Nadeo jauh lebih matang dengan koleksi 24 cap. Adapun Reza belum pernah berlaga dengan lambang Garuda di dada.
Namun, Reza sudah punya pengalaman di gim internasional. Itu didapatkan kiper berusia 25 tahun itu bersama PSM di Piala AFC 2022-2023 dan 2023-2024 serta Kejuaraan Klub ASEAN 2024-2025.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/01/30/7c4dd654-b352-4359-80bc-70de129f82b1_jpg.jpg)
Di Liga 1, Nadeo tampil di 29 pertandingan. Ia kemasukan 28 gol dan melakukan 77 kali penyelamatan atau 2,6 penyelamatan per laga. Kekurangan Nadeo adalah melakukan tujuh kesalahan yang berujung tembakan lawan. Satu negatif dari Nadeo adalah koleksi dua kartu merahnya di musim ini.
Panggilan timnas Indonesia menunjukkan kebangkitan Reza setelah menderita cedera parah. Ia baru tampil untuk PSM, Desember 2024. Reza menjadi andalan PSM dalam 16 pertandingan di paruh kedua musim ini.
Secara jumlah kebobolan per laga, Reza ada di bawah Nadeo dengan catatan 1,4 gol per laga. Namun, Reza dapat hasilkan rata-rata tiga penyelamatan per laga.
Ia juga baru tercatat lakukan dua kesalahan yang berujung tembakan untuk lawan. Dari sisi disiplin, Reza lebih baik dari Nadeo karena belum menerima hukuman kartu dari wasit.
Perkiraan pilihan pemain versus China: Emil Audero, Ernando Ari, dan Nadeo Argawinata
Lima pemain berposisi bek tengah yang dipanggil Kluivert, yaitu Ridho, Jay Idzes (Venezia), Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers), Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim), serta Mees Hilgers (Twente), sangat berpeluang disertakan dalam dua laga menghadapi China dan Jepang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/21/a7ba4057b02c6dcad2235a25cae67bf4-cropped_image.jpg)
Halangan utama mereka adalah cedera. Selain itu, salah satu dari kelima bek tengah itu bisa absen pada lawatan ke Jepang apabila menerima akumulasi kartu kuning di gim melawan China. Hal itu bisa dialami oleh Jay Idzes.
Perkiraan pilihan pemain versus China: Jay Idzes, Rizky Ridho, Mees Hilgers, Jordi Amat, dan Justin Hubner.
Lima dari enam gelandang tengah yang dipanggil oleh Kluivert sulit tersingkir pada laga menghadapi China. Marselino adalah satu-satunya gelandang andalan yang tidak bisa bermain melawan China karena menderita akumulasi kartu kuning.
Duet gelandang jangkar, Thom Haye dan Joey Pelupessy, sudah sulit diganggu pemain lain untuk masuk dalam daftar susunan pemain utama. Pengganti Marselino paling tepat adalah Ricky. Pemain Dewa United itu juga berperan apik sebagai gelandang serang untuk menopang lini tengah Dewa bersama gelandang bertahan impor, Alexis Messidoro dan Jaja.
Ricky bermodal dua gol dan tiga asis di Liga 1 musim ini. Ia memiliki akurasi operan yang cukup baik dengan 87 persen tingkat keakuratan. Tidak hanya melayani rekan setim dengan koleksi satu umpan kunci per gim, Ricky juga cermat menciptakan momen dengan catatan 2,6 dribel sukses per laga.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/26/d023e61b-d51b-4c7a-93a7-35a78322ec65_jpg.jpg)
Tak ketinggalan, ia setidaknya mampu lima kali memulihkan penguasaan bola dan memenangi 7,5 duel per pertandingan. Dengan performa tak tergantikan di Dewa, Ricky cukup layak kembali tampil sejak sepak mula dalam laga skuad Garuda.
Terakhir kali, ia menjadi pemain inti timnas Indonesia tercipta pada gim kontra Filipina di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026, 21 November 2023. Pesaing Ricky adalah Ivar Jenner, yang bermain lebih bertahan serupa Joey, serta Nathan Tjoe-A-On yang absen tampil di level klub bersama Swansea City sejak Agustus 2024.
Perkiraan pilihan pemain versus China: Thom Haye, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, dan Nathan Tjoe-A-On.
Terdapat 10 pemain sayap yang dipanggil Kluivert, yang terdiri dari lima pemain di pos bek sayap kiri, lalu lima lainnya untuk posisi bek sayap kanan. Setidaknya ada enam pemain yang akan dipilih untuk gim menghadapi China. Alhasil, empat pemain akan tersisih untuk mendapatkan kesempatan tampil pada gim pamungkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dua pemain kidal, yakni Calvin Verdonk dan Dean James, memiliki kualitas di atas rata-rata tiga pemain lain. Mereka adalah pemain reguler di tim masing-masing pada Liga Belanda musim ini.
Kluivert butuh maksimal dua nama lagi untuk mengisi posisi bek sayap kiri. Arhan memiliki kemampuan lemparan jarak jauh yang bakal amat berguna bagi Indonesia. Satu-satunya gol Indonesia ketika kalah 1-2 dari China, Oktober 2024, bermula dari lemparan andalan pemain didikan PSIS Semarang itu.
Shayne Pattynama dan Yance Sayuri akan dipertimbangkan untuk mengisi kuota bek sayap kiri tersisa. Merujuk performa musim ini, Yance jelas di atas Shayne.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2023/03/01/5cc9ed03-2233-48e0-98e9-25de332662b2.jpg)
Yance adalah bek sayap kiri paling cemerlang di Liga 1 2024-2025. Ia berkontribusi dalam tujuh gol Malut, termasuk hattrick pada gim kontra PSIS, Jumat (16/5/2025) kemarin. Ia tampil dalam 31 dari 33 laga Malut hingga pekan ini. Hebatnya lagi, 30 pertandingan dilalui Yance secara penuh alias 90 menit.
Keunggulan Yance adalah bisa bermain di kedua sisi sayap. Kaki kiri dan kanan sama kuatnya sehingga ia bisa bermain sama baiknya di pos bek sayap kanan. Kemampuan versatile atau serbabisa itu tentu amat berguna bagi skuad Garuda.
Sementara itu, Shayne tersingkir dari skuad KAS Eupen musim ini. Ia hanya tampil dalam 16 pertandingan dengan tujuh laga sebagai pemain inti. Rerata menit bermainnya hanya 46 menit per laga.
Tanpa kontribusi gol membuat Shayne seharusnya sudah patut dipertimbangkan untuk tidak masuk skuad Garuda kontra China. Pada musim 2025-2026, Shayne juga bakal meninggalkan Eropa. Ia akan bergabung dengan tim juara Liga Thailand, Buriram.
Perkiraan pilihan pemain versus China: Calvin Verdonk, Dean James, Pratama Arhan, dan Yance Sayuri.
Untuk posisi sayap kanan, Kevin Diks berpotensi belum akan tampil menghadapi China karena belum sepenuhnya bugar akibat cedera hamstring sejak awal April lalu. Peran Kevin akan lebih dibutuhkan ketika menghadapi Jepang yang jauh lebih kuat dari China.
Meski tanpa Kevin, Indonesia masih memiliki dua bek sayap diaspora, yakni Sandy Walsh dan Eliano Reijnders. Bermain bersama Yokohama Marinos di Jepang, Sandy lebih dominan berposisi bek tengah dengan koleksi 61 menit per laga dalam tujuh penampilan.
Adapun Eliano tampil membaik pada akhir musim bersama PEC Zwolle. Ia bermain sebagai pemain utama dan tampil penuh dalam lima gim terakhir Liga Belanda musim ini. Penampilan itu dilengkapi dengan catatan satu gol.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/15/8879be15-56e1-4154-bc5a-e6517c4ecaa1_jpg.jpg)
Kemudian, dengan mempertimbangkan penampilan di Liga 1, Yakob seharusnya juga tidak dikeluarkan dalam susunan pemain pada laga menghadapi China. Koleksi 10 gol dan empat asis adalah bukti Yakob adalah salah satu pemain lokal paling bersinar di kompetisi terbaik nasional.
Catatan gol Yakob hanya kalah dari Egy yang telah mencetak 12 gol. Dua pemain sayap itu adalah pemain lokal paling subur di Liga 1 2024-2025.
Serupa dengan Yance, Yakob juga memiliki kemampuan bermain di banyak posisi. Selain bek sayap, Yakob bisa tampil sama baiknya dengan mengemban peran sebagai penyerang sayap.
Dengan situasi itu, posisi Asnawi berpeluang terancam. Pemain Port FC itu berpotensi masih gagal menambah jumlah penampilannya di timnas Indonesia yang telah mencapai 50 laga.
Asnawi sejatinya tampil baik bersama Port dengan catatan 28 pertandingan. Selain bek sayap kanan, ia juga kerap bermain di posisi bek sayap kiri selama Liga Thailand 2024-2025.
Perkiraan pilihan pemain versus China: Sandy Walsh, Eliano Reijnders, dan Yakob Sayuri.
Dari enam pemain berposisi penyerang yang dipanggil Kluivert, hanya dua yang sudah menggaransi tempat. Mereka adalah Ole Romeny dan Egy. Ole membuktikan kualitasnya melalui koleksi dua gol pada dua gim awalnya berseragam timnas Indonesia.
Di sisi lain, Egy diganggu cedera yang membuatnya gagal dibawa pada gim, Maret lalu, melawan Australia dan Bahrain. Berbekal 12 gol dan tujuh asis musim ini, Egy menampilkan kualitas pemain yang sulit ditandingi pemain depan lainnya di skuad Garuda.
Satu nama lagi yang berpeluang dipilih Kluivert dari empat penyerang yang dipanggilnya. Ramadhan Sananta menjadi nama teratas untuk masuk dalam susunan pemain kontra China. Ia selalu tampil sebagai pemain pengganti pada dua laga awal Kluivert memimpin Indonesia.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/10/aa800a28-a428-432a-8893-1e04bf3d6737_jpeg.jpg)
Rafael Struick sudah tidak layak bermain untuk skuad Garuda dengan pertimbangan penampilannya bersama Brisbane Roar. Ia sudah tidak masuk dalam susunan pemain Brisbane sejak Maret lalu.
Dalam masa pinjaman ke Brisbane, Rafael hanya dua kali main sejak sepak mula dari 10 penampilan. Rerata penampilannya pun tidak sampai setengah jam per laga. Ia hanya bermain 25 menit per gim.
Adapun dua pemain asal Liga 1, Septian Bagaskara dan Stefano Lilipaly, harus memberikan performa istimewa pada pemusatan latihan di Bali jika ingin masuk skuad. Septian, misalnya, baru menambah satu gol sejak dipanggil pada gim kontra Australia, Maret lalu. Ia menjalani tiga laga sebagai pemain inti dalam enam gim terakhir Dewa.
Stefano pun baru sembuh cedera yang dideritanya sejak Februari lalu. Ia tampil pada dua gim Borneo pada Mei ini kontra Madura United dan Persebaya Surabaya. Di dua laga itu, Stefano bermain pada pertengahan babak kedua.
Perkiraan pilihan pemain versus China: Ole Romeny, Egy Maulana Vikri, dan Ramadhan Sananta.
Data statistik tentu menjelaskan baik atau buruknya performa pemain, bisakah mereka konsisten dalam kompetisi semusim penuh. Namun, pada akhirnya, pelatih—dalam hal ini Kluivert—juga memiliki penilaian sendiri yang melampaui data dan angka.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari