Satu tersangka, warga negara China, masih buron. Tersangka tersebut meninggalkan Indonesia 14 Oktober, beberapa hari setelah situs pertama diungkap.
02 Nov 2024 15:08 WIB · Politik & Hukum
Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar - [email protected]
JAKARTA, KOMPAS — Telah dikenal di kalangan penjudi, situs judi online alias judol atau judi daring yang telah dibongkar dan diungkap kepolisian dibangun lagi dengan nama situs yang menyerupai sebelumnya. Dengan memiliki jumlah pemain lebih dari 85.000 orang di Indonesia, situs judi daring ini bisa menghasilkan perputaran uang hingga Rp 685 miliar.
Dari pengungkapan ini, penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menetapkan 7 orang sebagai tersangka, dengan dua tersangka di antaranya masih buron. Salah satu yang buron itu merupakan warga negara China berinisial DX alias MA yang telah meninggalkan Indonesia pada 14 Oktober, sekitar 14 hari setelah Polri mengungkap situs judi daring yang pertama.
Besarnya perputaran uang dari bisnis haram ini, penyidik Polri dapat menyita uang tunai hingga Rp 70,1 miliar,dan token mobile banking. Selain itu, juga disita beberapa barang bukti, antara lain telepon genggam dan laptop untuk mengoperasikan situs judi daring ini.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal (Pol) Himawan Bayu Aji, dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (2/11/2024), mengungkapkan, kasus ini merupakan pengembangan dari kasus yang sebelumnya telah diungkap Bareskrim pada awal Oktober 2024 lalu. Dari pengungkapan awal itu, penyidik mengembangkan keterangan salah satu tersangka AF hingga dapat mengungkap situs judi daring yang kembali dibangun ini.
Dari pengungkapan kali ini, penyidik Polri dapat menangkap di antaranya HAJ yang berperan sebagai pembuat perusahaan yang memfasilitasi deposit uang dan penarikan uang; serta CAS dan EL selaku pengelola perusahaan jasa keuangan yang dibuat khusus untuk situs judi daring tersebut.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/02/0eb43912-dcb2-4cad-b651-6331426e83dc_jpg.jpg)
Berdasarkan catatan Kompas, dalam jumpa pers yang digelar Polri Selasa (8/10/2024) lalu, diungkap bahwa pada 1 Oktober Polri membongkar jaringan pengelola judi daring dengan nama situs Slot8278, dan menangkap AF yang berperan sebagai chief operating officer dan manajemen bisnis. Situs itu telah dioperasikan sejak September 2022 dengan total perputaran uang hingga Rp 685,5 miliar yang merupakan keseluruhan transaksi yang terjadi tak hanya di Indonesia.
Dari pengembangan tersebut, diketahui bahwa situs judi daring yang telah dibongkar sebelumnya itu kemudian dibuat lagi oleh para tersangka dengan mengubah sedikit pada susunan angka pada nama alamatnya, yakni menjadi Slot8728, tetapi domainnya tetap sama. Hal itu dilakukan karena situs judi daring itu sudah dikenal di kalangan penjudi.
Menurut Himawan, situs Slot8728 tidak hanya menawarkan deposit yang murah, yakni cukup Rp 10.000, situs tersebut sudah dikendalikan secara otomatis. Di situs tersebut juga tidak menggunakan tenaga admin atau customer service. Situs judi daring itu dibangun oleh pelaku warga negara China. ”WNA China ke Indonesia untuk membuat aplikasi. Setelah jadi, dia kembali lagi ke China di mana aplikasi ini dengan deposit murah,” ujarnya.
Dari tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka, ada dua orang yang masih buron.
Wakil Kepala Satgas Khusus Judi Online Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri mengungkapkan, dari tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka, ada dua orang yang masih buron, yakni IJ yang berperan sebagai manajer perusahaan yang menjadi gerbang pembayaran transaksi. Satu tersangka lagi yang masih buron adalah DX alias MA, warga negara China yang diketahui meninggalkan Indonesia menuju China pada 14 Oktober 2024.
”Keduanya masih dalam pencarian dan saat ini kami masih berupaya untuk melakukan penangkapan terhadap kedua DPO tersebut,” terang Asep.
Berdasarkan pengamatan Kompas, kepergian DX alias MA meninggalkan Indonesia menuju China pada 14 Oktober itu terjadi 14 hari setelah Polri membongkar situs judi daring yang pertama, yakni Slot8278, pada 1 Oktober. Namun, Polri hanya menyampaikan bahwa DX alias MA telah meninggalkan Indonesia.
Asep kemudian menyampaikan bahwa situs judi daring yang kini bernama Slot8728 itu merupakan situs perjudian online berskala internasional yang jaringannya dikendalikan oleh warga negara China dan memiliki jumlah pemain lebih dari 85.000 orang di Indonesia. ”Dengan server (peladen) yang berlokasi di luar negeri,” ucapnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 82 dan/atau Pasal 85 UU tentang Tindak Pidana Transfer Dana dan/atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 juncto Pasal 10 UU tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan/atau Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun.
Asep menambahkan, sejak 15 Juni 2024 sampai 1 November, Polri mengungkap 300 kasus perjudian daring dan menangkap 370 tersangka. Total uang yang disita dari rekening yang diblokir Rp 78,1 miliar.
”Kegiatan preemtif dengan mengajukan pemblokiran situs atau konten praktik perjudian kepada Kementerian Komunikasi dan Digital sebanyak 76.722 konten atau situs,” terangnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/09/08/88f5f9c6-c453-4ff2-8c3c-ba7a75037487_jpg.jpg)
Penulis:
Norbertus Arya Dwiangga MartiarEditor:
Madina Nusrat