LIGA INGGRIS

Sihir Bruno Fernandes Lawan Kutukan Tottenham

Bruno Fernandes menjadi jimat MU untuk menyudahi nasib kurang baik saat bertemu Tottenham. Masalahnya, Fernandes selalu kesulitan bersinar di hadapan Tottenham.

06 Feb 2026 17:31 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Kelvin Hianusa

MANCHESTER, JUMAT — Ketika sang kapten tim Bruno Fernandes mengeluarkan sihir terbaik di lapangan, Manchester United selalu lebih dekat dengan kemenangan. Teori itu dipercaya sejak lama dan kembali terbukti belakangan ini. Dengan Fernandes yang sedang berapi-api, MU pun berharap bisa memecah kutukan Tottenham Hotspur.

MU akan menjamu Tottenham di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (7/2/2026) pukul 19.30 WIB. Duel itu mempertemukan tim yang berbanding terbalik dari sisi tren. Saat tim tamu datang dengan rekor tanpa kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di Liga Inggris, MU sudah menang tiga kali beruntun.

”Si Setan Merah”, julukan MU, sedang menikmati fase awal bulan madu bersama pelatih interim Michael Carrick. Saat bersamaan, Pelatih Tottenham Thomas Frank berada dalam ambang pemecatan. Wajar jika Fernandes dan rekan-rekan sangat diunggulkan untuk menambah panjang rentetan kemenangan pada akhir pekan.

Penyerang Manchester United Matheus Cunha merayakan gol ke gawang Fulham dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris,  Minggu (2/1/2026) WIB. Cunha menggandakan keunggulan MU 2-0 pada awal paruh kedua.

”Dia memulai dengan sangat baik. Seperti ada suntikan energi lebih ke dalam tim mereka. Beberapa pemain terlihat dalam kondisi yang baik, seperti Bryan Mbeumo dan Fernandes. Tim mereka bekerja dengan sangat baik. Jadi, itu adalah ancaman sekaligus tantangan bagi kami,” kata Frank soal pengaruh Carrick di MU.

Meskipun diunggulkan, MU patut waspada. Mereka seolah terperangkap kutukan setiap bertemu dengan Tottenham dalam beberapa tahun ke belakang. Terbukti, MU tidak pernah menang atas Tottenham dalam delapan pertemuan terakhir di seluruh kompetisi, lima kali di antaranya berujung kalah. Rekor itu cukup mengkhawatirkan.

Terakhir kali berkunjung ke Old Trafford, September 2024, Tottenham bahkan mempermalukan tuan rumah dengan menang tiga gol tanpa balas. Tottenham pula yang merebut trofi Liga Europa musim 2024-2025 dari MU di partai final. Carrick pun dinanti tantangan berikutnya untuk memecahkan teka-teki dari ”Si Lili Putih”.

Bagi MU, cara terbaik memecah kutukan itu adalah memaksimalkan Fernandes. Sang gelandang kreatif sudah kembali ke performa terbaik belakangan ini. Dia sudah menyumbang enam asis dalam lima laga terakhir MU di seluruh kompetisi, termasuk dua asis penting yang menginspirasi kemenangan 3-2 atas Fulham pada pekan lalu.

Daya sihir Fernandes di lapangan sangat memukau. Lihat saja gol kemenangan MU ke gawang Fulham saat injury time. Semua bermula dari pergerakan Fernandes yang mencegah pemain lawan di sisi sayap, lalu dia mengumpan silang ke sang pencetak gol Benjamin Sesko. Fernandes menyulap situasi tidak berbahaya jadi gol hanya dalam sekejap.

Gelandang Arsenal Declan Rice (kanan) berduel dengan gelandang Manchester United's Bruno Fernandes dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Senin (26/1/2026) WIB. Selain menyumbang satu asis, Fernandes juga berkontribusi besar dalam pertahanan solid MU di laga tersebut. MU menang 3-2.

Fernandes sedang berapi-api, mampu menghasilkan enam asis dalam lima laga terakhir. Jumlah asis itu sama dengan yang dicapainya dalam 18 laga sejak awal musim. Peningkatan performa itu bukan tanpa alasan. Kontribusinya mulai meningkat lagi sejak kepergian pelatih Ruben Amorim, tepatnya pada awal Januari.

Pemain tim nasional Portugal itu kembali ke posisi gelandang serang dalam formasi 4-2-3-1 selama lima laga terakhir, baik di era Darren Fletcher maupun Carrick. Sebelumnya, dia ditugaskan Amorim sebagai gelandang jangkar dalam formasi 3-4-2-1. Alhasil, kreativitas dan insting tajam Fernandes lebih banyak berguna di kotak penalti lawan.

Carrick menambah besar pengaruh sang kapten dengan membebaskan pergerakan Fernandes di pertahanan lawan. ”Dia memberikan pengaruh besar dalam banyak hal. Anda bisa melihat semangatnya, betapa dia ingin berprestasi. Bruno fantastis sejak saya datang, seperti juga yang sudah ditunjukkan sebelum-sebelumnya,” kata Carrick.

Peran Fernandes pun sangat krusial dalam laga nanti. Sebab, faktanya, dia selalu minim kontribusi dalam delapan pertemuan tanpa kemenangan versus Tottenham. Fernandes hanya mampu menghasilkan dua asis. Salah satunya saat MU bermain imbang di kandang Tottenham pada pertemuan pertama musim ini, November 2025.

Fernandes sudah dinanti tim tamu yang bersedia untuk tampil pragmatis. Tottenham belakangan ini mengubah pendekatan formasi, dari empat bek ke tiga bek, termasuk saat menahan imbang Manchester City pada pekan lalu. Frank menggunakan pendekatan lebih defensif untuk mengatasi badai cedera di lini belakang.

Penyerang Tottenham Hotspur Dominic Solanke (kiri) berduel dengan gelandang Manchester City Rayan Cherki dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Solanke menjadi pahlawan Tottenham dengan sumbangan dua gol di babak kedua. Berkat itu, Tottenham mampu menahan imbang City 2-2.

Tottenham memiliki banyak sosok gelandang atletis yang mampu merusak ritme pemain kreatif lawan, antara lain Yves Bissouma dan Conor Gallagher. Para pemain lini tengah City yang punya teknik tinggi, seperti Fernandes, sudah menjadi korban kegigihan gelandang ”Si Lili Putih”.

Sementara itu, MU juga patut mewaspadai penyerang lawan Dominic Solanke yang sudah mencetak empat gol dalam empat laga terakhir. ”Mereka memiliki striker yang sangat bagus yang bisa meregangkan lini belakang dan menyerang kotak penalti. Mereka memberikan tantangan berbeda dari lawan-lawan kami sebelumnya,” ujar Carrick. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati