Pilihan 24 pemain Inggris pada kualifikasi Piala Dunia menyiratkan sistem pasar bebas Thomas Tuchel. Berharap terjadi persaingan sengit untuk membentuk tim tangguh.
30 Agt 2025 12:45 WIB · Olahraga
LONDON, SABTU — Pelatih Inggris Thomas Tuchel telah menentukan 24 pemain pilihannya untuk menghadapi Andorra dan Serbia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia. Kejutan terjadi seiring pemanggilan nama baru dan tersingkirnya beberapa pemain yang menjadi langganan era Gareth Southgate. Dengan Piala Dunia yang kian dekat, Tuchel menggunakan sistem pasar bebas demi terciptanya persaingan sengit di antara para pemain.
Dugaan sebagian pihak terkait nasib Trent Alexander-Arnold di timnas Inggris akhirnya terbukti. Bek kanan Real Madrid itu tidak masuk susunan 24 pemain yang diumumkan Tuchel. Sebagai gantinya, Tuchel lebih memilih Reece James dan Timo Livramento di pos bek kanan. Trent sempat masuk pilihan Tuchel saat menghadapi Andorra pada Juni lalu, tetapi hanya bermain sebagain pemai pengganti selama 26 menit.
Sejak lama Tuchel memang terkesan tidak sepenuhnya yakin terhadap kemampuan Trent. Pada Mei, Tuchel sempat mengatakan jika Trent ingin memberikan dampak besar di timnas Inggris, maka dia harus sangat serius dalam hal pertahanan.
Kami memutuskan membentuk skuad yang lebih solid dan kompetitif. Kami tidak menggunakan seluruh 23 pemain.
Indikasi Trent tidak masuk pilihan Tuchel mulai mengemuka setelah bermain kurang memuaskan pada laga pembuka Liga Spanyol menghadapi Osasuna. Ia hanya mencatatkan 77 sentuhan sebelum ditarik keluar di babak kedua. Selain itu, umpan-umpan silang berbahaya Trent tidak lagi terlihat.
Selain Trent, pemain langganan era pelatih Gareth Southgate yang juga tersisih adalah Jack Grealish. Mantan sayap kiri Manchester City yang sedang dipinjamkan ke Everton itu tampil mengesankan dengan menyumbangkan dua asis saat membantu timnya menang 2-0 atas Brighton and Hove Albion. Meski begitu, Grealish tetap tersisih.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/30/c83c3e7124d141553a26bf807981b66f-England_Squad_132151358.jpg)
”Kami memutuskan membentuk skuad yang lebih solid dan kompetitif. Kami tidak menggunakan seluruh 23 pemain. Tidak diragukan lagi saya adalah penggemar berat Trent dan Jack Grealish,” kata Tuchel saat disinggung terkait keputusannya tidak memanggil Trent dan Grealish, Jumat (29/8/2025) malam WIB, dalam konferensi pers di sekitar area Stadion Wembley, London, Inggris.
Sistem pasar bebas digunakan Tuchel untuk memunculkan rivalitas antarpemain. Tidak ada lagi pemain yang mendapatkan jaminan dipanggil meski minim kontribusi di liga. Jika ingin terpilih, mereka wajib tampil baik atau minimal mendapatkan menit bermain cukup di klub.
Dengan terbatasnya waktu menjelang Piala Dunia, pelatih asal Jerman itu memaksa para pemain meningkatkan performa agar terpilih menjadi bagian tim Inggris di Piala Dunia 2026.
Inilah yang menyebabkan Trent jelas tidak masuk radar untuk memperkuat Inggris. Nama besar lain yang tidak disertakan Tuchel adalah Phil Foden, Kyle Walker, dan Harry Maguire. Foden hanya sempat bermain selama 15 menit musim ini. Sementara Walker dinilai belum berada pada level terbaiknya serta kalah bersaing dengan Reece James.
Di sisi lain, Maguire yang minim menit bermain di Liga Inggris dipandang tidak memiliki kualitas yang melebihi Enzri Konsa, Jhon Stones, dan Marc Guehi. ”Harry Maguire belum selesai. Saat ini, saya rasa pemain yang kami pilih untuk posisi Harry sedikit lebih unggul darinya,” ujar Tuchel.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/30/fc373d107957645423453844fca8834b-Britain_Soccer_Premier_League_132046914.jpg)
Adapun Grealish terpental karena Tuchel ingin lini tengah lebih kompetitif dengan kehadiran pemain muda. Tuchel memasukkan dua gelandang muda, Elliot Anderson dan Adam Wharton. Keduanya tampil solid di Liga Inggris sehingga mendapatkan panggilan pertamanya ke timnas.
”Kami pikir keduanya pantas mendapatkannya. Mereka memainkan peran penting dalam dua musim yang sangat sukses di klub musim lalu. Elliot lebih seperti pemain nomor 8, Adam lebih seperti pemain nomor 6. Keduanya pantas mendapatkannya. Sudah waktunya lebih banyak berkompetisi kepada pemain baru,” tutur Tuchel.
Pemain yang terpilih kali ini pun belum dijamin bakal kembali masuk skuad pada jeda internasional berikutnya. Ini berarti susunan pemain Tuchel masih terus akan berubah hingga tim definitif diumumkan jelang Piala Dunia pertengahan tahun depan. Kebiasaan Tuchel ini sedikit berbeda dengan Southgate yang cenderung memanggil kembali para pemain andalannya ke timnas kendati mereka sedang tidak bersinar bersama klub.
Sistem pasar bebas Tuchel sedang bekerja dan penggemar akan melihat hasilnya dalam beberapa bulan mendatang. Untuk saat ini, Inggris masih berada pada jalur yang benar menuju Piala Dunia. Tim ”Tiga Singa” memenangi tiga laga awal kualifikasi dengan melesakkan enam gol tanpa sekalipun kebobolan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/30/da0ce24e7692857b509335abe78ab43f-FBL_ENG_WC_PRESSER_132152594.jpg)
Performa itu menempatkan mereka di puncak Grup K dengan koleksi sembilan poin. Albania menguntit di peringkat kedua dengan lima poin. Hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia.
Daftar 24 pemain timnas Inggris:
Penjaga gawang:
Jordan Pickford (Everton), James Trafford (Manchester City), Dean Henderson (Crystal Palace).
Bek:
Reece James (Chelsea), Marc Guehi (Crystal Palace), John Stones (Manchester City), Dan Burn (Newcastle), Ezri Konsa (Aston Villa), Myles Lewis-Skelly (Arsenal), Tino Livramento (Newcastle), Djed Spence (Tottenham).
Gelandang:
Elliot Anderson (Nottingham Forest), Morgan Gibbs-White (Nottingham Forest), Jordan Henderson (Brentford), Adam Wharton (Crystal Palace), Morgan Rogers (Aston Villa), Declan Rice (Arsenal).
Penyerang:
Harry Kane (Bayern Munich), Eberechi Eze (Arsenal), Jarrod Bowen (West Ham), Anthony Gordon (Newcastle), Noni Madueke (Arsenal), Marcus Rashford (Barcelona), Ollie Watkins (Aston Villa).
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari